
Pagi hari Arika keluar dari kamar nya menuju ke dapur." Ada yang bisa saya bantu Bik?" tanya Arika.
Bik sumi membalik badan nya melihat Arika," tidak usah Non biar Bibi saja, Non tunggu di meja makan saja".
"Baiklah bik. Arika berjalan ke arah meja makan yang tidak jauh dari dapur tempat Bik sumi memasak.
"Mmm.. Bik, apa Kak Farid udah berangkat ke kantor?" tanya Arika ragu ragu.
"belum Non, sebentar lagi pasti turun" jawab Bik sumi sambil menyiapkan sarapan nya. Tanpa mereka sadari Farid sudah berdiri di belakang Arika.
"Ehm" ,Farid berdehem.Arika kaget dan langsung menoleh ke belakang.
"Bik, sepertinya saya tidak sempat sarapan," Farid menoleh ke arah Bik sumi
"Dan Arika kalau kamu berangkat kuliah kamu di antar sama Pak Bejo?.
"Tidak usah Kak, Rika bisa naik taksi atau angkot".
"Tidak ada penolakan, anggap lah itu sebagai rasa tanggung jawab saya sebagai suami kamu".
"Tapi Kak" belum sempat Arika menyelesaikan perkataan nya.
__ADS_1
"Aku tidak ingin keluarga kita tau tentang hubungan kita sebenar nya jadi ku harap kamu tidak menolak fasilitas yang ku berikan" potong Farid
Farid langsung menuju ke kantor. Sesampainya di kantor Farid berjalan seluruh staf kantor menyapa Farid ramah. Farid hanya menoleh tanpa senyum. Dia berjalan menuju lift.
Farid masuk ke ruangan nya dan ternyata kedua sahabat baik nya Abi dan Revan sudah menunggu nya di dalam.
" Selamat pagi pengantin baru," sapa Abi sambil berjalan menuju Farid. Farid hanya diam tak menjawab sapaan Abi." Baru sehari menikah kau langsu bekerja," lanjut Abi.
"Aku tidak peduli dengan pernikahan ini. Farid menghela nafas." Kalau bukan karena mama dan papa aku pasti membatalkan pernikahan ini."
"Aku lihat Arika juga cantik,
" Aku rasa aku tidak akan mencintai nya, di hati ku hanya ada Ariana."
💝💝💝
Sesampainya di kampus Arika menghampiri Della sahabat nya.
"Della?" sapa Ariana sambil menepuk pundak Della. Della langsung berbalik melihat ke arah Ariana dan memeluk nya.
"Arika, Selamat ya. Aku gak nyangka sahabat aku ini sudah jadi seorang istri." Arika langsung membekap mulut sahabat nya.
__ADS_1
"Jangan berisik nanti orang dengar, aku gak mau ada yang tau tantang pernikahanku." Ucap nya pelan.
"Lah emang kenapa? kamu menikah secara baik bukan karena accident. Kenapa harus di tutupi."
Arika menarik tangan Della ke sebuah kursi, mereka duduk dan Arika menjelaskan kenapa dia bisa menikah dengan Farid calon suami kakaknya.
Della medengarkan penjelasan Arika. "Pernikahan itu sakral Rik,walaupun bagi kalian itu hanya demi nama baik keluarga tapi di mata Allah pernikahan itu ibadah."
"Del, aku juga masih bingung," arika menghela nafas nya.
Della berdiri memegang pundak Arika." Rik, semua ini takdir dari Allah, mungkin memang kamu jodoh Kak Farid bukan Kak Ariana."
"Aku tau Del, aku juga tidak ingin mempermainkan pernikahan ini. Tapi Kak Farid bilang aku tidak boleh berharap da dia tidak akan pernah mencintai ku. Hati nya hanya untuk Kak Ariana."
"Rika, Allah yang mebolak balikan hati, mungkin sekarang Kak Farid gak cinta sama kamu, besok besok bisa saja kan berubah."
"Entahlah, saat Kak Ariana kembali kami akan bercerai Del".
TBC
💝💝💝
__ADS_1