Cinta Dan Masa Lalu

Cinta Dan Masa Lalu
Permintaan Maaf


__ADS_3

Faiz masuk kedalam kamar untuk menemui Amel, Amel yang kini tengah duduk didepan meja rias sambil menyisir rambutnya melihat suaminya yang baru masuk


Amel kemudian menghampiri suaminya itu, dan sontak saja Faiz bersimpuh di hadapan Amel


"Mas kamu kenapa" Amel yang begitu kaget melihat suaminya itu bersimpuh di hadapannya


Faiz menunduk tak mampu menatap wajah Amel "Maaf" Hanya kata itu yang terlontar di mulut Faiz


"Mas bangun, jangan buat aku takut Mas"


"Nggak sayang, Maafin aku karena telah menyakitimu"


"Mas bangun dulu kita duduk di sofa, Mas cerita sama aku apa yang terjadi" Kemudian Amel dan Faiz duduk disofa "Sekarang Mas ceritakan padaku ada apa!"


"Aakuuuu yanggg"


"Mas".


Faiz masih tertunduk "Akkuulah anak laki - laki yang membuatmu jatuh di tangga di sekolah waktu itu"


"Maksuda Mas ap"


"Kamu ingat aku pernah cerita kekamu tentang ketakutan ku kembali ke indonesia, dan itu karena aku pernah mencelakai anak perempuan di sekolah dan ternyata itu adalah kamu Mel, Maafkan aku"


Amel menutup mulutnya dengan tangan "Jadi Mas anak nakal itu"


"Maaf Mel, kamu boleh menghukum ku"


Amel berusaha tenang walaupun ada kekesalan dalam hatinya tapi "Mas tau nggak aku pindah kesini gara - gara anak nakal itu"


"Maaf"


"Mas juga tau nggak aku hampir aja mati gara - gara anak nakal itu"


"Maaf"


"Dan Mas juga tau nggak kalau aku begitu mencintai anak nakal itu"


"Ma...." Faiz menghentikan ucapannya kemudian menatap Amel "Sayaang kamu"


Amel tersenyum "Mas rasa cintaku pada anak nakal itu lebih besar dari pada rasa benciku kepadanya, dan jika waktu itu aku mati maka anak nakal itu akan menjadi perjaka tua"


"Oh sayang aku begitu sangat mencintaimu" Faiz langsung menarik Amel kedalam pelukannya "Maafkan aku karena lagi - lagi aku menyakitimu"


"Iya kau memang menyakitiku Mas, dan kau harus di beri hukuman"


Faiz mengendorkan pelukannya "Baiklah aku akan terima hukuman mu, tapi tidak untuk berpisah"


"Idih siapa juga yang mau pisah sama kamu Mas, enak aja kamu Mas setelah kamu ambil keperawananku nggak mungkinlah aku lepasin kamu"


Faiz terkekeh "Kamu juga ngambil keperjakaan ku"


"Bukannya anita yang ambil duluan yah Mas"


"Enak aja kamu, kamu yang pertama buka segel aku tau"

__ADS_1


"Mas juga yang udah bobol aku"


"Kok bahas itu sih, udah ah sekarang bilang apa hukuman buat aku?"


"Hukuman Mas adalah Mas harus mencintaiku sampai akhir hayat Mas"


"Kalau Mas udah nggak cinta gimana?"


"Ya gampang aku akan pergi dari hidup Mas, dan nggak akan muncul di hadapan Mas lagi"


"Jangan dong sayang, mana mungkin Mas bisa hidup tanpa kamu secara kamu itu nafas Mas"


"Gombal banget"


Faiz langsung menyambar bibir ranum istrinya ******* nya, tangan Faiz juga tidak tinggal, Tangannya ia gunakan untuk meremas benda kenyal itu


Amel membalas ciuman yang di berikan suaminya, Faiz kemudian mengangkat Amel ke ranjang mereka dan terjadilah pergumulan panas


Setelah mereka melakukan aktivitas bercinta Amel menyenderkan kepalanya pada dada bidang suaminya tangan Amel tidak tinggal diam ia terus memainkan bulu halus pada dada suaminya itu


Keduanya masih sama - sama polos dan hanya ditutupi oleh selimut


"Sayang kok belum tidur"


"Belum ngantuk Mas, kalau Mas kenapa belum tidur?"


"Karena tangan mu nakal sayang"


"Abis aku suka dengan bulu - bulu di dadamu itu"


"Ihh apaan sih Mas, mulutnya tuh nggak pernah disaring".


"Kan hanya kita berdua sayang, nggak ada yang dengar kok"


"Tapi aku malu Mas"


"Kamu jujur sama aku, kamu suka nggak sama terong aku"


"Nggak"


"Ih bohong banget padahal tadi kamu sangat menikmatinya sampe merem melek gitu"


"Ih Mas apaan sih" Ucap Amel sambil memukul dada suaminya


"Sayang aku mau lagi boleh yah"


"Capek Mas"


Tanpa aba - aba Faiz sudah menindih Amel dan terjadilah pergumulan panas hingga menjelang subuh


Amel yang sudah kewalahan akhirnya terlelap meringkuk seperti anak bayi, Faiz yang melihat istrinya terlelap itu langsung membersihkan bekas percintaan pada goa istrinya dengan telaten Faiz melap bekas percintaan pada istrinya


Kemudian ia ikut terlelap disamping Amel sambil memeluk Amel


Pagi harinya Amel bangun lebih dulu, dan bergegas kemamar mandi untuk membersihkan dirinya, setelah Amel mandi barulah Amel membangunkan Faiz

__ADS_1


"Mas bangun, udah pagi"


"Bentar lagi sayang, aku ngantuk banget"


"Ih Mas bangun, nanti kita ketinggalan pesawat"


"Nggak akan sayang, kan kita kan pakai jet pribadi aku"


"Iya anak sultan sekarang bangun Mas"


"Aku capek banget sayang"


"Aku lebih capek Mas tapi aku tetap bangun pagi kok"


"Emangnya kamu capek apa orang aku yang gerak kamu hanya menikmatinya saja" Ucap Faiz yang masih memjamkan matanya


plak


Satu pukulan melayang di lengan Faiz "iya kamu yang gerak tapi gerakan Mas bikin aku capek, karena Mas habis-habisan gempur aku"


Faiz kemudian bangun dan langsung mencium bibir istrinya


Cup


"Morning Kiss sayang"


"Sekarang mandi, aku udah siapin baju kamu, aku mau turun dulu masak bantu Mommy"


"Iya sayang"


Faiz kemudian masuk kekamar mandi dan Amel merapikan tempat tidurnya kemudian turun ke dapur membantu Mommy nya masak


Merekapun akhirnya sarapan bersama keluarga Amel,


"Kalian berangkatnya kapan" Ucap Jhonson


"Setelah sarapan kami berangkat Dad" Jawab Amel


"Pake jet pribadi"


"Iya Dad, jet pribadi Mas Faiz"


"Ya udah kalian hati - hati yah, dan kamu Faiz jaga baik putriku"


"Pasti Dad"


Kini Faiz dan Amel telah berada di jet pribadinya, mereka beristirahat dalam kamar, Amel kini terlelap berbantalkan suaminya itu kemudian tangannya masuk pada kemeja suaminya dan meraba dada berbulu suaminya membuatnya semakin terlelap


"Ya tuhan, Istriku membangkitkan gairahku tapi nggak mungkin juga aku serang dia, semalamkan iya ngga tidur akibat ulahku" Faiz mengusap pusakanya "Sabar yah kita mau bulan madu nanti aja kita bertempur lagi kita ketemu dalam goa hangat istriku" Gumam Faiz sambil memeluk istrinya


Dikantor Faiz, Dami kini tengah pusing karena pekerjaannya menumpuk akibat ulah Faiz


"Ohh tuhan dasar Bos sialan dia enak - enakan bulan madu, aku disini di kasi hadiah tumpukan pekerjaan, awas saja kau Faiz setelah kau berbulan madu kini giliranku liburan"


#Tbc

__ADS_1


__ADS_2