Cinta Dan Masa Lalu

Cinta Dan Masa Lalu
Part 83


__ADS_3

"Maaf," ucap Azka menarik Salsa kepelukannya seketika ia menyesal telah mengeluarkan kalimat itu. "Gue nggak suka lo ngomong seperti itu Sal, banyak orang berharap lo sembuh, jadi jangan kecewakan mereka. Gue tau lo gadis kuat." Ia mengusap punggung Salsa yang bergetar.


"Mama gue bekerja siang dan malam, kadang nggak pulang cuma buat biayain gue, Ka. Gue merasa nggak guna hidup," lirih Salsa.


"Nggak ada orang tua yang menginginkan anaknya sakit, begitupun Mama lo. Jangan sia-siain usaha Mama lo dengan cara menyerah," bisik Azka.


"Apa gue pantas kalau minta lo selalu ada di samping gue?" Salsa menatap manik Elang Azka setelah melerai pelukannya.


"Tanpa lo minta Sal, gue akan selalu ada. Lo nggak mau liat senyum gue?"


"Mau," jawab Salsa cepat.


Hati Salsa menghangat melihat senyuman di bibir Azka, kali ini bukan senyuman tipis melainkan senyuman yang sangat manis yang bisa melulu lantakkan setiap kaum hawa.


"Udah mesra-mesraanya? Gue juga mau tau keadaan sahabat gue!" celetuk Alana di ambang pintu. Sudah lama ia ingin masuk, tetapi ketua Avegas itu melarangnya.


Sontak Salsa menjauhkan diri dari Azka. "Masuk aja," jawabnya.


"Udah telat kali, gue udah liat tadi," sindir Alana duduk di pinggir pembaringan, sementara Azka sudah menghilang lagi entah kemana.


"Kenapa selama ini lo bohongin gue? Katanya pucat karena nggak pakai lipstik, kurang minum, tapi ternyata ...." Mata Alana berkaca-kaca.


"Heh, gue belum mati, nggak usah nangis dulu," protes Salsa.


"Kalau nunggu lo metong, baru gue nangis, lo nggak bakal liat gimana sedihnya gue."

__ADS_1


Salsa dan Alana sontak tertawa, menertawakan kekonyolan masing-masing. Alana selalu bisa membuat moodnya membaik, walau gadis itu sedikit ceplas-ceplos dan omongan lupa di filter.


.


.


.


Jam pulang sekolah tiba beberapa menit yang lalu, Alana pulang naik taksi karena perintah pak Alvi, sementara Salsa duduk di pos jaga menunggu Azka.


"Lama nunggu?" Salsa mengeleng.


"Azka, gue ada reuni sama teman-teman gue di Bandung. Kebetulan mereka ada study tour," ucap Salsa memberitahu Azka kegiatannya.


"Jam berapa? Nanti gue antar."


"Ponsel jangan lupa di bawa!" peringatan Azka.


"Siap pak Ketua!" Hormat Salsa.


Seperti yang di ceritakan tadi, Salsa menemui teman-temannya berjumlah enam orang di sebuah Cafe yang telah di sepakati. Senyum gadis berambut sebahu itu mengembang melihat teman-temannya, ia sangat merindukan mereka.


"Duh makin cantik aja teman gue," sapa Riri salah satu teman dekat Salsa.


"Biasa aja." Salsa ikut duduk bersama mereka.

__ADS_1


Lama mereka berbincang, menceritakan pengalaman masing-masing setelah berpisah cukup lama, hingga kedatangan gadis remaja mengusik kesuruan mereka.


"Eh ada Salsa," sindir musuh Salsa saat di Bandung dulu. "Katanya lo punya pacar tampan terus ketua geng motor ya? Lo nggak halu kan setelah baca novel."


"Maksud lo apa ngomong gitu?" Riri berdiri, berkacak pinggang tepat di depan Yuri.


"Pacar?" gumam Salsa.


"Sepertinya benar lo cuma halu, mana mungkin ada cowok yang mau sama cewek penyakitan kayak lo." Hina Yuri.


Salsa menatap nanar Yuri, entah apa kesalahannya hingga Yuri membencinya sampai seperti ini, bahkan setelah mereka berpisah cukup lama tak mengurangi rasa benci Yuri padanya.


"Sayang!"


Sontak ke delapan gadis itu menoleh dan mendapati laki-laki spek dewa berjalan semakin dekat pada mereka. Riri, Yuri juga yang lainnya tak berkedip, bahkan mulut mereka terbuka sakin terpesonanya. Salsa? jangan tanyakan bagaimana jantung gadis itu mendengar Azka memanggilnya sayang di tempat umum seperti ini.


"Az ... Azka," gumam Salsa.


"Gue Azka ketua Avegas pacarnya Salsa, kalian pasti tahu," ucap Azka dingin mengenggam tangan Salsa. "Sorry gue sedikit telat karena ada kepentingan."


"Azka bukannya lo ...."


"Udah selesai."


Kaki Yuri bagai tak bertulang melihat ini semua, siapa yang tak mengenal Avegas. Itulah mengapa Yuri tidak percaya kalau Salsa pacaran dengan Azka.

__ADS_1


...****************...


Jangan lupa meninggalkan jejak😊


__ADS_2