Cinta Dan Masa Lalu

Cinta Dan Masa Lalu
Bab 70


__ADS_3

Waktu terus berlalu dan Amel sudah di sibukkan dengan klinik yang baru dirinya buka beberapa bulan yang lalu. Karena Amel yang notabennya dari keluarga konglomerat di tambah juga sang suami pengusaha sukses dan Klinik Amel sudah di serbu oleh pada customers.


Tapi Amel juga tidak melupakan tugasnya sebagai seorang istri memenuhi kebutuhan sang suami.. Jika Amel tidak ke klinik maka ada orang kepercayaan Amel yang akan mengurus usahanya itu.


Saat ini Amel sedang berkumpul bersama keluraganya.. Hari ini adalah hari Weekend maka Amel akan berkumpul bersama di rumah orang tuanya. dan saat ini kakak dan juga keponakannya sedang berada di rumah orangtuanya juga.


"Mommy James ndak mau punya adik dali pelut Mommy" Ucap James


"Lalu james mau gitu punya adik dari perut Daddy" Kali ini Faiz yang berbicara


"Uncle napa bilang begitu.. Plia itu ndak bisa ada Bayi dipelutnya.. yang ada kalau pelutnya besal itu kalena ndak olahlaga sepelti pelut Uncle paiz" Ucap James sambil bersekap dada


Faiz melongo "Enak saja.. Perut uncle sixpack gini di bilang besar... perut James tuh besar seperti abis makan bola" Ucap Faiz sedangkan yang lain hanya geleng kepala melihat tingkah mereka berdua


"Uncle Paiz"


"Faiz James'


"Suka - suka James dong mau sebut nama uncle apa.."


"Bilang aja nggak bisa nyebut dengan benar"

__ADS_1


"Ish James kan masih kecil Uncle jadi wajal aja ngomongnya bitu.. dan ini pelut James besal bukan abis makan bola tapi James makan banyak" Ucap James sambil mengelus perut gembulnya


"Makan apa coba"


"Makan nasi goleng buatan oma.. coklat.. esklim.. loti.. ayam goleng kecap"


"Ooh jadi abis makan coklat sama eskrim.. Mommy tau nggak?" Ucap Faiz menahan tawanya


"James abis makan coklat sama eskrim" Ucap Nabila sang Mommy James


"Maaf mommy tapi tadi Opa tawalin james coklat sama esklim.. jameskan anak baik jadi nggak boleh nolak lejeki dali opa.. ya kan Opa?"


Jhonson tersenyum sambil menggeleng melihat tingkah sang cucu "Tadikan Opa cuman nawarin nak karena James bilang pengen makan coklat sama eskrim karena Mommy nggak dibolehin"


Kemudian James berjalan ke arah Faiz dan Amel "Uncle paiz minggil James mau duduk sama Aunty Mel"


"Faiz James bukan Paiz" Ralat Faiz


"Sekalang James tanya sama Uncle ini mulut sapa?" Tanya James menunjuk mulutnya


"Yah mulut Jameslah masa mulut Uncle"

__ADS_1


"Nah itu tau tapi kenapa Uncle plotes kalau James ngomong"


Faiz melongo dan semua yang ada di ruangan itu hanya geleng - geleng melihat tingkah kedua pria beda usia itu.. setiap bertemu pasti akan selalu berdebat memperebutkan Amel.


"Ini istri Uncle jadi nggak boleh James duduk disini.."


"Tapi ini Aunty James"


Akhirnya Amel berbicara menghentikan perdebatan mereka berdua


"Mas udah jangan usilin terus james.. Sekarang Mas ngalah deh sama ponakan"


Akhirnya Faiz mengalah dan menggeser tubuhnya sehingga James naik ke tempat duduk dan duduk ditengah - tengah Faiz dan Amel


Tanpa mereka duga James mengelus perut rata Amel.


"James kenapa nak kok elus perut Aunty nya" Ucap sang Oma Fransiska


"James lagi beldoa Oma" Ucap James


"Emang James berdoa apa?"

__ADS_1


"Doanya begini.. Plinses cepat datang di pelut Aunty biar nanti kalau plinses lahil bisa Abang James jagain plia sepelti Uncle Paiz"


__ADS_2