
Kriiiiigg,,,,bell sekolah SMU HUSADA BAKTI berbunyi
menandakan sudah waktunya siswa & siswi sekolah tersebut pulang dan
beristirahat di rumah masing-masing.
Akan tetapi berbeda dengan Cahaya, seorang Gadis cantik
bertubuh tinggi 165 cm, berat 50 kg kulit putih mulus,rambut hitam Panjang,
wajah oval hidung mancung, bibir tipis nan merah merekah sungguh kecantikan
yang sangat alami, bahkan tanpa harus menggunakan make up aura kecantikan gadis
tersebut sudah terpancar nyata. Dia adalah salah satu idola di sekolah SMU
BAKTI HUSADA . dan karena kecerdasan gadis tersebut dia berhasil masuk ke
sekolah unggulan tersebut dengan berbekal beasiswa.
Sehari-hari gadis tersebut selain sekolah dia juga membantu
ibunya yang sedang sakit-sakitan untuk mencari uang demi untuk sesuap nasi dan
biaya pengobatan ibunya. Ibu Khadijah mengidap penyakit asma dan maag akut yang mana
menyebabkan keterbatasan beliau dalam beraktivitas. Suaminya Alm, Sulaiman telah lama menghadap sang khalik ketika Cahaya duduk di bangku kelas satu SMP
Di subuh hari ibu Khadijah memaksakan diri untuk bangun
membuat kue yang akan di titipkan ke warung-warung dan sebelum berangkat ke
sekolah Cahaya yang akan mengantarkan kue tersebut
__ADS_1
Sepulang sekolah Cahaya harus bekerja paruh waktu di Warteg
ibu susi dengan gaji sehari sebesar Rp 30.000, sehari tak jarang juga Cahaya membawa
pulang lauk dan nasi untuk makan malam Bersama dengan ibunya.
Lain Cahaya lain pula kehidupan keluarga dari H. Abdullah
& Hj. Aminah yang mana kehidupan suami istri ini di bilang cukup beruntung
dibandingkan keluarga Alm. Sulaiman sahabat mereka selagi muda dulu.
lKehidupan keluarga ini jauh lebih baik dari kehidupan Cahaya mereka memiliki beberapa petak rumah kost & warung klontongan yang cukup ramai di Kelola oleh keluarga tersebut. belum lagi beberapa tanah kapling yang
H. Abdullah miliki dan tentu saja semua itu hanya akan di wariskan ke anak semata wayang mereka
Memiliki anak laki-laki Bernama Chandra Dewa yang lebih akrab di panggil Abang oleh kedua orang tuanya meskipun dia anak tunggal sewaktu masih kecil ayah ibunya masih berharap memiliki momongan
Kembali yang rencana bakal dipanggil adek, tapi ternyata yang di atas memiliki rencana lain. Ketika usia kandungan Hj. Aminah menginjak usia 3 bulan beliau keguguran hingga akhirnya di vonis oleh dokter tidak bisa memiliki anak lagi dikarenakan rahimya harus di angkat karena masalah Kesehatan.
Usia mereka kini sudah menginjak 18 tahun, sehari-hari Chandra selalu ke sekolah dengan mengendarai motor sport pemberian orang tuanya, sekali-kali dia membonceng Cahaya meskipun sebenarnya Cahaya rishi jika
harus ke sekolah berboncengan dengan Chandra mengingat rok nya akan keangkat
naik dan mempertontonkan paha putih mulus miliknya belum lagi jika sudah sampai
di sekolah para fans Chandra akan menatapanya dengan tatapan membunuh.
Seperti hari ini setelah mengantarkan kue ke warung orang tua Chandra ia di ajak untuk naik motor oleh Chandra ke sekolah akan tetapi ia menolaknya
“ Ngga ah Bang Aya risih kalau naik motor abang, paha Aya keliatan, ntar di kira abang lagi dagang paha ayam " Cahaya berbicara sambil nunduk tapi Chandra masih melihat bibir cahaya yang manyun, sungguh menggemaskan bagi Chandra
“ Udah gitu tatapan fans Abang seperti mau nelan Aya hidup-hidup.. Aya naik angkot aja yah Bang ?”
__ADS_1
“ Lho ya’ ngga boleh gitu dong Ayaaa,,,, ntar kamu telat, udah cepetan naik motor gue dari pada loe telat” paksa Chandra
:”Tapi bang,,,” Cahaya masih berusaha menolak
“ Ngga ada tolakan Ayaaaa,,,naik apa gw gendong neh,, udah
cepetan naek !!” Chandra Kembali memaksa
“ Abang ish,,maksa mulu kerjanya,,,” dengan sangat
terpaksa Cahaya naik motor Chandra jangan lupa bibir manyun 5 cm miliknya
Nampak menggemaskan bagi Chandra karena keliatan dari spion motor yang di
kemudinya.
Paha putih mulus cahaya di tutupin pakai jaket Chandra yang
harus di bukanya dari pada di kirain jual paha ayam.
Sesampai di sekolah ,,,pandangan siswi idola Chandra melotot bagaikan mau keluar dari tempatnya karena ngga terima Cahaya si gadis beasiswa yang mereka tau hanya kerja di warteg buat hidup sehari-hari harus berboncengan pulang dengan cowok cakep idola mereka.
“Makasih Bang, Aya’ ke kelas dulu,,,” pamit aya
“ Iyah pulang ntar lo kerja ? “
“ Hari ini Aya libur Bang, sakit nya mama lagi kambuh Aya takut ninggalin mama lama-lama sendirian ”berbicara sambil menunduk jangan lupakan matanya yang mengembun jika mengingat mamanya saat ini sedang berjuang melawan sakit.
Satu-satunya keluarga yang dimiliki saat ini hanya mamanya Ibu Khadijah. Cahaya ngga bisa membayangkan rasanya jika seandainya sang ibu tidak mampu bertahan lama. Mengingatnya saja rasanya Cahaya ngga sanggup apalagi jika harus mengalaminya.
“ Ya udah tar pulang sekolah loe bareng gw lagi ya,,,jangan
naik angkot “ seru Chandra
__ADS_1
Aya hanya mengangguk pasrah setelah itu berbalik dan masuk
kelas sambil berusaha menahan diri atas pandangan siswi-siswi fans Chandra