CINTA INI SELALU ADA DAN TERUS TUMBUH

CINTA INI SELALU ADA DAN TERUS TUMBUH
BAB 1 : KEHIDUPAN CAHAYA CANTIKA & CHANDRA DEWA


__ADS_3

Kriiiiigg,,,,bell sekolah SMU HUSADA BAKTI berbunyi


menandakan sudah waktunya siswa & siswi sekolah tersebut pulang dan


beristirahat di rumah masing-masing.


Akan tetapi berbeda dengan Cahaya, seorang Gadis cantik


bertubuh tinggi 165 cm, berat 50 kg kulit putih mulus,rambut hitam Panjang,


wajah oval hidung mancung, bibir tipis nan merah merekah sungguh kecantikan


yang sangat alami, bahkan tanpa harus menggunakan make up aura kecantikan gadis


tersebut sudah terpancar nyata. Dia adalah salah satu idola di sekolah SMU


BAKTI HUSADA . dan karena kecerdasan gadis tersebut dia berhasil masuk ke


sekolah unggulan tersebut dengan berbekal beasiswa.


Sehari-hari gadis tersebut selain sekolah dia juga membantu


ibunya yang sedang sakit-sakitan untuk mencari uang demi untuk sesuap nasi dan


biaya pengobatan ibunya. Ibu Khadijah mengidap penyakit asma dan maag akut yang mana


menyebabkan keterbatasan beliau dalam beraktivitas. Suaminya Alm, Sulaiman telah lama menghadap sang khalik ketika Cahaya duduk di bangku kelas satu SMP


Di subuh hari ibu Khadijah memaksakan diri untuk bangun


membuat kue yang akan di titipkan ke warung-warung dan sebelum berangkat ke


sekolah Cahaya yang akan mengantarkan kue tersebut

__ADS_1


Sepulang sekolah Cahaya harus bekerja paruh waktu di Warteg


ibu susi dengan gaji sehari sebesar Rp 30.000, sehari tak jarang juga Cahaya membawa


pulang lauk dan nasi untuk makan malam Bersama dengan ibunya.


Lain Cahaya lain pula kehidupan keluarga dari H. Abdullah


& Hj. Aminah yang mana kehidupan suami istri ini di bilang cukup beruntung


dibandingkan keluarga Alm. Sulaiman sahabat mereka selagi muda dulu.


lKehidupan keluarga ini jauh lebih baik dari kehidupan Cahaya mereka memiliki beberapa petak rumah kost & warung klontongan yang cukup ramai  di Kelola  oleh keluarga tersebut. belum lagi beberapa tanah kapling yang


H. Abdullah miliki dan tentu saja semua itu hanya akan di wariskan ke anak semata wayang mereka


Memiliki anak laki-laki Bernama Chandra Dewa yang lebih akrab di panggil Abang oleh kedua orang tuanya meskipun dia anak tunggal sewaktu masih kecil ayah ibunya masih berharap memiliki momongan


Kembali yang rencana bakal dipanggil adek, tapi ternyata yang di atas memiliki rencana lain. Ketika usia kandungan Hj. Aminah menginjak usia 3 bulan beliau keguguran hingga akhirnya di vonis oleh dokter tidak bisa memiliki anak lagi dikarenakan rahimya harus di angkat karena masalah Kesehatan.


Usia mereka kini sudah menginjak 18 tahun, sehari-hari Chandra selalu ke sekolah dengan mengendarai motor sport pemberian orang tuanya, sekali-kali dia membonceng Cahaya meskipun sebenarnya Cahaya rishi jika


harus ke sekolah berboncengan dengan Chandra mengingat rok nya akan keangkat


naik dan mempertontonkan paha putih mulus miliknya belum lagi jika sudah sampai


di sekolah para fans Chandra akan menatapanya dengan tatapan membunuh.


Seperti hari ini setelah mengantarkan kue ke warung orang tua Chandra ia di ajak untuk naik motor oleh Chandra ke sekolah  akan tetapi ia menolaknya


“ Ngga ah Bang Aya risih kalau naik motor abang, paha Aya keliatan, ntar di kira abang lagi dagang paha ayam " Cahaya berbicara sambil nunduk tapi Chandra masih melihat bibir cahaya yang manyun, sungguh menggemaskan bagi Chandra


“ Udah gitu tatapan fans Abang seperti mau nelan Aya hidup-hidup.. Aya naik angkot aja yah Bang ?”

__ADS_1


“ Lho ya’ ngga boleh gitu dong Ayaaa,,,, ntar kamu telat,  udah cepetan naik motor gue dari pada loe telat” paksa Chandra


:”Tapi bang,,,” Cahaya masih berusaha menolak


“ Ngga ada tolakan Ayaaaa,,,naik apa gw gendong neh,, udah


cepetan naek !!” Chandra Kembali memaksa


“ Abang ish,,maksa mulu kerjanya,,,” dengan sangat


terpaksa Cahaya naik motor Chandra jangan lupa bibir manyun 5 cm miliknya


Nampak menggemaskan bagi Chandra karena keliatan dari spion motor yang di


kemudinya.


Paha putih mulus cahaya di tutupin pakai jaket Chandra yang


harus di bukanya dari pada di kirain jual paha ayam.


Sesampai di sekolah ,,,pandangan siswi idola Chandra melotot bagaikan mau keluar dari tempatnya karena ngga terima Cahaya si gadis beasiswa yang mereka tau hanya kerja di warteg buat hidup sehari-hari harus berboncengan pulang dengan cowok cakep idola mereka.


“Makasih Bang, Aya’ ke kelas dulu,,,” pamit aya


“ Iyah pulang ntar lo kerja ? “


“ Hari ini Aya libur Bang, sakit nya mama lagi kambuh Aya takut ninggalin mama lama-lama sendirian ”berbicara sambil menunduk jangan lupakan matanya yang mengembun  jika mengingat mamanya saat ini sedang berjuang melawan sakit.


Satu-satunya keluarga yang dimiliki saat ini hanya mamanya Ibu Khadijah. Cahaya ngga bisa membayangkan rasanya jika seandainya sang ibu tidak mampu bertahan lama. Mengingatnya saja rasanya Cahaya ngga sanggup apalagi jika harus mengalaminya.


“ Ya udah tar pulang sekolah loe bareng gw lagi ya,,,jangan


naik angkot “ seru Chandra

__ADS_1


Aya hanya mengangguk pasrah setelah itu berbalik dan masuk


kelas sambil berusaha menahan diri atas pandangan siswi-siswi fans Chandra


__ADS_2