CINTA INI SELALU ADA DAN TERUS TUMBUH

CINTA INI SELALU ADA DAN TERUS TUMBUH
BAB 30 CAHAYA KECEWA PADA RONI


__ADS_3

PLAK,,,, !!!!


Semua mahasiswa yang ada melihat adegan tamparan terhadap Roni kaget bukan kepalang. Cahaya yang di kenal kalem, tidak pernah marah, tutur kata yang lembut ternyata bisa menampar salah satu cowok tampan di kampus. Terlebih mereka sering melihat Roni dan Cahaya berjalan beriringan ke kantin. Lalu hari ini wwwooowww....ck...ck...ck....


Roni hanya bisa memegang pipinya yang terasa kebas oleh tamparan mematikan Cahaya. Tampak bekas tangan Cahaya di pipi Roni.


Si Wahyu yang di tugaskan sebagai mata-mata untuk berada di dekat Cahaya ketika akan pergi.menemui Roni ikut menempelkan tangannya di pipi...


Wiuwwww....atittttthhhh


"Kak Roni tega ya sama Cahaya. Apa yang kak Roni rencanakan itu menjijikkan !!! Kak Roni adalah salah satu manusia sampah yang lahir ke muka bumi. Apa yang kak Roni mau lakukan pada Cahaya hah ??? Mau menghancurkan masa depanku ? Sialan kamu kak!!! Bersyukur Allah masih melindungiku dan mempertemukanku orang-orang baik. Kalau ngga, hidupku sudah pasti hancur di tangan kak Roni dan aku pastikan kalau saja itu sampai terjadi ,aku ngga akan segan-segan balik menghancurkan hidup mu" ucap Cahaya marah, tampak wajah putihnya merah karena menahan amarah yang sangat dahsyat, air matanyapun ikutan luruh.


Bayangkan saja kalau sampai kejadian memalukan itu beneran terjadi. Masa depannya akan hancur sehancur-hancurnya. Chandra saja yang jelas-jelas pasangan halal baginya belum berani menyentuhnya apalagi orang lain mau mencoba melakukan hal yang tak senonoh pada dirinya.


"Ingat ya kak, jangan pernah coba-coba merencanakan hal yang jahat terhadap Cahaya kalau kamu ngga mau menyesal!!"


Kembali Cahaya mengancam Roni sambil jari telunjuknya di dekatkan ke wajah Roni.


Setelah mengatakan itu Cahaya lalu berlalu melewati Roni yang sedari tadi terdiam dengan sengaja mendorong tubuh Roni hingga menubruk tiang lalu kemudian jatuh di atas pot bunga dan berhasil memecahkan pot tersebut. Celananya kotor dan pantatnya sakit., telapak tanganya pun sedikit berdarah karena berusaha menahan beban tubuhnya. Jadi bisa di bilang hampir seluruh tubuhnya kali ini merasakan sakit.


Sementara itu di tempat lain, tampak Chandra menarik paksa tubuh Shinta dan membawanya ke tempat dimana pembicaraan jahat antara Shinta dan Roni waktu itu.


"Disini...di sini loe dan Roni menyusun rencana jahat untuk gue dan Cahaya.. Wohowwwwww..,sumpah demi apapun, gue baru tau kalau ternyata salah satu wanita dajjal sedang berkeliaran di sekitar gue...ck..ckk.cckkk..luar biasa kalian" Chandra berbicara dengan intonasi mengejek.


Sementara Shinta sudah mulai gemetaran. Rasa takut menghantuinya saat ini. Menunggu Roni untuk membantunya juga tidak kunjung datang.


"Asal loe tau ya, semua rekaman rencana jahat kalian berdua ada di tangan gue. Dan jangan sampai ini tersebar di kampus bahkan di orang tua loe !!! Jujur aja gue pengen tau reaksi mereka kayak apa kalau tau anaknya sudah tidur sama cowok play boy di kampus..hahahaha" lanjutnya mengejek


"Jangan Chand, please jangan sampai orang tua aku tau. Aku ngga mau mereka marah dan kecewa sama perbuatan aku. Pleaseee" Shinta memohon sambil mengatubkan kedua tanganya. Ia benar-benar tidak ingin orang tuanya tau


"Apa loe bilang? Kecewa, hah ?!?!? Apa pernah loe pikirin perasaan orang tua gue kalau rencana brengsek loe itu berhasil hah !!!"Chandra berteriak pada Shinta


Kalau saja di depannya ini bukanlah perempuan, mungkin sedari tadi ia kasi bogem mentah di wajahnya.


"loe denger baik-baik, jangan pernah melakukan hal yang sama untuk kedua kalinya atau hidup loe bakal benar-benar hancur !!" Chandra berlalu meninggalkan Shinta dengan segala ketakutannya.

__ADS_1


"Aarrggkhhh...kenapa jadi kacau begini si' .. Roni mana lagi ah !!!" takut bercampur kesal yang di rasakan oleh nya saat ini.


Sejak Cahaya mengetahui rekaman video rencana kejahatan duo laknat itu, Shinta jadi lebih banyak diam. Dan sudah hampir seminggu ia tak berselera ngapa-ngapain. Ngomong ke suaminya pun, ala kadarnya aja.


Membuat Chandra menjadi tidak tenang.


Saat di kamar, ia lalu menghampiri istri cantiknya itu..


"Ya' kamu kenapa sih ? Beberapa hari ini abang perhatiin kamu diam-diam aja. Ada masalahkah ? Cerita sama abang, supaya bisa kita cari jalan keluarnya sama-sama" ucap Chandra sambil mengelus rambut panjang istrinya.


Cahaya lalu berbalik melihat Chandra.


"Bang, boleh Aya' peluk ?" ucapnya dengan mata berkaca-kaca


"Boleh dong Ya'...dada bidang ini emang tercipta untuk kamu sayang" jawab Chandra penuh gombal


Cahaya mengerucutkan bibirnya karena gombalan suaminya. Meski begitu ia tetap menghamburkan tubuhnya di dada bidang sang suami.


"Bang,,,sebelum kejadian ini abang suka sama Shinta ngga ?" tanya Cahaya sambil mendongak ke arah wajah suaminya hingga wajah mereka hanya berjarak beberapa centi saja.


Tiba-tiba Chandra membalikkan tubuh istrinya, sehingga posisi saat ini adalah Cahaya berada di bawah kungkungan Chandra.


Tiba-tiba Cahaya merasakan benda kenyal menempel di bibir mungilnya. Chandra kembali mencium istrinya penuh cinta.


Di lepas lagi, lalu....


"Jadi jangan pernah bertanya seperti itu lagi..hemhh..." lanjutnya


Kemudian kembali mencium istrinya.


Kaku...itulah yang Chandra rasakan saat berciuman dengan istrinya.


Sedangkan Cahaya mencoba bersikap biasa saja meski jantungnya sudah berdetak dua kali lipat dari biasanya.


"Di buka Ya' mulutnya, biar abang bisa masuk" Chandra berbicara dengan pandangan penuh gairah pada istrinya.

__ADS_1


Kembali ia mencium wanitamya dan Cahaya sudah mulai membuka mulutnya. Chandra pun sekarang bebas mengeksplore isi dalam mulut sang istri. Tangannya pun sudah tidak tinggal diam sudah mulai menyentuh bagian luar dada Cahaya..


Tiba-tiba...


Tok


Tok


Tok


"Abang...baaanggg... Ini Bundaa"


"Aya' bukain pintunya naakk....." teriak Bunda sambil menggedor-gedor pintu rumah anak menantunya itu.


Tok


Tok


Tok


Aissshhhh,,,,Bunda ini merusak suasana saja !!!


"Yaaa..Bundaaaa" teriak Chandra kesal


Ceklek !!!


"Ada apa sih Bund, malam-malam gini tereak kayak abis kemalingan aja !" ketus Chandra


"Iyya..Bunda kemalingan sama kamu !! Nohh menantu cantik Bunda kamu apain hah??" balas bunda ketus karena melihat Cahaya keluar kamar dengan bibir sedikit bengkak


"Belum di apa-apain kok Bunda keburu datang" jawab Chandra sekenanya


"Ck !!!...malam ini kalian berdua nginap di rumah. Ayah sama Bunda mau ke Surabaya malam ini juga. Wak enok bekas tetangga kita dulu meninggal. Dia tetangga paling baik disana waktu itu " ucap Bunda kemudian


"Iyya deh iyyaaahhh...nurut aku maaahhh..."jawab Chandra pura-pura ketus padahal hatinya senang bukan kepalang.

__ADS_1


Berdua sama Cahaya tanpa di.ganggu orang tuanya yang suka datang tak tepat waktu.


Nextt,,,,,


__ADS_2