CINTA INI SELALU ADA DAN TERUS TUMBUH

CINTA INI SELALU ADA DAN TERUS TUMBUH
BAB 23 TEKAD SISKA


__ADS_3

Sementara itu di dalam kamar di sebuah rumah mewah berlantai dua, tampak seorang gadis dengan penampilan yang begitu lusuh. Baju semalam masih ia kenakan, rambutnya tak beraturan bagai singa dan wajah yang sembab akibat terlalu lama menangis.


Tok


Tok


Tok


"Siska ini mami nak, bukain pintunya sayang..Siska kamu ngga papa kan ?" Ny. Raya terus saja memanggil anak semata wayangnya itu


" Sisk, ayo dong sayang di buka pintunyq, jangan buat mami jadi khawatir sayang..please dong" Mami semakin panik karena pintu belum terbuka sama sekali


"Siska kalau kamu ngga buka pintu, mami dobrak nih pintunya !!" Ancam Ny. Raya


Ceklek !!!


Pintu itupun terbuka, dan tampak Siska dengan penampilan yang begitu kacau


"Astagafirullah..Siskaaa, kamu kenapa sayang ? Ya Allah Nak..kenapa kamu jadi gini sih hah ?"Mami Siska semakin panik melihat anaknya bak orang gila!!


Akhirnya mami menutup pintu kamar Siska dan membantu anaknya membuka baju, lalu membawanya ke kamar mandi membersihkan diri.


Dengan susah payah, Mami membawa Siska ke kamar mandi. Setelah selesai berpakaian tiba-tiba Siska pingsan.


" Ya Allah Siska"


Ny. Raya panik bukan maim, kemudian ia tergesa-gesa keluar kamar meninggalkan anaknya dan meminta bala bantuan, kebetulan Roni sepupunya baru akan berangkat ke kampus.


"Lho tan, ada apa kok panik gitu ?" Tanya Roni setelah melihat tantenya seperti orang di kejar hantu.


"Ya Ampun, cepetan tolongin tante panggilin dokter, Siska pingsa!!"


"Hah,,,pingsan ? Kok bisa sih ?"


"Iishh.. Kamu tu yah, di suruh panggil dokter malah balik nanya, sana buruan !!!


Akhirnya Roni menelpon dokter keluarga mereka dan Ny. Raya menelpon suaminya agar segera pulang karena anak mereka pingsan.

__ADS_1


Tak lama kemudian, di.kamar itu sudah ada Pak Arman dan istri, Roni beserta Dokter Han yang memeriksa Siska.


"Siska sepertinya mengalami guncangan yang sangat hebat, psikisnya terganggu, sepertinya ia mengalami hal yang cukup berat" Ujar dokter


"Saya akan berikan vitamin untuk memulihkan tenaganya, nanti setelah sadar tolong di beri bubur dan minumkan Vitaminnya" lanjut Dokter Hanum


Tuan dan Nyonya pelan-pelan sa laja menanyakan masalahnya apa, jangan di paksa takutnya ia malah ngga bisa mengontrol dirinya dan berakibat melakukan hal-hal yang tidak di inginkan.


Setelah membeikan Vitamin Dokter Hanum pun pamit pulang.


Dan Roni juga harus ke kampus


Tinggallah Pak Arman dan Istrinya di kamar menunggui anak mereka sadar, tak lama Bibi datang membawa semangkuk bubur untuk Siska.


Sekitar hampir satu jam akhirnya Siska akhirnyabsadar.


"Sayang.. Kamu sudah sadar nak ?" Ny.Raya terlihat panik


"Mi..sabar dulu, biarkan Siska tenang, mami ngga usah panik gitu " Cegah Papi


"Ma..mi..Siska haush,,," ujar Siska terbata


Mami pun bergegas memberikan minum kepada Siska.


Setelah selesai minum,


"Sayang kamu makan yah, biar cuma dikit biar ada tenaga" Bujuk Ny. Raya


Siska pun mengangguk, karena ia memang merasa lapar setelah semalam ia seperti kehabisan tenaga akibat teralu lama menangis dan meratapi kisah cintanya yang gagal. lalu duduk bersandar di sandaran tempat tidur dan kali ini Papi yang suapin putri nya.


Setelah selesai makan dan meminum Vitamin.


Ny. Raya bertanya kepada putrinya


"Sisk, kalau boleh mami tau masalah kamu sebenarnya apa sayang? Kenapa sepulang dari perpisahan sekolah semalam kamu langsung seperti ini nak? Tolong kamu ceritakan sama mami dan papi, jangan kamu pendam sendiri sayang, siapa tau kami bisa bantu" Tanya Mami panjang lebar.


Sambil berurai air mata, Siska pun menceritakan apa yang ia alami. Mulai dari perkenalannya dengan Chandra, rasa cintanya hingga akhirnya laki-laki itu menghancurkan perasaannya.

__ADS_1


Tuan Arman dan istrinya pun merasa geram atas apa yang di alami anaknya sekarang, bisa-bisa nya ada yang berani menyakiti putri mereka satu-satunya, anak semata wayang yang mereka jaga bak porselen agar tidak retak apaalagi hancur, malah harus tersakiti dengan seperti ini.


"Sekarang kamu bilang sama papi, apa yang harus papi lakukan, agar kamu bisa merasa lega dan bisa menjadikan lelaki itu menjadi milikmu" Tanya Tuan Arman


"Dengan kekuasaan yang papi miliki, papi bisa mendapatkan ia untukmu sayang" Lanjut tuan Arman sambil mengelus sayang rambut anaknya


Siska menggeleng,,,


"Siska mau kuliah ke luar negri pi, sesuai permintaan papi sebelumnya" Ujar Siska


"Tapi kemarin kamu menolaknya sayang " Nyonya Raya heran, kenapa malah Siska mau kuliah keluar negri dan malah menjauh dari laki-laki itu.


"Siska akui kemarin menolak, karena ingin disini bersama Chandra, tapi setelah kejadian ini akhirnya Siska memutuskan untuk pergi dengan begitu Siska berharap bisa mengobati luka hati ini Mih dan berharap bisa memiliki rencana agar suatu saat Siska bisa memiliki Chandra kembali "Ujar Siska sedih


Tuan Arman yang mulai paham akan maksud putri mya pun menyetujui keinginan Siska


"Baiklah kalau itu yang menjadi rencanamu, papi akan urus keberangkatanmu secepatnya dan jika kamu sudah merasa lebih baik. Minggu depan kamu sudah bisa berangkat" ujar Tuan Arman


Ia cukup tau watak putrinya yang meskipun lembut tapi jika menghadapi sesuatu yang menyakiti hatinya, maka dendam akan bersarang di dalam tubuhnya dan sifat itu pun menurun dari kakeknya Ayah Tuan Arman.


Ia memag tidak mengetahui apa yang Siska rencanakan, tapi ia yakin kalau di masa depan akan ada sesuatu yang ia lakukan dan pasti membutuhkan campur tangan dirinya.


setelah menyampaikan niatnya kepada kedua orang tuanya yang akan melanjutkan kuliahnya di luar negri, akhirnya Siska pun beristirahat, kali ini ia akan mengalah akan kandas nya kisah cintaya..tapi baginya saat ini ia memang kalah untuk suatu saat kembali ke tanah air menjadi pemenang !!!


Ia berbaring, lalu di selimuti oleh maminya dan setelah mendapat ciuman sayang oleh kedua orang tuanya, ia pun terlelap.


kemudian Tuan Arman dam Nyonya Raya lalu meninggalkan kamar putrinya, membiarkannya beristirahat untuk memulihkan tenaganya yang terkuras karena terlalu banyak menangis.


Sesampainya di kamar mereka


"Pi,,,mami kasian sama Siska, bisa-bisa nya ada yang berani menolak dan menyakitinya, kurangnya Siska apa coba pi ? Cantik iyya, kaya apalagi..anak satu-satu nya pula, pewaris tunggal kekayaan papi" Sesal Nyonya Raya


"Mih, jangan lupakan satu hal...cinta itu tidak bisa di paksakan, cinta itu tidak melulu harus tumbuh hanya karena kita cantik dan kaya. lagipula ini ngga akan lama, papi percaya Siska memiliki rencana yang brillian untuk mendapatkan kembali cintanya, mami lupa dia anak siapa hemh ??" ucap papi sambil memegang dagu istrimya gemes.


"Iyya..iyyaaa...anak Tuan Arman Dwijaya, putra tunggal Tuan Dwijaya yang kebetulan jadi anak satu-satunyaaa,,," Ejek.Nyonya Raya


"Nah tuh pinter, uda ah papi mau ke kantor dulu" Tuan Arman pamit lalu mengecup sekilas bibir istrinya.

__ADS_1


Nyonya Raya yang masih muda dan tampak cantik. Tentu membuat tuan Arman enggan berpaling dari istrinya itu.


__ADS_2