CINTA INI SELALU ADA DAN TERUS TUMBUH

CINTA INI SELALU ADA DAN TERUS TUMBUH
BAB 5 SISKA ANGELA


__ADS_3

Siska Angela gadis manis salah satu pengagum Chandra, gadis manis ini begitu di puja banyak cowok di SMU BAKTI HUSADA, ia sekelas dengan Chandra,Dion & Elang mereka bertiga adalah sahabat baik Chandra sejak masuk di sekolah ini, mereka sama-sama suka Olah raga. BASKET & FUTSAL  adalah olah raga kegemaran mereka bertiga, saking akrabnya mereka bertiga tak jarang  bergantian menginap di rumah Chandra, Dion maupun Elang.


Kembali ke Siska, gadis yang cukup di puja di sekolahnya akan tetapi pemenang hatinya hanyalah Chandra, cowok tampan, bertubuh atletisdan humoris membuatnya selalu merasa nyaman jika berdekatan dengan Chandra.


Siska merupakan salah satu anak terkaya di kota ini, Ayahnya adalah salah satu donatur di sekolah mereka namun itu tak membuatnya menjadi gadis yang sombong, ia berteman dengan siapa saja tanpa memandang status sosial seseoarang . Baginya semua manusia itu sama di mata Allah semua harta yang di miliki


hanyalaha titipan Yang Maha Kuasa maka tak pantaslah kita menjadi sombong karenanya.


Ia dan Cahaya selalu bertegur sapa jika kebetulan bertemu meskipun tidak terbilang sebagai teman akrab namun pembawaanya yang supel mampu berteman dengan siapa saja. Apalagi Ia juga tahu jika orang tua Cahaya dan orang tua Chandra sangatlah akrab dan keduanya sudah bak saudara sedari kecil. mereka berdua tumbuh bersama jadi rasanya tak ada alasan baginya untuk mencemburui Cahaya.


Eitzzz,,,,ati-ati sayy


Yah,,diam-diam Siska sudah mencari tau semua tentang Chandra. Orang tua, latar belakang keluarga dan apa saja yang  di sukai & tidak di sukai oleh Chandra. Hanya saja ia belum berani bertandang ke rumah orang tua Chandra, rasa malu masih mendominasi dirinya meskipun rasanya dia sangat ingin mendekatkan diri pada orang tua Chandra mana tau masuk kriteria calon menantu.


Yeaccchhh,,,,


Rasa Sukanya terhadapa Chandra tumbuh sejak pertama masuksekolah ini, jadi bisa di bilang cinta di hatinya telah tumbuh sejak 3 tahun yang lalu. Hatinya begitu nyaman jika Bersama Chandra.

__ADS_1


Pembawaan Chandra yang supel dan mau berteman dengan siapa saja meskipun teman baiknya hanya ketiga orang itu. Akan tetapi kebaikan Chandra selama ini terhadapnya ia anggap bahwa Chandra juga memiliki


perasaan yang sama dengannya.


siang itu di kantin sekolah


"Chand, pualng sekolah kita ke toko buku yuk. aku  mau beli novel" ajaknya


"Liat nanti yah, soalnya gue  harus pulang cepat hari ini, Cahaya ikut sama gue ibunya sakit " uajrnya


"kok kamu yang jadi kerepotan begitu sih kalau ibu Cahaya yang sakit, kan ada anaknya lagian Cahaya bisa naik angkot aja tuh seperti biasanya" sepertinya kali ini ia sudah mulai tidak rela jika Chandra lebih memperhatikan Cahaya yang hanya sahabat.


waduh,,,,!!!


"Sorry Sis gue sama sekali ngga merasa kerepotan atau di repotin sama Cahaya dan Ibunya, tapi ini bentuk tanggung jawab gue untuk menjaga Cahaya. loe harus tau Cahaya itu anak yatim dan ibunya sakit-sakitan. saat ini yang mereka milikin hanya keluarga gue. jadi ngga ada alasan buat gue merasa di repotin sama Cahaya dan ibunya " Chandra membalas dengan sedikit emosi . ia merasa tidak suka dengan ucapana Siska barusan


Kalau saja Siska tau bahwa Chandra sudah berjanji pada dirinya sendiri untuk menjaga Cahaya dan akan selalu ada jika di butuhkan oleh gadis itu.

__ADS_1


" loe kalau mau pergi bareng supir aja, gue ngga bisa "


" Men, gue duluan ya,, selera makan gue jadi hilang sekarang " Chandra langsung berdiri meninggalkan SIska dan ketiga temannya


Siska tidak menyangka kalau Chandra bakalan marah karena perkatannya barusan, ia menjadi tidak enak hati karenanya


" Chand,,Chandra tunggu,," Siska mengejar Chandra


"Aku minta maaf, aku hanya pengen di temenin kamu aja ke toko buku tapi kalau kamu ngga bisa ngga papa kok.sampaikan peremintaan maafku pada Cahaya semoga ibunya lekas sembuh " ujarnya menunduk


sungguh ia sangat menyesal karena telah membaut Chandra marah dan menyalahkan Cahaya


"Gue harap loe ngerti posisi gue disini Sis. Cahaya itu udah gue anggap sebagai adik gue dan loe ngerti kan sejauh apa hubungan antara saudara "


"Kalau loe mau ke toko buku bareng gue, semoga besok bisa. Gue usahain yah "


ia berucap sambil memegang kedua bahu gadis itu  Siska mendongak dan tak ayal betapa hatinya saat ini bersorak gembira akan perlakuan Chandra dan sekali lagi ia salah dalam menilai perhatian seorang Chandra.

__ADS_1


Selepas Chandra pergi tubuh mungilnya berjingkrak-jingkrag bahagia...Yei.,ye yeyeyeye,,,sungguh senang hati gadis itu


__ADS_2