CINTA INI SELALU ADA DAN TERUS TUMBUH

CINTA INI SELALU ADA DAN TERUS TUMBUH
BAB 4 : OBROLAN IBU DAN ANAK


__ADS_3

Di sebuah rumah sederhana peninggalan Alm. Sulaiman untuk


anak dan istrinya. Terjadi sebuah obrolan yang cukup menyedihkan antara ibu dan anak gadisnya


“,,,Mah,,sebentar lagi Aya lulus sekolah, jadi Aya bisa kerja lebih bagus ngga perlu kerja di Warteg lagi dengan begitu kehidupan ekonomi kita bakal lebih baik kan mah.  Aya bakal cari uang sebanyak mungkin untuk biaya hidup kita dan pengobatan mamah jadi mamah harus semangat ngga boleh sakit lagi yah mah yah,,Aya sayang sama mamah ngga  mau mamah kenapa-napa” kata Cahaya sambill berbaring di paha mamanya


“Emang  Aya mau kerja dimana dengan bermodalkan Ijazah SMA hemh ??” tanya ibu Khadijah sambil mengusap surai indah anaknya


“ Ummmhh... adi apa yah mah, hehehe Aya’ juga bingung hehehe “ sambil nyengir Aya bangung memeluk mamahnya


“Mah, mamah harus janji sama Aya yah harus sehat, harus kuat demi Cahaya, karena Aya hanya punya mama di dunia ini, mamah harus liat Cahaya Cantika anak mamah tercinta ini suskes dan menikah dengan laki-laki


baik, bertanggung jawab dan menyayangi Aya sama mamah” lanjutnya


“ Kamu tuh masih kecil udah ngomongin nikah ,,, emang udahpunya pacar ? “ tanya Ibu Khadijah


“,,Hehe belum lah mah,,,cinta Cahaya Cantika saat ini hanyauntuk mamah tercinta “ sambil  memeluk dan  mengecup pipi sang mamah yang semakin kurus saja. Setelah itu ia kembali berbaring di paha sana mama


“,,Cahaya Cantika anak mama tercinta,,,kalau sesuatu terjadi pada Mamah tolong jaga diri kamu baik-baik ya nak,,rajin ibadah, jangan bikin malu Bapak  dan mamah meskipun kita sudah ngga sama lagi, tapi di hati Cahaya


harus ada mama sama papa disana ya nak ya,,,mamah sayaaang sama Cahaya, rasanya mamah pengen liat kamu nikah aja sebelum mama pergi” kata mama sambil menahan air matanya agar tidak tumpah di wajah anaknya itu.


Tiba-tiba Cahaya terbangun dan menghadap mamanya “Mamah,,please jangan ngomong gitu lagi ah, Aya ngga suka ,mamah harus panjang umur demi anak mama ini. Aya sayaangg banget sama mamah,,,” cahaya semakin erat memeluk tubuh ringkih sang mama


"Mama juga sayang sama Cahaya permata hati mama, kebanggaan mama " ujar Ibu Khadijah


"Tetaplah jadi anak yang baik dan selalu kuat, tidak mudah lemah atas keadaan, jangan mudah menyerah jangan lupakan ibadah dan meminta perlindungan kepada yang kuasa. kita boleh miskin tapi hati kita harus tetap di jaga nak, cahaya mengertikan maksud mama sayang ?"


"Iya Mah, Cahaya akan jadi anak yang baik dan jadi kebanggaan mama sama Bapak "


semoga Cahaya ngga mudah tergoda oleh kenikmatan dunia "  kata Cahaya


" Iya sayang Insya Allah janji ya sama mamah tetap jadi anak yang baik "

__ADS_1


 " Iya mah,,Cahaya janji " ucap nya sambil tersenyum


" O ya Mah, tadi Cahaya lihat ada baju kebaya sama sarung batik yang di jemur, itu punya mama ya ?


" Iya sayang,,baju pengantin mama, nanti kalau suatu saat Cahaya Nikah, pakai baju itu ya ? pasti bajunya pas dan cantik di badan kamu, dulu Bapak yang milihin bajunya sebelum kami menikah  semoga kamu suka sayang"


"Iya mah suatu saat kalau Cahaya menikah, mama akan meliaht aku menggunakan kebaya mama


mana cantik banget lagi kebayanya, selera bapak emang top banget deh mah tau aja yang pakai orang cantik hehehe " ucapnya sambil terkekeh


" Udah malem mah,, mamah istirahat yah Cahaya juga ada tugas sekolah yang mesti di kerjakan, tadi Bang Chandra minta tolong juga di bantuin kerjain tugasnya karena dia lagi sibuk sama temannya ngga sempat kerjain "


" Chandra, gimana hubungan kamu sama dia sayang ? " Tanyanya ibu Khadijah ke putri semata wayangnya


" Baik kok mah,Bang Chandra selalu baik dan perhatian sama Aya apalagi akhir-akhir ini tambah peduli sama Cahaya, agak aneh juga sih mah tapi Cahaya berusaha berpikir positif aja karena dari kecil kita emang selalu bareng di tambah lagi persahabatan mama bersama Ayah dan Bunda begitu dekat dari dulu hingga sekarang, jadi wajar aja jika Bang Chanda perhatian dan peduli sama Cahaya mah mengingat kami berdua juga sama-sama anak tungga " Ujar Cahaya panjang lebar


Entah kenapa ini Khadijah jadi lega, seolah akan ada yang melindungi putrinya itu .


" Ya udah mamah bobok dulu kalau begitu sayang , belajar gih jangan tidur malam-malam ya "


" Tidur yang nyenyak mamaku sayang, mimpi indah,,"


Ibu Khadijah tersenyum lalu memejamkan matanya tidak lama kemudian ia sudah menuju alam mimpi semua karena tubuhnya semakin hari semakin lemah saja rasanya.


Cahaya keluar dari kamar dan menuju kamarnya untuk mengerjakan tugasnya dan tugas Chandra juga


Sektiar 30 menit tugas mereka selesai dengan sempurna karena di kerjakan oleh otak encer Cahaya


Suara deru motor terdengar di depan rumah Cahaya, ia lalu keluar dan melihat Chandra membawa tentengan kantong plastik yang isinya sudah bisa ditebak adalah Martabak Manis kesukaan Cahaya.


" Assalamu alaikum Ya' "


" Wa alaikum salam Bang, masuk yuk "

__ADS_1


" Ngga usah abang duduk disini aja, nih martabak manis kesukaan loe  di coba ya"


" Iya bang makasih, Aya ambil piring sama minum dulu, kita makanya bareng aja mama sudah tidur soalnya " ujar cahaya sambil masuk kedapur mengambil piring dan air buat minum


Sambil makan martabak manis yang di bawakan oleh Chandra mereka membicarakan banyak hal terutama kenangan masa kecil mereka yang kalau main suka ngga tau waktu, hingga cerita mereka berdua di kejar anjing tetangga karena ketahuan manjat pagar pengen jolok mangga mereka.


"hahahaha,,,lucu banget ya kalau di inget "


" Iya dan Abang selalu jadi pelindungku, " uajr Cahya tersenyum manis


Deg !!!


Chanda seketika terpaku akan senyum manis Cahaya, " Gila,,udha lama gw ngga liat senyum manis nih anak,,makin manis aja ckckckckc "


"Bang,,bang Chandra kenapa ? kok liatin Cahaya sebegitu bangetnya sih ?"


" Eh,, nggak kok ya,,, ngga papa "


" udah malem nih tugas gue  udah selesai belum ? boleh abang ambil sekarang ?"


"Udah kok Bang, bentar ya Cahaya ambil dulu"


Cahaya lalu masuk dan mengambil tugas yang sudah selesai di kerjakan kemudian di berikan kepada Chandra


"Nih Bang Tugasnya semoga ngga ada yang salah ya "


" Insya Allah Ya' Abang percaya otak kamu cukup encer kalau hanya ngerjain tugas seperti ini"


" Ya udah abang pulang yah, salam sama mama..lama ngga ketemu " ujar Chandra


" Iya Bang salam sama Ayah dan Bunda juga udah lama ngga kesana juga akunya "


" ok,,Assalamu alaikum "

__ADS_1


" Walaikum salam bang , hati-hati "


Chandra lalu pulang dengan mengendarai motor sport kesayangan miliknya.


__ADS_2