CINTA INI SELALU ADA DAN TERUS TUMBUH

CINTA INI SELALU ADA DAN TERUS TUMBUH
BAB 58: MENGSEDIH 2,,,,,!!!


__ADS_3

"Aku hanya ingin kamu melepaskan Chandra agar ia bisa menikahi aku dan hidup bahagia bersama anak kami" ucap nya lagi, seolah Chandra mau bertanggung jawab akan dirinya. padahal pada kenyataannya Chandra malah menghina dan mengusirnya tempo hari.


Cahaya menarik nafas lalu menghembuskannya dengan kasar, ia harus mengontrol emosinya karena menghadapi Siska ia tak bisa menjadi gadis bar-bar itu bukan karakternya.


" Kamu dengarkan baik-baik apa yang aku akan katakan Siska. Aku mencintai suamiku, anak-anakku mencintai Ayah mereka. Kami sangat mencintai sosok tampan itu, begitu pula sebaliknya. Lalu bagaimana mungkin kamu meminta kami melakukan hal-hal yang bisa melukai diri kami sendiri?"


" Aku dan Chandra menikah bukan karena Cinta, namun kami berhasil membangun rasa cinta itu terlebih saat aku melahirkan kedua anak kami. Aku tak pernah melihat suamiku bersedih, hidupnya lengkap dan bahagia karena kehadiran aku dan anak-anak di kehidupannya, ia adalah sosok Ayah yang sangat di banggakan oleh kami. Hingga kamu datang merayu nya dan membiarkan hubungan kalian berkembang pesat sampai akhirnya suamiku menanam benihnya di rahimmu. Harusnya kamu sadar, bahwa kamu sudah seperti ****** yang rela tubuhnya di gerayangi dan kamu mau aja membuka kaki indahmu di hadapan suami orang"


"Kamu harus tau di sini Siska bahwa yang terluka bukan hanya aku, anak-anak dan kedua orang tuanya, tapi juga Chandra !! Ia adalah orang yang paling terluka di sini, bisa kamu bayangkan bagaimana ia harus rela meninggalkan anak dan istrinya serta harus bertanggung jawab atas bayi yang ia tak pernah inginkan karena berasal dari rahim wanita lain bukan aku istrinya.


"jadi sebaiknya kamu berhenti meminta hal-hal yang tidak masuk akal dariku, biarkan takdir yang mencari jalannya sendiri. Karena sekuat apapun keinginanmu memisahkan aku dan Bang Chandra jika takdir tidak menginginkannya maka itu tidak akan pernah terjadi begitu pula sebaliknya"


Ucap Cahaya panjang lebar dan cukup menyakitkan buat Siska.


" Kamu tidak akan pernah bisa lagi memiliki Chandra, karena bayi ini adalah pengikat kami. Untuk anak-anak kamu biarkan aku yang memeliharanya, biarkan aku yang memberikan kasih sayang, kehidupan dan pendidikan terbaik untuk mereka" ucap Siska namun berhasil membuat Cahaya tersinggung, ingin rasanya ia menampar wanita di hadapannya ini tapi ia harus menahan diri karena ia sedang berada di tempat umum.


"Kamu tidak perlu repot-repot memikirkan itu, anakku tidak butuh ibu yang baru. Dan saya yakin Ayahnya akan tetap bertanggung jawab akan mereka meski aku dan suamiku akan berpisah karenamu, karena apa ? Karena Chandra begitu menyayangi anak-anak nya melebihi dari apapun di muka bumi ini. Percayalah Siska, perbuatan kamu tidak akan membuat hati suamiku berpaling dari kami" jawab Cahaya kemudian.


"Kamu jangan terlalu percaya diri Cahaya, suatu saat Chandra akan aku miliki" ucap Siska percaya diri

__ADS_1


Cahaya tersenyum manis.


"Silahkan kalau kamu mau memilikinya, jika memang itu harus terjadi aku pasrahkan takdirku pada yang di atas, tapi kamu yang harus bersiap menanggung luka yang berkepanjangan karena hidup dengan lelaki yang tidak pernah menginginkanmu seumur hidupnya"


"jika kamu sudah selesai, aku pulang. Jaga kandungan kamu baik-baik jangan sampai ia kenapa-napa karena ibunya setress akibat berpikir keras bagaimana ia bisa merebut suami orang dengan sempurna"


Selesai mengatakan itu Cahaya beranjak dari sana, setelah ia berbalik cairan bening yang sedari tadi ia tahan akhirnya luruh juga, sepanjang jalan dias taxi online ia menangis.


Benda pipih itu tak berhenti berbunyi, namun pemiliknya lebih memilih menuntaskan kegiatan mesumnya dengan wanita partner in bed nya.


"Ah...ah...ah...faster baby..ah..ah.."


berbagai posisi yang mereka lakukan mulai dari terlentang, women on the top hingga sekarang sudah berada di posisi ***** *****. Keduanya adalah anak manusia yang penuh dengan nafsu. Bahkan isabelle harus di antar jemput supir setiap hari. Beruntung supir mereka adalah orang yang cukup bertanggung jawab.


Yah mereka adalah Dion dan Rani, entah apa yang ada di pikiran kedua orang ini. Malah memilih untuk tak henti bercinta namun tak ingin menikah. Aneh memang ternyata zinah lebih nikmat begitu mungkin pemikiran mereka.


"aaa,,,hhhhhh" lenguhan keduanya terdengar di kamar apartement tempat Dion dan Rani sering menghabiskan waktu bersama selain di ruang kerja di kafe Dion.


Setelah selesai Dion lalu mengambil benda pipih yang telah dari tadi berhenti berbunyi karena merasa di campakkn dan melihat panggilan dari Chandra beberapa kali.

__ADS_1


Tak lama ia membuka group persahabatan mereka bertiga, dan ternyata Chandra ngajakin ketemuan di kafe Dion.


Jawaban Dion dan Elang sama " Ok "


Setelah meletakkan bendah pipih di atas nakas. Dion melihat Rani beranjak dari tempat tidur tanpa sehelai benang menuju ke kamar mandi, membuat adik kecil Dion kembali bangkit ia lalu menarik Rani kemudian menghempaskan tubuh wanita itu di atas ranjang dan menindihnya.


"Once more baby,,,"


Hingga ciuman panas dan penyatuan itu kembali terjadi.


Sore hari ketiganya kembali bertemu, melihat wajah Chandra yang pucat dan kelihatan sendu membuat kedua orang itu iba pada sahabatnya.


"Lalu gue harus bagaimana ? Gue benar-benar bingung, aku ngga mikirin Siska dan bayinya tapi Cahaya dan anak-anakku, belum lagi sekarang Cahaya sedang hamil anak kami. gue takut kandungannya kenapa-napa, ia jadi menderita atas kekhikafan yang gue lakukan. Siska dengan tega mengirimkan foto-foto kedekatan kami kepada Cahaya dan orang tuaku, yang mana menambah kemarahan Ayah dan Bunda" ucap Chandra sendu.


"Ia menjebakku, ia ingin memiliki aku seutuhnya dengan cara yang culas!!"


Tak henti ia mengisap rokok yang ada di tangannya untuk menghalau rasa stresnya.


Kepalanya serasa mau pecah sekarang.

__ADS_1


__ADS_2