CINTA INI SELALU ADA DAN TERUS TUMBUH

CINTA INI SELALU ADA DAN TERUS TUMBUH
BAB 27 USAHA SHINTA DAN RONI GAGAL


__ADS_3

Hari ini Chandra dan Cahaya sedang menuju kampus menggunakan mobil pemberian Ayah.


"Ya' pulang kampus kita ke Mall bentar yah, aku mau ajakin kamu jalan" Ajak Chandra


"Jalan Bang ?" Tanya Cahaya balik


"Iya jalan, kita selama ini ngga pernah jalan kan ? Yah itung-itung kayak orang pacaran gitu Ya', kamu mau kan ?"


Cahaya yang pemalu tiba-tiba menunduk dengan wajah yang bersemu merah ngbayangin jalan berdua sama Chandra sudah membuat hatinya berbunga-bunga


Ooo Ya Tuhan, ada apa dengan hatinya kali ini.


Cahaya yang notabene ngga pernah pacaran apalagi jalan sama cowok. Ini akan menjadi kencan pertamanya.


Chandra dapat melihat perubahan wajah istrinya itu pun hanya bisa senyum.


"Hahhh... Istri gue bener-bener polos "Bathin Chandra


"Gimana kamu mau kan? Kamu belum jawab lo dari tadi" Tanya Chandra balik


"I,,,iyya Bang, Aya ikut ajah sama Abang"


Chandra pun tersenyum bahagia mendengar Jawaban istrinya.


Sesampainya di kampus, Shinta yang melihat Chandra & Cahaya berjalan beriringan pun tiba-tiba menghampiri dan tiba-tiba memaksakan diri berdiri di antara Chandra dan Cahaya, Sehingga membuat Cahaya nyaria terjatuh kalau ngga berpegangan pada salah satu tiang yang mereka lewati.


Chadra yang kaget pun tiba-tiba menghampiri Cahaya.


"Ya..kamu ngga papa ?" Tanya Chandra khawatir


"Ngga papa kok Bang, untung ada tiang baik hati ini !!" Jawab Cahaya tapi matanya mendelik ke Shinta.


Ia ngga suka cara Shinta ini, bagaikan orang yang ngga punya tata krama, minim Pancasila !!?


"Shint, loe hati-hati dong.. Masa loe ngga bisa liat disini ada cewek gue !!! " Chandra yang ngga suka cara Shinta pun marah dan menekankan bahwa Cahaya adalah kekasinya.


Deg !!!


Shinta kaget mendengat bentakan dan pernyataan Chandra barusan.


"What ?? Jadi mereka pacaran ? " Bathin Shinta dan kali ini ia merasa sedikit kecewa pada kenyataan yang ada.


Tapi bukan Shinta namanya jika tidak bisa mendapatakan apa yang ia inginkan, perkara menaklukkan cowok bukanlah hal yang sulit baginya. Karena itu seakan sudah jadi profesi, dan ketika sudah bosan cowok itu akan di hempaskan begitu saja.


"Eh.. Maaf aku ngga liat kalau di samping kamu ada Cahaya.. Maaf yah aku ngga sengaja koookk" Shinta meminta maaf tapi dengan nada mengolok-olok.

__ADS_1


Cahaya bener-bener marah di buatnya


.


"Ngga papa.. Lain kali matanya di pakai dengan baik, biar ngga merugikan orang sekitar !!" Cahaya memasang mode nyindri kali ini.


"Bang, Aya' duluan yah, disini gerah !!" Cahaya pamit dan tanpa menunggu jawaban dari Chandra pun, Cahaya melangkahkan kakinya meninggalkan mereka berdua.


Chandra sampai heran dengan tingkah istrimya itu. Seumur hidup Cahaya ngga pernah kayak begini.


Hai,,,hai babang Chandra, tak tahukah kamu orang yang lagi jatuh cinta, cemburunya bahaya, bisa out of the box !!!


Setelah Cahaya pergi, Shinta tanpa kapok melancarkan aksinya, kembali merayu Chandra


"Chand, pulang kampus kita ke mall yuk. Aku mau beli buku" ajak Shinta


Chandra yang masih kesel dengan sikap Shinta tadi langsung pergi begitu saja tanpa memperdulikan Shinta, apalagi menjawab ajakannya.


"Brengsek kamu Chandra!! " Umpat Shinta


Roni yang melihat kejadian itu dari tadi pergi menyusul Cahaya tanpa memperdulikan Shinta yang kesalnya setengah mati.


Begitu ketemu Cahaya,,


Cahaya yang masih emosi akan kelakuan Shinta tadi , lalu berbalik ke arah Roni


"Kak Roni ini gimana sih, kalau Aya bilang nggak ya nggak, ngapain masih usaha aja sih ? Bosen Aya' kak tau ngga !?!?" Tanpa sadar Cahaya membentak Roni dan berhasil membiat Roni terbengong hingga tanpa dia sadari Cahaya sudah pergi.


"Yang tadi Cahaya bukan ???" tanyanya dalam hati


Bagaikan mimpi di siang bolong rasanya kena bentak Cahaya.


"Apes banget ya gue. Padahal masih pagi" ujarnya pada diri sendiri.


Lalu dengan langkah lesu ia.menuju kelas untuk mengikuti kuliah pertama pagi ini. Selera belajarnya langsung hilang saat ini juga, tapi Roni bukanlah tipikal cowok yang suka mengabaikan pelajaran. Baginya main ya main,,belajar harus tetap no satu !!


Dan penderitaannya ternyata belum berakhir, Chandra dan kedua temannya yang melihat Roni di bentak Oleh Cahaya akhirnya tertawa terbahak-bahak, dan semua itu diihat oleh Roni.


Dengan perasaan malu dan marah Roni menaikkan jari tengahnya yang di arahkan ke mereka bertiga.


"Brengsek loe betiga!!" Umpatnya


Namun hal itu tak membuat ketiganya gentar, malah semakin menertawakannya.


"Hahahahahaaaa.... Rasain loe, Emang enak !!! Hahahahaahaaa" ledek Chandra, Elang dan Dion.

__ADS_1


Saat di kelas, sebelum dosen masuk kelas.


"Ya' maafin abang yah, abang ngga bisa jagain kamu tadi dari kejailan shinta" Ucap Chandra dengan penuh penyesalan.


"Ngga papa kok bang, Dianya aja yang ganjen, ngga tau aturan !!!" Cahaya masih mode marah.


"Iya, lain kali Abang janji bakal negur dia dengan keras kalau masih memperlakukan kamu sama seperti tadi"


Rasa amarah Cahaya tiba-tiba menguap begitu saja mendengar suara Chandra yang berusaha membujuknya.


"Fiuhh...gadis polos pas lagi jatuh cinta, gini deh !!"


Sesuai janji Chandra, sepulang kampus mereka berdua kencan ke sebuah mall. tadinya Elang dan Dion mau ikut tapi di larang oleh Chandra " merusak suasana" menurut Chandra.


Akhirnya mau ngga mau dua sejoli ini terpaksa nongkrong di kafe dan sepertinya mulai sekarang itu harus di biasakan. Sebab kelihatannya Chandra sudah mulai bucin terhadap istrinya.


"Kita makan dulu yah abis itu nonton, abang laper" ujar Chandra


" Iyya Bang,,yuk !!"


Mereka berdua melangkah bersama dengan kedua jari tangan mereka yang terpaut benar-benar seperti pasangan muda-mudi yang sedang pacaran.


Setelah selesai makan, akhirnya mereka nonton film romantis pilihan Cahaya, karena ia takut nonton film horor dan ngga mau kalau nanti saat nonton ia malah asyik ngumpet di bahu Chandra,


Kan malu pemirsaahhh,,,,,!!!


Tapi ternyataaa... eng..ing...eeenngggg... film romantis nya banyak adegan dewasanya. Meskipun adegan ranjangnya yang di perlihatkan adalah setelah "kejadian" tapi tetap saja adegan sentuhan bibir panas nya ada, dan itu sukses membuat Cahaya malu setengah mati. Ia jadi ingat kejadian panas serupa yang pernah mereka lakukan beberapa bulan lalu.


Chandra jangan di tanya, bangku kosong depan dia udah di liat springbed olehnya !!!


Setelah film selesai, tanpa sadar Cahaya membuang nafas nya secara kasar, ketegangannya serasa mencuat begitu saja. Dan itu membuat Chandra menoleh memperhatikannya.


Merasa di perhatikan Cahaya cuma bisa nyegir....


Selesai nonton mereka berencana ke toko buku dulu. Dan saat di toko buku dimana tanpa mereka sadari disana ada pula Roni dan Shinta di kedua tempat yang berbeda. keduanya melihat Chandra & Cahaya berjalan dengan kedua jari tangan yang saling mengenggam. Lebih tepatnya Chandra yang mengenggam tangan istrinya. Dan Cahaya sesekali melirik ke arah tangan mereka dengan senyum malu-malu, berjuta kupu-kupu sepertinya sedang bersarang di perutnya saat ini.


Shinta yang melihat wajah Cahaya seperti itu hanya bisa berdecih.


"Norak !!" Umpatnya lalu keluar dengan amarah yang membuncah.


Sedangkan Roni, jangan di tanya lagi wajahnya memerah menahan emosi, selama ini ia di tolak jalan oleh Cahaya ternyata lebih memilih jalan dengan junior tengilnya itu.


Tangannya terkepal menahan emosi !!


"Kalian akan liat apa yang bakal gue lakuin !!" Batin Roni penuh amarah

__ADS_1


__ADS_2