CINTA INI SELALU ADA DAN TERUS TUMBUH

CINTA INI SELALU ADA DAN TERUS TUMBUH
BAB 47 KEJADIAN DI HOTEL


__ADS_3

Malam hari Chandra akhirnya menemani Siska bertemu dengan temannya yang baru tiba dari luar negri,,,dan tentu saja teman yang di maksud adalah cewek bayaran Siska untuk memuluskan rencana nya yang lebih extrim !!!


Di sebuah meja di Restoran hotel, teman Siska rupanya datang bersama dengan seorang pria dan keduanya juga bukan bule akan tetapi orang Indonesia yang juga kuliah disana dan sudah barang tentu juga merupakan pria bayaran Siska.


Akhirnya mereka ngobrol banyak hal dan sedari tadi Chandra hanya diam saja, Bagaimana tidak Siska memperkenalkannya sebagai tunangan yang akan segera menikah. Meski ia tahu bahwa Siska sedang bersandiwara demi menutupi rasa malunya karena hingga sekarang ia masih belum memiliki kekasih apalagi suami, tapi tetap saja ia merasa khawatir bagaimana jika teman itu bertemu salah satu kerabatnya atau sahabatnya dan secara kebetulan ia tau bahwa Chandra adalah kerabat mereka kemudian berkata tentang pertunangan palsu ini...segala sesuatu bisa saja terjadi kan? Bukankah katanya dunia ini sempit...


Siska yang melihat sikap Chandra yang diam saja dari tadi, akhirnya pura-pura untuk pamit pulang.


Namun teman nya menahan untuk tidak pulang dulu.


"ishh...kamu tuh ya, baru juga kita gobrol bentaran udah mau pulang aja" ujar Vera teman palsunya


" Maaf Ver, cowok cakep di samping aku kayaknya capek banget pengen cepet-cepet Istirahat " ucap Siska


"Istirahat apa istiraha ??" goda Vera


"Ya udah deh aku temenin minum lagi, abis itu aku pamit yah..maklum aja ada yang butuh di pijitin" ucap Siska genit


Chandra sendiri tidak habis pikir, bagaimana mungkin Siska bisa seberani itu berbicara.


Tak lama kemudian seorang pelayan hotel membawakan empat wine dan di taruh di depan masing-masing ke empat orang itu.


Lalu mereka kembali ngobrol sambil sesekali meneguk minumannya. Berbeda dengan Chandra yang entah karena kesal ia meminim wine itu sekali teguk. Dan tak di sangka ia merasakan sesuatu yang berbeda di tubuhnya. Ia lalu beranjak izin ke toilet namun Siska mencegahnya.


"Chand, kamu ngga papa ? Kita pulang aja yuk" ajak Siska


Chandra hanya bisa menggelengkan kepalanya yang terasa pening.


"tapi kamu kayaknya lagi ngga baik-baik aja, sekarang kita pulang yah nanti aku yang nyetir" ucap Siska lagi


Lalu ia berusaha menuntun tubuh Chandra yang tinggi sambil dirinya melihat kedua temannya dan tersenyum penuh arti.

__ADS_1


Ia lalu perlahan membawa Chandra ke lift akan tetapi tidak menuju parkiran tapi malah masuk ke salah satu kamar di hotel tersebut.


Setelah berhasil masuk kamar, tatapan Chandra kepada Siska mulai berubah. Dan Siska sangat senang akan hal itu.


"ha.ha..ha..sebentar lagi sayang...sebentar lagi" bathin Siska


Siska lagu meninggalkan Chandra dan berniat masuk ke kamar mandi untuk mengganti baju dengan lingerie yang sudah ia siapkan.


Tak lama kemudian ia keluar dari toilet dan melihat lampu sedang padam...


Ia sebenarnya heran kenapa.Chandra malah mematikan lampunya ?


Akan tetapi tiba-tiba ia merasakan sebuah tangan kekar memeluk dirinya dari belakang mencium harum rambutnya.


Hati Siska bersorak gembira, meskipun ia tak bisa melihat jelas wajah pria itu tapi wangi parfum adalah wangi Chandra.


Ia lalu membalikkan badannya dan seketika pria itu ******* bibirnya penuh nafsu dan tangan yang sudah menjalar kemana-mana menyentuh bagian sensitif tubuhnya.


Tak lama kemudian keduanya sudah sama-sama polos, dan terjadilah pergumulan hebat itu.


Karena lelah Siska akhirnya tertidur dan menyandarkan kepalanya di dada bidang Chandra.


Pagi hari Siska terbangun dan bertanya ia ada dimana ? Namun setelah nyawanya terkumpul ia baru sadar apa yang telah terjadi semalam.


Ia lalu menoleh ke sampingnya dan melihat Chandra tertidur dengan bertelanjang dada dan selimut yang hanya menutupi perut sixpack nya kebawah.


Siska begitu bahagia bisa seranjang dengan lelaki ini. Bertahun-tahun ia merindukan saat seperti ini dan semua rencananya berhasil.


Meski ia tau kedepannya ini tidak akan mudah, tapi ia harus berjuang demi kebahagiannya sendiri, walau akan ada yang harus di korbankan tapi ia tidak peduli, Chandra harus jadi lelaki nya !!


Siska berusaha ke kamar mandi namun pergerakannya terhenti karena rasa sakit di bagian sensitifnya.

__ADS_1


"Auh !!!" rintihnya


Namun suara itu berhasil membangunkan Chandra dan melihat sekeliling lalu berbalik menapat Siska yang kesusahan berjalan menuju kamar mandi.


"Siska,,,ngapain kamu "? Tanya Chandra tiba-tiba, ia merasa syok kenapa bisa berada di kamar yang sama dengan gadis itu dan dalam kondisi tubuh yang hanya tertutup selimut.


Siska yang berbalik karena mendengar suara Chandra akhirnya tersenyum dan memutar tubuhnya kembali lalu berjalan menuju ranjang king size tersebut meski susah payah karena rasa sakit di pangkal pahanya serta tubuhnya yang hanya di bungkus lapisan dalam selimut hotel.


"Sayang kamu sudah bangun ?" ucapnya sambil tersenyum lalu kembali naik ke tempat tidur untuk mendekati Chandra.


Namun Chandra mencegahnya


" jangan deket-deket Siska, apa yang sudah terjadi hah ? kenapa kita berdua disini dan tidur bersama ?" tanya Chandra beruntun


" Semalam kamu ngga enak badan, lalu aku bawa kamu kesini tapi begitu masuk dalam kamar kamu malah meluk dan cium aku sampai akhirnya kita berakhir seperti ini" isak Siska


Namun semua itu palsu !!


" Nggak,,,ngga mungkin, kamu udah jebak aku Sisk, kamu mencampur sesutu di minuman aku yah ??" tuduh Chandra tepat sasaran


Siska yang merasa jalan untuk memuluskan rencananya ketahuan oleh Chandra akhirnya mengakui semuanya dengan gamblang.


"Ia...kamu betul, aku melakukan itu semua karena aku cinta sama kamu Chandra. Tapi kamu tidak peduli akan perasaan aku. dan sekarang, aku sudah dapetin jalan untuk memiliki kamu. Semalam kita melakukannya berkali-kali dan tanpa pengaman !!! " ucap Siska jujur namun dengan senyum penuh arti


" Loe perempuan tergila yang pernah gue temuin di muka bumi ini Siska, harusnya loe sadar gue ini sudah punya keluarga..dasar loe gila !! " umpat Chandra


lalu ia buru-buru melepaskan selimut dari tubuhnya dan menggunakan kembali pakaian yang tergeletak. Namun Siska heran mengapa Chandra masih menggunakan Boxer ?? Bukankah ia baru sadar ?? Akan tetapi Siska berusaha menepis tanda tanya yang ada di kepalanya.


Pikirnya Chandra menggunakannya dalam keadaan tidak sadar, yang terpenting sekarang adalah Chandra sudah ada dalam genggaman.


Ia lalu melihat kepergian Chandra begitu saja tanpa mencegahnya, toh sebentar lagi laki-laki itu pasti jadi miliknya...yah sebentar lagi !!!

__ADS_1


__ADS_2