
Acara demi acara telah selesai, mulai dari sambutan dari Kepala Sekolah, beberapa guru, ketua Osis dan penyerahan hadiah kepada Siswa- Siswi berprestasi. Yang mana penerima penghargaan tersebut adalah Cahaya Cantika yang keluar sebagai Juara Umum 1, Chanda Dewa sebagai Juara Umum 2 dan selanjutnya di raih oleh salah satu teman mereka yaitu Muh. Angga Firdaus sebagai Juara Umum 3.
Sungguh Cahaya tidak bisa menahan air matanya saat naik ke atas panggung untuk menyampaikan sepatah kata atas keberhasilannya malam ini.
" Terima kasih saya ucapkan kepada Allah SWT atas Rahmat dan Nikmatnya hingga saya bisa meraih ini semua serta Kesuksesan saya malam ini khususya kupersembahkan untuk kedua orang tuaku yang telah tiada dan tak lupa saya ucapkan terima kasih kepada guru-guru tanpa jasa kalian, saya tidak akan sampai di titik ini. Dan kepada sahabat-sahabatku, Rani, Siska dan Bang Chandra...Terima kasih... I love you all " Cahaya mengangkat pialanya jangan lupakan matanya yang sudah berkaca-kaca dan di sambut oleh riuh tanda tangan orang yang ada di ruangan itu
"i love you too,,," Bathin Chandra
Chandra tersenyum memperhatikan istrinya yang sedang berbicara di atas panggung, Cahaya yang begitu anggun malam ini sungguh ia merasa sangat terpesona. Kini ia menyadari ada rasa lain yang ia miliki untuk istrinya itu. Karena itu ia bertekad untuk membahagiakan Cahaya dan tidak akan membuatnya menangis lagi. Sudah cukup ia kehilangan kedua orang tuanya di usia yang begitu muda dan masih sangat memerlukan orang tua. Bersyukur karena kedua orang tua nya masih ada dan begitu menyayangi Cahaya layaknya anak sendiri.
Setelah acara sambutan dari ketiga peraih juara umum. Sekarang tiba saatnya adalah acara hiburan. Ada yang menyumbangkan lagu, beberapa juga yang sedang berdansa dan ada juga yang sedang menikmati makanan sambil mengobrol.
Rani dan Cahaya sedang menikmati makanan ketika Siska tiba-tiba mendekat dan bertanya kepada Cahaya keberadaan Chandra.
Yah malam ini Siska sudah memutuskan untuk mengungkapkan rasa cintanya terhadap chandra, 3 tahun baginya sudah cukup untuk menunggu Chandra mengungkapkan perasaannya kepada Siska namun tak kunjung ada. Karena itu ia yang akan memulainya , ia yakin Chandra juga memiliki perasaan yang sama terhadapnya melihat sikap Chandra yang selama ini tidak pernah menolak ketika Siska menghampirinya baik hanya sekedar untuk ngobrol ataupun mengajaknya jalan. Andai saja Siska tau bahwa sebenarnya Chandra kadang risih jika harus bersama Siska akan tapi ngga enak juga jika harus menolaknya dan akhirnya yang terjadi adalah kesalah pahaman seperti sekarang ini.
"Hi Ya' loe liat Chandra ngga ??" tanya Siska
" Kayaknya tadi keluar deh sama Dion sama Elang " Jawab Siska
"Ok dech, gue cari dulu kalau gitu "
Siska berlalu tanpa menyapa Rani yang semakin membuatnya jengah terhadap Siska
"Dasar Sombong !!" Umpat Rani
" Hush.. Ngga boleh mengumpat, Dosa !! " larang Cahaya
"Abisnya gimana gue ngga kessel coba , jelas-jelas gue disini nih..bediri di samping Loe !! jangankan di sapa, lirik aja kagak !! Emang kutu kumpret tu orang !!" Maki Rani
__ADS_1
" Rani ih mulutnya, jangan di biasain Raniii... ngga baik tau " Sekali lagi Cahaya menasehati Sahabatnya itu yang kadang kalau lagi emosi suka ngga ke kontrol juga mulutnya. Tapi hati anak itu sangat baik ngga sombong akan harta kekayaan orang tuanya.
" Eh BTW Minggu depan gue udah ke Singapore bakal kuliah disana. Loe sendiri jadi ambil beasiswa itu kan ? " tanya Rani kemudian.
"emm... ia Ran Insya Allah aku ambil. Mungkin besok atau lusa udah mulai daftar ulang " jawab Cahaya
"Naaahh.. Gitu dong Cahaya loe harus ambil soalnya kepinteran loe itu di atas rata-rata" kata Rani semangat
Cahaya tersenyum.melihat temannya itu, meskipun dia sedikit bar-bar tapi jiwanya sungguh baik. Sementara Siska, ia juga merasa kalau anak itu ngga tulus sama dia. Tapi ia coba berpikir positif bahwa Siska adalah gadis yang baik seperti yang teman-teman di sekolahnya katakan.
Sementara itu di luar gedung , setelah mencari kesana kemari akhirnya Siska menemukan Chandra dan temannya sedang duduk di sofa.
" Hi Chand, ada waktu ngga ? " Siska menghampiri Chandra
"Hi Siska, ada apa ? " Tanya Chandra
"Gue pengen ngobrol sesuatu nih. Bedua aja sama loe, mau ya ? Kita ke taman depan" Siska mengajak Chandra keluar
"ok beibzzzz.. Pleeeaaaseeee" si kocak Dion langsung menjawab dengan gaya lebay nya membuat Elang memutar bola matanya jengah krn sikap Dion itu.
Di taman,,,
"Ada apa Sisk. Kok kayaknya penting banget ya ? Mau ngobrol apa nih ?" tanya Chandra
Sebenarnya Chandra bukannya ngga tau tapi ia pura-pura aja sambil mikir jawaban apa yang akan dia berikan untuk Siska agar gadis itu tidak kecewa nantinya.
"Chand, gue pengen ungkapin sesuatu sama loe.."Siska berusaha menahan kegugupannya, tapi ini harus di tuntaskan menurutnya.
" Gue..gue suka sama Loe., gue pengen jadi cewek loe. dan gue berharap perasaan loe sama kayak gue " Lanjut Siska
__ADS_1
Jantung Siska berdegup kencang saat ini, antara menurunkan harga dirinya sedikit sebagai seorang perempuan yang pertama kali menyatakan perasaan kepada Cowok dan menunggu jawaban dari Chandra
Chandra terdiam dan berpikir apa yang harus ia katakan kepada Siska
Akhirnya setelah beberapa saat, ia memutuskan untuk mengatakan semua kepada Siska tentang pernikahannya dengan Cahaya.
Yah.. Ia harus katakan semua ini, karena jika tidak itu sama saja dengan memberikan harapan kepada Siska dan membiarkan perasaan gadis itu terus tumbuh, terlebih lagi jika Ayahnya mengetahui kalau ia menjalin hubungan dengan Gadis lain sementara ia sendiri sudah beristri. Maka tamatlah sudah hidup nya.
Seorang lelaki gentle harus berbicara jujur, ia bukan lelaki pengecut !!!
Akhirnya,,,,
"Ekhm,,!!Sisk sebelumnya gue mohon maaf jika jawaban gue bakal bikin loe kecewa, tapi saat ini gue ngga bisa menjalin hubungan sama Loe Sisk. " Jawab Chandra
Pffuffttt... Akhirnya plongg sudah !!!
Deg!!!
Gurat kekecewaan tampak nyata di wajah Siska, rasanya ia ingin menangis keras mendengar jawaban Chandra. Hatinya sunggu sakit
"Tapi kenapa Chand,? bukannya selama ini loe care sama gue? Loe selalu nurutin semua mau gue, selalu nerima semua hadiah dari gue, seolah-olah loe senang dengan kehadiran gue di sisi Loe" Air mata Siska sudah tak terbendung.. Sudah menganak sungai di pipi nya yang mulus.
Ia masih tidak terima akan penolakan lelaki di depannya saat ini.
"Maafin gue Sisk. Tapi..gue udah Menikah !!! "
Dduarrr !!!
( ***Anggap aja tabung gas meledak ye )
__ADS_1
#Hai..hai..haiii... I.am sorry morry for the late update, mamak berkarier dengan tiga bocil yang lagi seru-seru nya buat di urus, but i am enjoy it...like and koment masih sepi nih.. Di tunggu yah readers*.. #
**BIG LOVE FROM AUTHOR****