CINTA INI SELALU ADA DAN TERUS TUMBUH

CINTA INI SELALU ADA DAN TERUS TUMBUH
BAB 52 ANCAMAN CHANDRA


__ADS_3

Keduanya berdiri membeku di tempat namun dengan derai air mata yang tak tertahankan.


Chandra tak mampu menahan dirinya untuk tidak menghampiri istrinya lalu memeluknya dengan erat.


Dan entah dorongan dari mana, Cahaya pun membalas pelukan suaminya. Mereka sama-sama menangis disana.


Perasaan keduanya sama antara bahagia dan sakit !!!


" Sayang, kamu hamil ??" tanya Chandra kemudian.


Cahaya mengangguk tapi ia menunduk, tak mampu menatap wajah Chandra.


Perlahan Chandra berlutut mensejajarkan wajahnya di perut istrinya.


" Hai anak Ayah... yang sehat yah di dalam perut Mamah, Ayah sayang kamu nak...sayaaanggg banget" ucap Chandra sambil terisak.


Beruntung tempat mereka sekarang sedikit lebih jauh dari meja receptionist hingga tak terlihat oleh siapapun adengan ala-ala india itu.


Chandra lalu kembali berdiri dan pandangan mereka bertemu.


"Aku dengar dari suster tadi kamu belum daftar ulang untuk periksa, kita daftar yuk Abang temenin. Abang juga mau lihat kamu di USG sama kayak Raka dan Ayudia dulu " ajak Chandra


"Chandra, rupanya kamu disini..dari tadi aku tungguin eh kamu malah asik-asikan sama perempuan ini" hardik Siska yang tiba-tiba muncul


" Jaga omongan kamu Siska,!! perempuan yang kamu maksud adalah istri saya, wanita yang memiliki tahta tertinggi di hati saya bersama Bunda. Jadi jangan pernah coba-coba kamu menghinanya!!" balas Chandra telak

__ADS_1


"Tapi kita mau periksa kandungan Chand. Sebentar lagi giliran kita, kamu jangan lupa yah...bayi yang ada dalam perut aku adalah anak kamu !!!" balas Siska tak mau kalah.


Dan hati siapa yang tak sakit jika menemukan wanita model Siska begini.


Terang-terangan ia sudah menyatakan sedang hamil anak suaminya.


Cahaya bisa apa sekarang, selain bersabar.


" Bang...masuklah dulu, jangan bikin keributan disini, kita bicarakan di rumah aja" ucap Cahaya berusaha melerai.


"Tapi Ya' kamu juga harus di periksa sayang.." paksa Chandra


" Nggak papa kok, periksanya bisa lain kali, Aya' pulang dulu Bang " pamit Cahaya berusaha tersenyum meski hatinya hancur sekali sekarang.


Ia berbalik tanpa pamit pada Siska. Ia mencoba menarik nafas panjang sambil mengelus perutnya.


"Bentuknya masih seperti kacang polong, saya akan tuliskan resep berupa vitamin, kepada ibu, tetap konsumsi makanan yang bergizi,sebaiknya kurangi aktifitas yang berat-berat dan jangan sampai stress" ucap Dokter Anita


Jika Siska begitu bahagia mendengar penuturan dokter, lain halnya dengan Chandra sedari tadi ia tak mendengar apa kata dokter. Karena pikirannya hanya kepada Cahaya.


Bagaimana mungkin ia membiarkan istrinya melewati semua ini sendirian dan bagaimana ia akan menjelaskan pada kedua orang tuanya.


Ia telah membuat kekacauan terhadap dirinya sendiri.


ini adalah hari terburuk sepanjang sejarah hidupnya.

__ADS_1


kini ia sadar jika Siska sudah bermain sangat cantik dan ia berhasil masuk ke dalam perangkap wanita itu, Sangat sulit untuk keluar karena Siska mengandung benih yang ia tanam dalam keadaan tidak sadar.


Siska yang merasa bahwa sedari tadi Chandra hanya terdiam merasakan amarah yang luar biasa.


" Awas kamu Chandra berani-beraninya memikirkan wanita itu sedangkan kita seharusnya sedang berbahagia sekarang" bathin nya geram


Di perjalanan pulang dari rumah sakit, Chandra hanya diam tak bersuara sedikitpun...ia menyetir mobil namun pikirannya kemana-mana. Bahkan ia nyaris menabrak seorang pengendara motor.


Siska semakin geram di buat nya.


Ia kemudian mengajak Chandra ke apartement namun pria itu tak mau. Karena ia ingin segera pulang kerumahnya menemui istrinya.


"Chand, kamu harus ingat nasib kamu di tangan aku sekarang. Aku sedang hamil anak kamu jangan sampai karena kamu mengabaikan aku papiku tau dan kamu dalam masalah besar" ucap Siska


Chandra emosi lalu meminggirkan mobilnya.


Dengan kasar ia menarik rahang Siska dengan tangannya sehingga mau tidak mau wajah mereka berhadapan.


"Loe denger ya baik-baik, jangan pernah menjadikan anak dalam kandungan loe senjata untuk mengancam apalagi merusak rumah tangga gue !! , loe tau siapa dan bagaimana gue. Selama ini gue diam karena gue menghargai loe sebagai teman lama dan atasan tempat gue mencari nafkah untuk menghidupi keluarga bahagia gue, akan tetapi kehadiran loe udah merusak semua kebahagiaan itu. Ingat ya Siska sekali gue bertindak loe juga bisa rusak !!!" ucap Chandra lalu menghempaskan dengan kasar rahang Siska.


Kemudian ia turun dari mobil dan meninggalkan wanita itu sendirian disana.


Siska menjadi panik di buatnya, belum lagi rahangnya yang sakit akibat di tarik dan di lepas paksa oleh Chandra.


Ia turun dari mobil dan berniat untuk mengejar Chandra namun laki-laki itu telah lebih dulu naik bis menuju arah rumahnya.

__ADS_1


" Argkhhh,,,,!!! Sialan!!! "


Dengan terpaksa Siska pulang kerumahnya dengan mengendarai mobilnya seorang diri.


__ADS_2