
Sepulang sekolah Chandra mengantar Cahaya pulang kerumahnya, sesampainya di rumah
"Makasih banyak,,,Bang Chandra ngga mampir dulu ? semalam di cariin mamah lo bang "
" O yah,,,ya udha deh abang mampir udah lama juga ngga ketemu mama "
Assalamu alaikum, Maaah,,,,Mamahhh
Waalaikum salam Ya' ngga usah tereak-tereak gitu nak mama ngga tuli
"hehehe,,maaf mah, soalnya Aya trauma sama kejadian kemarin mama pingsan di kamar mandi"
"Eh ada nak Chandra, apa kabar nak ? udah lama ngga kesini"
Chandra mencium tangan Ibu Khadijah
"Alhamdulillah sehat mah,,mamah gimana ?" tanya Chandra
"yaahh ginilah nak, yang namanya penyakit mama bukan hanya satu tapi banyak semakin hari tubuh serasa lemas sekali , mama hanya bisa pasrah pada yang di atas semoga mama di beri kesembuhan agar mama bisa menjaga Cahaya hingga dia bisa mandiri " ujarnya Ibu Khadijah dengan mata sendu
"Amin mah,,,mama harus tetap semangat demi Cahaya "
__ADS_1
"Nak Chandra, jika terjadi sesuatu pada mama tolong kamu jagain Cahaya permata hati mama. hanya kamu dan keluargamu lah teman terbaik kami dan bisa aku titipin Cahaya "
"Mah jangan ngomong gitu, mama harus kuat dan selalu sehat ngga boleh nyerah gitu aja "
Cahaya yang sedang di dapur mengambil air minum untuk Chandra tiba-tiba meneteskan air mata mendengar penuturan mamanya dan entah kenapa hatinya menjadi tidak tenang.
" Ya Allah somoga ini bukan firasat yang buruk, aku mohon sembuhkanlah mama kuatkan ia' aku sungguh takut ya Allah.. "bathin Cahaya
segera ia hapus air matanya lalu membuka kain gorden yang merupakan sekat antara dapur dan ruang tamu. tangan kananya membawa air putih untuk Chandra.
" Ini bang di minum dulu, cuma air putih aja "sambil meletakkan gelas berisi air putih di atas meja
" ngga papa Ya' air putih juga cukup kok untuk melepas dahaga "
'Iya, mama istirahat saja" ujar Chandra
"Bang, apa yang dikatakana mama tadi tolong jangan di ambil hati yah, mama suka gitu bikin aku takut " ujarnya pada Chandra
"Ngga papa Ya' mama bener kok cuma keluarga gue aja teman terdekat keluarga Loe jadi ngga usah sungkan gitu "
"Ngga tau kenapa perasaanku jadi ngga enak Bang saat ini, mama suka aneh ngomongnya "
__ADS_1
"kemarin aja kebaya pengantinnya di cuci kemudian dikasi ke aku, katanya kalau suatu saat aku nikah harus make baju kebaya mamah waktu menikah sama Bapak dulu" lanjutnya
Entah kenapa pikiran Chandra jadi traveling kalau-kalau ia dan Cahaya bakal berjodoh, tanpa sadar ia senyum-senyum sendiri
"Bang,,abang kenapa senyum-senyum gitu ? ada masalah apa bang?"
"Eh Ngga kok Ya' abang ngga papa hehehe,,,"
Chandra berujar sambile memegang tengkuknya menahan malu
"Bang Chandra aneh deh,,xixixi" ledek Cahaya
"Kayaknya kalau orang jatuh cinta emang suka aneh deh " Bathin Chandra
" Emm Ya' abang pulang yah udah sore abang mau main basket sama anak-anak"pamitnya pada Cahaya
"Iya Bang,,salam sama Ayah dan Bunda"
Assalamu alaikum Ya'
Waalaikum salam Bang
__ADS_1
Chandra pun berlalu dengan menggunakan motor sport kesayangannya