CINTA INI SELALU ADA DAN TERUS TUMBUH

CINTA INI SELALU ADA DAN TERUS TUMBUH
BAB 35 RAKA BUMI PUTRI DEWA & AYUDIA INARA PUTRI DEWA


__ADS_3

"Ayaaaahhhhh,,,,,," teriak seorang gadis kecil sambil merentangkan tangannya berlari memeluk sang Ayah yang baru saja turun dari mobil. Lelahnya seketika hilang ketika melihat putri kecilnya berlari kearahnya untuk di peluk sang Ayah.


"Yah.. Mas Raka tadi nakal loohhhh !!! Adunya sambil memanyunkan bibir imutnya.


"Nakal kenapa sayang ?hemhh ??" tanya Ayah sambil menggendong putri kecilnya.


Belum sempat gadis itu menjelaskan, tiba-tiba muncul lagi seorang anak laki-laki yang wajahnya tidak jauh beda dengan sang Ayah.


"Ayu tuh Yah yang nakal, mainan aku di rusakin sama dia..kesel tau ngga!!" adunya balik


"Maass...adekk...Ayah baru aja pulang kantor sayang, masih capek..kalau mau ngadu bentar yah, biarkan Ayah ganti baju dulu, mandi terus istirahat, ngobrolnya sebentar ya sayang setelah kita makan malam" ucap seorang wanita muda yang semakin hari semakin cantik, bahkan meski hanya menggunakan daster rumahan tapi memang dasarnya sudah cantik dan sedap di pandang, menggunakan pakaian apapun pasti akan membuat suaminya kagum tiada henti.


"Bang,,," di raihnya tangan suami lalu di ciumnya.


"Ayo anak-anak masuk dulu yuk, mama mau siapin air mandi buat Ayah" ucapnya lagi .


Akhirnya kedua anak kecil menurut dan masuk kedalam rumah bersama dengan kedua orang tuanya


Ke empat orang itu adalah:


AYAH : CHANDRA DEWA


MAMA : CAHAYA CANTIKA


RAKA : RAKA BUMI PUTRA DEWA ( 5 THN, COWOK TEGAS DAN PEMBERANI PERSIS AYAHNYA )


AYUDIA : AYUDIA INARA PUTRI DEWA ( 4 THN CEWEK LEMBUT, BAIK SEPERTI MAMANYA, SANGAT MENYUKAI BUNGA-BUNGA )

__ADS_1


Cahaya hamil saat ia masih kuliah, tak tanggung-tanggung ia hamil selama dua tahun berturut - turut, selisih kedua anak mereka pun hanya sekitar 11 bulan, tak sampai setahun..kalau istilah ibu-ibu jaman sekarang, it's the power of kebobolan 🤣🤣🤣


Akhirnya ia memutuskan untuk berhenti kuliah demi konsentrasi mengurus bayinya. sebenarnya mertuanya bersedia mengasuh anak mereka jika Cahaya memang tetap ingin melanjutkan kuliah, karena sayang dengan kepintaran yang di milikinya ia harus berhenti dintengah jalan. Akan tetapi naluri keibuannya lebih mendominasi ia rela melepaskan pendidikan demi kedua buah hatinya lagi pula ia pun tak tega membiarkan kedua orang tua tersebut harus mengurus bayinya yang bagaikan anak kembar di karenakan usia mereka hanya berjarak 11 bulan.


Dan Chandra tidak mempermasalahkan itu, beruntung baginya bahwa saat akan di wisuda sarjana, dari pihak kampus memberitahukan bahwa ada sebuah perusahaan besar yang membutuhkan anak muda yang bertalenta sepertinya. Tanpa membuang-buang waktu ia lalu menerima lamaran kerja itu.


Readers masih ingatkan, itu perusahaan siapa ?? Oke let me remind you !! Itu adalah perusahaan papah nya Siska, dan permainan Siska baru akan di mulai sekarang...!! Kalau penasaran ikutin aja terus updatenya.


Chandra bekerja di perusahaan itu sudah hampir 2 tahun, dia bisa membuktikan bahwa ia memang pantas menempati posisi sebagai Manager pemasaran disana meski tanpa pengalaman. Namun karena kepintarannya ia berhasil mempelajari semuanya dengan cepat.


Dari perusahaan ia di fasilitasi mobil dan rumah. Akan tetapi Chandra hanya menerima rumah yang di tinggali bersama keluarganya, sedangkan mobil ia masih setia menggunakan mobil pemberian Ayahnya dulu.


Chandra membawa anak dan istrinya tinggal di rumah yang cukup besar untuk mereka tinggali, akan tetapi rumah kedua orang tua Cahaya tetap ada dan tidak di jual, sebulan sekali mereka akan kerumah itu untuk di bersihkan sambil menjenguk kedua orang tua Chandra.


Di dalam kamar


"Apa sih Bang..inget pesen Ayu ngga mau punya adik lagi, takut kasih sayang Ayahnya terbagi banyak, katanya punya Mas Raka aja ia ngga rela Ayahnya di bagi apalagi kalau nambah" kilah Cahaya


"Ya elah sayang, segala putri kamu tuh di dengerin. Kamu lupa yah bikin anak itu ngga mesti selalu jadi anak " ucapnya gemes sambil mencubit pipi istrinya lalu memutar badan Cahaya di ciumnya sang istri penuh nafsu..tiba-tiba


Tok


Tok


Tok


"Ayaaahh..Mamah..ayo makaaannn, Ayu laperr" teriak Ayudia

__ADS_1


Kedua insan yang hampir terbuai itu pun akhirnya memutuskan aktifitas mereka lalu segera membuka pintu dan mendapati gadis kecil dengan rambut sebahu, kulit putih dan menggunakan baju rumahan dengan motif bunga-bunga kesukaanya.


" Ayu kenapa disini sayang, yuk kita makan Ayah udah laper banget" ucap Chandra sambil menggendong putrinya menuju meja makan.


Di meja makan telah menunggu si sulung Raka, dan setelah itu mereka berempat makan menikmati lauk terenak milik sang mama.


"Mah ntar kalau udah becar, Ayudia mau belajar masak sama mama yah..masakan mama tereenaakk se duniahh" ucap Ayu


" Yu..kalau makan ngga boleh ngomong" Raka memperingatkan adiknya


Seketika Ayu diam dan mereka menyelesaikan makan malam.


Setelah makan malam, seperti biasa mereka lalu ngobrol di ruang tamu.


Sambil duduk di pangkuan Ayahnya.


"Yah..tadi Mas Raka nakal, masa aku pipinya di cubitin Yah, sakit tau!! " adunya lagi, karan baginya masalah tadi siang belum selesai.


"Ngga kok yah, Ayu nya rusakin mobil aku nihh ban nya pada ilang semua " bela Raka


"Abisnya mobil-mobilan Mas Raka jatuh di pot bunga aku. Kalau ntar bunganya rusak gimana hayo" Ayudia semakin ngga mau ngalah


" Duhh..anak Ayah kok jadi ribut gini sih, Yu..mungkin mas Raka ngga sengaja jatohin mobilnya di pot bunga Ayu. Lagi pula kalau nemu jangan langsung di rusakin dong sayang. Kan kasian mas Raka jadi ngga ada mainan lagi kan" ucap Chandra memberi pengertian pada kedua anaknya.


"Iyya deh,,,Mas Raka maafin Ayu yah" sambil menjulurkan tangannya untuk meminta maaf lalu di sambut oleh Raka


Seperti itulah keluarga mereka, sangat hangat dan saling mengasihi satu sama lain.

__ADS_1


Untuk Raka dan Ayudia Author ngga dikasi cadel yah..🙏🙏🙏🙏


__ADS_2