CINTA INI SELALU ADA DAN TERUS TUMBUH

CINTA INI SELALU ADA DAN TERUS TUMBUH
BAB 14 WAKTU KITA TAK BANYAK, AYO MENIKAH !!!


__ADS_3

"Maaf ma,,Abang mau berbicara berdua dulu dengan Aya"ujar Chandra kemudian


Melihat Cahaya yang terus menerus menolak keinginan ke empat orang tersebut untuk menikah, akhirnya ia memutuskan untuk berbicara empat mata dengan Cahaya


Setelah memohon Izin kepada mama, Chandra lalu menarik lembut lengan tangan Cahaya masuk dan ke kamar sebelah yang merupakana kamar Cahaya.


"Ya,,waktu kita ngga banyak, ayo kita menikah ! " tanpa banyak kata Chandra langsung mengajak Cahaya untuk menikah.


"Bang Chandra ini ngomong apa sih hah ?!?! mama itu bakal baik-baik aja bang kayak biasanya, ngga usah berlebihan gitu dech, biasanya juga mama pingsan lalu sadar dan kembali baik-baik saja. tolong jangan mendramatisir keadaan bang dengan ngajakin Aya nikah. Ini bukan jalan keluar bang,,,hik" Cahaya masih tetap menolak meskipun di lubuk hatinya yang paling dalam ia merasa sangat  ketakutan sekali.


Berbagai hal berkecamuk di pikirannya, bagaimana kalau yang mereka takutkan terjadi lalu apakah ia sanggup menghadapi itu semua ? Sendirian di dunia tanpa Mama belahan jiwanya.


Ya Allah,,,Cahaya benar-benar di hadapkan pada situasi yang sangat sulit saat ini.


Chandra menarik kasar nafasnya, ia benar-benar tidak habis pikir dengan Cahaya. Ia cukup paham dengan perasaan Cahaya yang ngga  akan pernah sanggup jika kehilangan ibunya, akan tetapi permintaan Mama barusan adalah sebuah pertanda bahwa orang tua itu ngga akan kuat bertahan lama...yah ia yakin itu !!!


setelah mengusap kasar wajahnya dengan kedua tangannya kembali ia memberi pengertian kepada gadis cantik di depannya ini


"Ya' abang tau ini berat buat Loe, bukan hanya Loe yang ngerasaain ini ya tapi Gue dan orang tua gue juga merasakan ini Ya'..."


"Apa loe ngga mau membahagiakan mama di hari terakhirnya ? mama begitu ingin melihat kamu menikah Ya'" lanjut Chandra masih dengan usahanya yang nyaris sia-sia karena penolakan dari Cahaya.


"Lalu bagaimana dengan kebahagiaan dan masa depan abang ? Cahaya ngga mau merusak itu semua bang, Cahanya ngga bisa se egois itu. Abang masih terlalu muda untuk memiliki seorang istri dan tanggung jawab yang besar. Cahaya yakin kok semua akan baik-baik saja, mama akan sehat seperti sedia kala" Masihlah gadis itu menolak


"O ya ??? mungkin Loe benar, mama akan kembali sehat dan baik-baik saja seperti sedia kala. tapi apa pernah Loe  bertanya padanya saat itu atas apa yang dia rasakan dan betapa menderitanya dia yang harus berjuang melawan penyakitnya dan memikirkan Loe anak satu-satunya,,,pernah loe bertanya pada mama Ya?

__ADS_1


Ngga kan ?? karena yang ada di pikiran Loe hanyalah mama sehat dan harus kuat hingga melihat Loe berhasil dan menikah !! ia kan ?? . tapi mama tetap manusia biasa yang punya batas nya dalam menanggung semua sakit yang ia derita !! mama ngga sekuat yang Loe liat Ya'...dia lemah!!!  akan tetapi ia berusaha bertahan karena kecintaanya terhadapmu. " Kata Chandra panjang lebar dengan suara yang sedikit keras. entahlah mungkin orang yang berada dirumah itu mendengar semua pembicaraan mereka.


"Mama sangat menderita menahan sakit Ya'... tolong loe pahami itu semua. Abang harap Loe bisa tenang dan berpikir jernih. kalau Loe sayang mama loe pasti mau melihat mama bahagia kan ?. hari ini kamu berhasil meraih juara umum di sekolah. Siswa dengan nilai terbaik itu adalah prestasti yang kamu raih saat ini, kesuksesan yang kamu raih hari ini. Sisanya adalah Menikah!! " Chandra kembali berbicara tapi dengan intonasi sedikit lembut beraharap Cahaya akan luluh.


"Masa depan abang ngga perlu loe pikirkan, dia ada di depan ngga akan kemana-mana karena semua sudah di atur olehNYA. Tugas loe saat ini hanya satu, yaitu melihat mama bahagia di saat-saat terakhirnya " lanjut Chandra


"Ayo kita menikah demi mama, wujudkan itu semua " Chandra masih membujuk


Setelah berpikir beberapa saat, semua yang di katakan Chandra adalah benar. Akhirnya ia pun mengangguk menerima keinginan Chandra yaitu Menikah !!


Dari dulu ia ingin agar mamanya sehat dan kuat untuk bisa melihat ia berhasil dan menikah.


Yahh,,,hari ini ia BERHASIL meraih juara umum di sekolahnya dengan menjadi lulusan terbaik sisanya ada MENIKAH !!!


Setelah mendapatkan persetujuan dari  Cahaya, Chandra bernapas lega dan akhirnya ia memegang tangan Cahaya dengan lembut dan membawanya ke kamar sebelah. Tampak Ibu Khadijah yang wajahnya semakin lemah di temani oleh orang tua Chandra.


"Ayah,Bunda,  mohon izinkan Chandra menikahi Cahaya hari ini juga, mohon restui pernikahan ini" Ujar Chandra kepada kedua orang tuanya


"Baiklah nak Ayah dan Bunda pasti merestuinya"Jawab H. Abdullah


"Dijah hari ini aku lamar putrimu CAHAYA CANTIKA untuk anakku CHANDRA DEWA dan menikahkannya hari ini juga atas persetujuan dan restumu" Ayah melamar Cahaya ke Ibu Khadijah


"A..aku menerima pinanganmu untuk anakku. segerlah nikahkan mereka...A-kku ingin melihat anakku menikah sebelum pergihh " Ibu Khadijah berucap terbata-bata


Akhiranya, Cahaya di bantu oleh ibu RT dan beberap tetangga di dandani ala kadarnya. dengan menggunakan kebaya pernikahan ibunya beberapa tahun lalu dan dengan make up yang natural, rambut panjangnya yang di sanggul sedikit kemudian di beri hiasan bunga. Cahaya tampak begitu cantik ... yah dengan kecantikannya tanpa menggukan dandanan yang menor bak pengantinpun ia akan tetap bercahaya di mata orang-orang yang melihatnya saat ini.

__ADS_1


Lain Cahaya lain pula Chandra, ia menelpon kedua sahabatnya agar kerumah Cahaya saat ini dan membawa setelan Jas hitam milik Elang untuk ia pakai di hari pernikahannya. mengingat ia tidak memiliki baju model begitu. Akhirnya merekapun tiba di rumah Cahaya,  meskipun heran karena rumah tersebut cukup ramai mereka tetap masuk dan menuruti kemauan sahabat laknatnya. udah minjem, minta di bawain, maksa lagi !!


"Chand loe apa-apaan sih minta gue bawain jas segala, mau nikah Loe ?!?" Elang bertanya sambil berbisik takut di dengar sama yang lain


"Iya,,hari ini gue mau nikah sama  Cahaya !" jawab Chandra sambil merebut stelan jas tersebut lalu melangkah kebelakang dengan niat akan masuk ke kamar Mandi untuk  berganti baju disana. Dirinya tidak mungkin masuk ke dalam kamar Cahaya, karena calon istrinya masih di dandani di dalam.


"Eh yang bener loe,, kok biisa?? jangan bilang loe hamilin Cahaya ya" Ujar Dion asal


Pletak !!!


Kening Dion di sentil Elang


" Jangan asal loe Dion, se badung-badungnya kita . pantanglah buat ngerusak perempuan. ini pasti ada alasannya ya kan Chand ?"


"Kalian akan tau nanti, waktu gue ngga banyak, gue ganti baju dulu, minggir !!" Chandra mengusir kedua temannya lalu ia berlalu masuk ke kamar mandi untuk berganti baju.


Bersamaan dengan itu Elang dan Dion menuju ruang tamu dan duduk bersama Ayah.


Sedangkan di kamar,  Bunda di temani salah seorang tetangga menemani Ibu Khadijah yang sedang terbaring lemah.


Tak lama kemudian, Chandra pun selesai bersiap dan menuju ruang tamu  ia tampak gagah dengan setelan jas tersebut karena memang postur mereka bertiga hampirlah sama. meskipun baju ini pinjaman tapi tidak mengurangi ketampanan wajah Cowok ganteng ini. Kebayang nih kalau Siska melihat pasti  tambah jatuh cinta berkali-kali lipat dia.


Tak lama kemudian Cahaya pun keluar dari kamar. Mata Dion  dan Elang seakan mau berpindah tempat melihat kecantikan Cahaya. begitu pula Chandra pandangan matanya tak berkedip menatap calon istrinya tersebut.


"Jangan lupa like, coment yah readers, kalau ada masih kurang dari sisi naskah,tanda baca dan penempatan huruf besar & kecil harap maklum aja karena Authornya pemula. saran dan kritik kalian sangat membantu " love,,love,,,love you readerssss 

__ADS_1


__ADS_2