
Pagi hari di Kampus, Shinta dan Roni sedang berada di sebuah taman yang sepi Mahasiswa berkunjung kesana. Dengan demikian mereka berdua bebas membicarakan apapun termasuk rencana jahatnya terhadap pasangan pengantin remaja itu.
"Nih obatnya, di jamin manjur. Dan kamu ngga akan nyesal menggunakannya " Ucap Shinta pada Roni.
Shinta memberikan obat perangsang level tinggi kepada Roni yang akan di pakai untuk menjebak Cahaya.
"Loe sendiri ? Pake apa buat Chandra?" Tanya Roni kemudian
"Aku hanya kasi obat tidur aja, ogah kalau harus making love sama tuh bocah tanpa rasa mau sama mau, ngga asyik...tapi setidaknya dengan begitu aku bisa punya foto atau video kebersamaan ku sama Chandra di tempat tidur" Jawab Shinta
"Ntar malem minggu, kita udah harus laksanain rencana ini bertepatan dengan ulang tahun Nadia dan kebetulan pestanya di hotel jadi lebih memudahkan kita untuk mendapatkan kamar tanpa harus membawa mereka ke mobil lalu cari penginapan"lanjut Shinta panjang lebar
"Ok, gue bakal cari kamarnya dua" jawab Roni yakin
"Good, kita harus pastikan rencana ini sukses" ucap Shinta lagi
Setelah pembicaraan keduanya, mereka memutuskan untuk ke kelas karena sebentar lagi kelas pertama di mulai.
Tanpa mereka sadari seseorang yang dari tadi sedang belajar di balik pohon tak jauh dari tempat mereka duduk secara tidak sengaja mendengar rencana jahatnya. Tak lupa ia merekam pembicaraan kedua orang itu adalah wahyu si kutu buku salah satu teman kelas Cahaya dan Chandra.
Setelah kedua orang itu pergi, Wahyu lalu bergegas untuk menemui Chandra & Cahaya. Akan tetapi ketika sampai di kantin ia hanya mendapati Elang dan Dion yang sedang asyik makan bakso.
Bagi Wahyu dua orang ini pasti lebih berpihak kepada calon korban.
Elang dan Dion di buat kaget karena tiba-tiba si kutu buku duduk di samping mereka.
"Ada apa koe deket-deket kita ? Naksir ? Maaf yahh kite bedua masih normaallll "seloroh Dion tanpa ampun
"ishhh..apalagi gue, males deket-deket sama loe pade kalau ngga ada urusan mendesak, apalagi ini menyangkut kehormatan dan harga diri seorang perempuan serta masa depan seorang pria tampan pujaan hati di kampus ini" elak Wahyu panjang lebar
"jangan pikir disini kutu bukunya penakut ya ?? Yang dia 50:50 ( ngga cowok, ngga cewek ) 🤭🤭🤭🤭"
__ADS_1
"Apaan sih, cepetan ngomong ribet amat da ah" desak Elang tak sabar
"Nnihhhh.. Loe bedua liat baik-baikkk" sambil memperlihatkan video yang berhasil di rekamnya
"Waahhhh... Ngga bener nehh !!" ucap Dion
"Brengsek !! " Elang turut memaki
"Yuk kita temuin Chandra sekarang"ajak Dion
"Thanks bro, kita bedua pergi dulu, tolong bayarin ya.. "Elang menepuk pundak Wahyu lalu berlalu begitu saja.
"Sialan, harusnya gue yang di traktir...pfuffttt untung cakep, kalau jelek gue abisin loe bedua !!! Upsss.. emang sanggup !??..xixixix" Wahyu cekikikan sendiri
Chandra yang mengetahui rencana jahat kedua orang itu langsung emosi, hampir saja ia menemui Roni dan Shinta untuk membuat perhitungan. Tapi di cegah oleh kedua sahabat sehidup sematinya.
"Eitsss...tenang bro, jangan gegabah !! Kita buat aja mereka tidak lupa sedang berhadapan dengan siapa" cegah Elang
"Bang,,,,"Cahaya yang baru aja balik dari toilet membuat ketiganya kaget.
"Ya udah yuk kita pulang sekarang, kita ke mall cari baju buat kamu ke pesta ulang tahun Nadia besok malam " ucap Chandra
"Dan loe berdua, boleh ikut kali ini " ajak Chandra kepada kedua temannya.
Akhirnya mereka berempat ke Mall dan semua membeli baju untuk di pakai ke ulang tahun Nadia.
Cahaya dan Chandra sengaja memilih baju yang paling bagus dan sedikit mencolok di pesta itu. Chanda memilihkan gaun tanpa lengan dan sedikit terbuka di bagian dadanya untuk Cahaya sehingga kulit putih bersih terpampang nyata.
Sedangkan untuk dirinya dan kedua Sahabat tercinta memilih menggunakan baju kemeja saja namun yakin kali ini akan tampak keren di mata para tamu yang datang nantinya.
Di Pesta Ulang Tahun Nadia
__ADS_1
Cahaya dengan gaun warna hitam tampak kontras dengan kulitnya yang putih bersih serta dengan postur tubuh yang mumpuni sedangakan Chandra dengan kemeja dan celana jeans hitam tak lupa tiga kancing baju bagian atas sengaja di bukanya sehingga memperlihatkan sebagian dada bidangnya. Begitu juga dengan kedua sahabatnya. Tema malam itu adalah baju warna Hitam dan Pink ( Black Pink dong ) 🤭🤭🤭.
Ke empatnya datang dengan baju berwarna hitam namun mampu membuat semua mata tertuju pada mereka.
Jangan lupakan Wahyu yang sejak saat itu di ajak bergabung di geng mereka datang dengan baju hitam vs pink nya.
Mereka berempat akan beraksi malam ini untuk ngerjain duo kadal itu.
Penampilan Cahaya dan Chandra malam ini mampu membuat kedua manusia jahat itu meremang dan ingin aksi mereka berjalan secepat mungkin, tak sabar rasanya membuat kedua nya masuk dalam jebakan keduanya.
Saat acara berlangsung, Wahyu yang bertugas mematai-matai aksi keduanya dan melaporkan pada trio tampan pujaan hatinya dan YESSS !!!! SUKSESS..pantauannya berjalan lancar dan tak ada sedikitpun yang luput dari pandangan matanya. Setelah selesai tinggallah menjadi tugas Dion dan Elang yang akan menukar obat tidur itu menjadi dua gelas obat perangsang yang akan di berikan ke gelas Shinta dan Roni.
Dengan ancaman Dion dan Elang akhirnya kedua pelayan yang di bayar oleh Roni untuk menjalankan aksi jahatnya akhirnya berbelok berpihak kepada keduanya.
Sedangakan Cahaya sudah di wanti-wanti oleh suaminya untuk tak jauh darinya. Meski ke toilet sekalipun terlebih jangan pernah meminum atau memakan pemberian pelayan. Akan lebih baik kalau ambil sendiri di meja.
"Ada apa sih bang ? aneh deh...dari tadi aku ngga boleh kemana-mana. Kan pengen ngobrol juga sama yang lain. Ntar aku di kira sombong tau bang " ujar Cahaya.
Jangan lupakan bibirnya yang manyun membuat Chandra gemes pingin nyium.
"Udah ntar juga kamu tau, pokok nya ikutin aja apa kata Abang. Di jamin ngga bakalan nyesel. justru kalau kamu lepas dari abang bisa-bisa kamu bakal menyesal seumur hidup, kali ini percaya sama Abang yah " ucap Chandra
Akhirnya Cahaya hanya menuruti kemauan suaminya yang cukup aneh kali ini. Udah nyuruh baju seksi dan ngga boleh lepas darinya.
Dan sepertinya rencana Chandra Cs berjalan lancar, akhirnya kedua sejoli tak berahlak itulah yang harus memetik buah dari kesalahan mereka sendiri.
SENJATA MAKAN TUAN !!
Keduanya merasakan keanehan pada tubuh mereka berdua, rasa panas dingin dan hasrat yang membuncah membuat keduanya memutuskan hal yang sama yaitu meninggalkan acara itu lalu mencari tempat yang nyaman bagi keduanya. Tak di nyanah keduanya malah bertemu di dekat lift.
Roni yang memiliki jam terbang luar biasa sewaktu di luar negri akhirnya menarik Shinta masuk ke lift dan ketika lift tertutup seketika mereka berciuman panas disana.
__ADS_1
,,,,next,,,,