CINTA INI SELALU ADA DAN TERUS TUMBUH

CINTA INI SELALU ADA DAN TERUS TUMBUH
BAB 26 NAMAKU SHINTA RAHAYU


__ADS_3

Pagi itu kelas Roni di hebohkan dengan kehadiran mahasiswi baru pindahan dari Kalimantan.


"Perkenalkan Namaku Shinta Rahayu, aku pindahan dari Kalimantan, semoga kita semua bisa berteman dengan baik" Shinta memperkenalkan dirinya


Roni pun terpesona dengan kecantikan Shinta, tingginya sekitar 160 cm berkulit sawo.matang dan senyum.khasnya yang manis, tatapan matanya sedikit menggoda hingga membuat cowok-cowok di kelas itu merasa di rayu oleh .Shinta.


"Shinta, silahkan kamu duduk di kursi yang kosong " Dosen mempersilahkan Shinta untuk mencari tempat duduk yang kosong, dan kebetulan saat itu di samping Roni sedang tidak ada siapa-siapa, jadinya Shinta duduk berseblahan dengan Roni.


"Hi, aku Shinta..kamu?" Shinta kembali memperkenalkan diri pada Roni


"Udah tau nama Loe Shinta, gue Roni"


Shinta lalu mengangguk dan tersenyum lalu menghadap ke depan untuk mengikuti mata kuliah.


Roni sempat di buat terpaku oleh pesona gadis di sampingnya ini. Akan tetapi baginya Cahaya tetap yang tercantik secantik namanya, secara Roni sudah mengenal sifat Cahaya yang cantiknya luar dalam.


Setelah selesai mata kuliah Roni mengajak Shinta ke kantin sekalian berkenalan dengan teman-temannya yang lain.


Di kantin sudah ada Chandra dan kedua temannya, saat duduk tatapan mata Shinta dan Chadra bertemu, lalu mereka sama-sama tersenyum.


Jika Chandra tersenyum karena sifatnya yang memang ramah kepada siapa saja, namun tidak dengan Shinta. Dunianya seolah langsung teralihkan oleh senyuman Chandra, ia begitu terpesona. Rasanya ingin langsung mengklaim bahwa Chandra adalah miliknya. Matanya yang menggoda tak pernah lepas dari Chandra. Hingga ia di kagetkan dengan kehadiran seorang gadis Cantik berkulit putih bersih yang langsung duduk di samping Chandra dan tersenyum.


pandangan Roni pun tak luput dari itu semua, terlebih saat Chandra memberikan sisa minumannya kepada Cahaya. hati Roni begitu sakit, ia cemburu. Begitu pula dengan Shinta, tiba-tiba saja senyum manis yang dari tadi menghiasi bibir nya hilang seketika berganti raut wajah yang dingin.


Melihat perubahan wajah Shinta yang seketika berubah setelah pemandangan tadi senyum semringikpun tampak di wajah Roni.


"Wowwww... Ini ngga bisa di lewatkan, kesempatan emas belum tentu datang kedua kalinya. Sudah waktunya Cahaya jatuh ke pelukan gue. Shinta pasti bisa di ajak bekerja sama" Bathin Roni


"Ekhm !!! ,,,,kenapa kok muka loe kaget gitu?" Roni bertanya pada Shinta


"Loe mau tau ngga ? Mereka berdua itu bukan pasangan kekasih apalagi suami istri...Jauhhhh, karena mereka itu hanya tetanggan yang kebetulan sama-sama anak beasiswa dengan jurusan dan tahun yang sama. Maka jadilah si cowok tengil itu supir pribadi calon cewek gue" Lanjut Roni menjelaskan tentang status mereka pada Shinta


"Hah, Calon cewek kamu ??? emangnya kamu di tikung sama cowok itu sebelum sempat nembak tuh cewek ?" Tanya Shinta balik

__ADS_1


"Beuhh,,,,bukan sebelum nembak lagi, bahkan ni yah..setiap kali gue mau ajak tuh cewek buat jalan bareng, tuh cowok selaluu aja ngalangin gue. Pacar bukan, supir iyyah" Roni semakin kesel aja kalau ingat semua, apalagi pas di perpustakaan kemarin dia sampai kalah telak sama junior tengilnya itu.


Shinta jadi tersenyum di buatnya


"Terus kita mesti ngapain nih ?" Tanya Shinta balik seolah mengerti apa yang di inginkan cowok tampan di sampingnya jni. Lagi pula dia ngga akan rugi jika bekerjasama dengan cowok ini, karena dengan begitu, ia pun bisa mendapatkan cowok incarannya. Lagian cowok itu punya mobil, lumayan buat tumpangan gratis cakep pula. Double deh untungnya...


" Loe hanya perlu rayu tuh bocah tengil, kalau perlu loe pacarin, bahkan kalau bisa loe ajak kawin aja sekalian, biar ngga ada yang ngalangin gue deketin Cahaya lagi. Pokoknya loe bikin dunianya beralih ke loe" Ujar Roni


Dia sangat bersemangat sekali untuk menjauhkan Chandra dari Cahaya.


"Gampaangggg,,,kamu bisa percayakan sama aku" Jawab Shinta yakin.


Rupanya Shinta juga begitu yakin bisa menaklukan Chandra. Karena selama ini belum ada cowok yang pernah menolak pesonanya, dengan kecantikannya ia dengan mudahnya mempermainkan perasaan pria-pria di sekitarnya. Itulah profesi dia di Kalimantan.


Cahaya sedari tadi memperhatikan interaksi keduanya, terlihat kalau mereka berdua sedang merencankan sesuatu yang jahat. Tapi Cahaya berusaha untuk berpikir positif. Hanya saja hatinya tidak bisa berbohong kalau ia kurang suka dengan tatapan Shinta terhadap suaminya.


Yahh...Cahaya akhirnya cemburu.


"Sepertinya cewek itu merencanakan sesuatu sama bang Chandra, kayaknya kali ini aku harus waspada" Bathin Cahaya


Tiba-tiba seorang gadis mendatangi mereka.


"Hi kenalin aku Shinta pindahan dari Kalimantan" Shinta memperkenalkan diri kepada Chandra dan kedua Sahabatnya


" Gue Chandra dan ini Elang, ini Dion " Chandra turut memperkenalkan dirinya beserta kedua Sahabatnya.


Shinta tersenyum bahagia, ia bangga karena sekali lagi ia menebarkan pesonanya kepada ketiga cowok tampan ini. Meskipun sasaran utamanya adalah Chandra.


"Bang,,,," Cahaya ternyata sudah datang dan mengagetkan ke empatnya.


Terutama Shinta ia merasa terganggu akan kehadiran Cahaya dan kesalnya lagi, Chandra tampak sangat bahagia melihat kedatangan wanita itu..


"Sepertinya kamu akan menjadi halangan terbesarku, tapi aku yakin Chandra akan jatuh di pelukanku" Bathin Shinta

__ADS_1


"Ya udah deh, aku pulang dulu ya..makasih atas perkenalannya, sampai ketemu lagi " Shinta pamit kepada Chandra and friend dan berlalalu begitu saja, seolah disana hanya ada mereka ber empat tanpa Cahaya.


Chandra melihat itu dan kesan pertamanya adalah dia ngga suka cara Shinta bersikap, tidak sopan !!


Begitu pula dengan Cahaya, ia bisa melihat aura-aura permusuhan yang di tampakkan oleh wanita itu.


Akhirnya mereka berpisah dan pulang kerumah masing-masing.


Di dalam mobil,,,,


" Cewek tadi siapa Bang ?...ma..maksud Aya' namanya siapa ?" Cahaya bertanya sambil nunduk


Chandra tersenyum mendengar pertanyaan istrinya, apalagi dalam keadaan gugup begitu.


" Namanya Shinta, pindahan dari Kalimantan " Jawab Chandra


"Cantik ya Bang..."


" Kamu cemburu ?" Chandra bertanya sambil tersenyum semringik.


"Emangnya Cahaya ngga boleh cemburu ya Bang ? Cahaya kan istri Abang, jadi wajar kalau Aya' nanya soal gadis yang deketin Abang " Jawab Cahaya.


Chandra lalu mengusap rambut halus istrinya.


"Abang senang kalau kamu cemburu. itu artinya kamu sayang sama Abang" Chandra tersenyum.


Wajah Cahaya tiba-tiba memerah ia tertangkap basah karena nyaris tidak bisa menyembuyikan perasaannya.


Ia lalu menoleh ke jendela, malu memperlihatkan wajahnya yang bersemu merah.


Tapi Chandra tau bahwa istri polos nya ini sedang merasa malu.


Ia lalu memilih untuk melajukan mobilnya menuju ke rumah karena hari ini cukup melelahkan.

__ADS_1


..


__ADS_2