Cinta Nathan & Vanessa

Cinta Nathan & Vanessa
Bab 10 (Kedatangan Anatasya)


__ADS_3

“Aku aja,” ucap Vanessa sambil bangkit meninggalkan Nathan


yang masih diam di tempatnya. Vanessa membuka pintu kamarnya, ternyata asisten


rumah tangga yang bernama bi Sari masih berdiri di depan pintu kamarnya dengan


wajah yang terlihat cemas.


“Siapa bi?” tanya Vanessa.


“Bibi gak tau non gak pernah ke sini kayanya, Cuma kesian


gitu litany basah bajunya, nangis terus lagi,” jawab bibi.


“Yaudah aku ke depan dulu, bawain handuk sama susu hangat ya


bi,” pinta Vanessa. Dia berjalan ke depan, di depan pintu Vanessa melihat


wanita yang sedang menundukan kepalanya, rambutnya basah begitu juga dengan


bajunya. Wanita itu tampak kedinginan, dress yang di pakainya meneteskan air,


membasahi lantai yang dia pijak.


Vanessa mendekati wanita itu, mungkin mendengar suara


langkahnya wanita itu menoleh. Mulutnya setengah terbuka melihat wanita yang


basah kuyup itu adalah orang yang dia kenal. “Nona Anatasya.”


Perempuan yang di panggil Anatasya menampakan senyumnya.


Vanessa mendekati Anatasya, “Ayo masuk dulu ke dalam,” ajak Vanessa. Dia tidak


tega melihat Anatasya yang kedinginan, bahkan bibir wanita itu terlihat pucat.


Dengan tubuh lemasnya Anatasya hanya mengikuti Vanessa yang


membawanya ke sebuah kamar.


Asisten rumah tangga Vanessa menghampirinya dengan membawa handuk


dan segelas susu hangat. “Terimakasih bi,” ucap Vanessa. Bi Sari menganggukan

__ADS_1


kepalanya, “Sama-sama non, bibi ke belakang dulu yah,” pamitnya.


Vanessa menganggukan kepalanya, dia memberikan nampan dari


bi Sari yang berisi handuk dan susu hangat kepada Anatasya, “Ini nona minum


dulu susu hangatnya, sebentar saya ambilkan baju ganti untuk nona,” ujar


Vanessa ramah.


Bibir pucat Anatasya tersenyum, “Terimakasih Vanessa,” ucap


Anatasya dengan suara seraknya.


“Sama-sama,” jawab Vanessa sebelum keluar dari kamar tamu.


Dia berjalan ke kamarnya, di lihatnya Nathan yang masih asik duduk di atas


tempat tidur sambil memainkan ponselnya.


“Siapa?” tanya Nathan.


“Nona Anatasya,” jawab Vanessa tanpa melihat ke arah Nathan,


karena dia sedang fokus mencari baju untuk Anatasya.


Setelah Vanessa menemukan baju untuk Anatasya dia berjalan


mendekati suaminya, “Aku gak tau, belum sempat tanya.” Jawab Vanessa. Dia


menggigit bibir bawahnya, ada rasa ragu menyelimuti dirinya namun dia mencoba


tersenyum dan memberanikan diri bertanya pada Nathan. “Sayang apa kamu sudah


meminta maaf atas kejadian itu?”


Nathan mengelus pipi Vanessa menggunakan tangan kanannya


dengan perlahan. “Setelah aku sadar dan bisa pulang aku sudah menemui Anatasya


dan meminta maaf padanya.” Jelas Nathan, dia melihat Vanessa yang merasa lega


mendengar jawabannya.

__ADS_1


“Kamu mau ikut ke depan menemui Anatasya?” tanya Vanessa,


sambil mengelus lengan Nathan yang masih berada di pipinya.


“Aku ingin istirahat, melelahkan juga jika hari libur harus


bekerja,” ucap Nathan beralasan. Dia sedang malas bertemu dengan orang lain,


apalagi waktu me time nya jadi terganggu karena kedatangan perempuan itu.


“Salah mu sendiri, tidak ada yang menyuruhmu bekerja di hari


libur,” ejek Vanessa.


Nathan mencubit hidung istrinya yang menggemaskan, “Kamu


penyebab aku kerja di hari libur!”


Vanessa meringis dan menepis tangan Nathan, “Sakit tau,”


ucap Vanessa. Dia memajukan bibirnya dan berjalan keluar kamar. Lagi-lagi


Nathan menyalahkannya, padahal baru saja mereka saling memaafkan suaminya itu


seperti membuat percikan api agar kembali menyala.


Saat sampai di kamar tamu, terdengar suara gemericik air.


Dia menyimpan baju untuk Anatasya di atas tempat tidur, lalu berjalan ke


dapur.  Bi Sari masih di dapur, terlihat


sedang menata buah-buahan. “Bi Sari,” panggil Vanessa.


Merasa majikannya memanggi, bi Sari menghentikan


aktifitasnya dan menoleh ke asal suara. “Iya non?” tanya bi sari.


“Buatkan sup ayam bisa tidak bi? … kesian nona Anatasya


terlihat pucat, semoga setelah perutnya di isi keadaanya membaik.”


“Baik non,” jawab bi Sari sambil menganggukan kepalanya.

__ADS_1


***


Untuk kalian pembaca baru pasti penasaran siapa Anatasya, author sarankan untuk membaca musim pertama di Cinta Beda Dunia sambil menunggu update terbaru dari cerita ini, semoga suka.


__ADS_2