Cinta Pertama CEO

Cinta Pertama CEO
mengkhianati


__ADS_3

" maaf Pak.. ada pak Leo ingin bertemu.. " ucap Rea sedikit canggung, entah mengapa Rea merasa telah mengganggu bosnya, walaupun sebenarnya dia tidak mengetahui apa yang terjadi di dalam ruangan bosnya itu. mungkin feeling??!


" leo..? ada apa dia kesini.. " gumamnya.


" suruh tunggu sebentar.. "


" baik Pak" ucap Rea berlalu meninggalkan ruangan Brian.


Sedangkan Jia merutuki dirinya sendiri apa yang barusan terjadi. " kau bodoh jia, memalukan,ceroboh sekali! " . dengan cepat jia menyembunyikan wajah meronanya yang seperti kepiting rebus. lain di hati lain di mulut bukan??


" jia.. sebaiknya kita makan siang dulu " ucap Brian memecahkan suasana, karena dia mengerti gadis cantiknya menahan malu dan terukirlah senyuman di wajah tampannya itu.


" bukankah kamu ada tamu? " jawab Jia


" hm, biarkan saja. dia tidak penting di bandingkan kamu. " ucapnya sambil menebar senyuman.


" ck, kau berlebihan! " jawabnya remeh.


" ayo.. perutku sudah sangat lapar " ajak Brian mengiring jia dalam dekapannya.


" bisakah kau singkirkan tanganmu dari pundakku!? " ketus jia.


" oke.. oke... " Brian sambil mengangkat kedua tangannya. mereka berdua berjalan keluar dari ruangan Brian.


" Brian.. " panggil Leo yang duduk menunggu Brian di sofa yang khusus buat tamu.


sedangkan yang di panggil hanya diam dengan wajah datarnya.


" Brian, aku sedang memanggilmu. apa kau tidak mendengarnya? " ucap Leo yang berdiri dari duduknya dan menghampiri Brian.


" ada perlu apa kau kemari? " jawab Brian.


" ck, kau tega sekali.bukannya di samb---" kalimat Leo terhenti, matanya tertuju pada gadis cantik yang berjalan mengekori Brian. dilihatnya dari atas sampai bawah " sempurna! " ucapnya tiba-tiba dengan mata yang tak berkedip.


" Bicara apa kau!! " saut Brian. Tatapan Brian mengikuti arah pandangan Leo yang tertuju pada jia. jia yang masih di sibukan dengan ponsel berlalu melewati Brian dan Leo tanpa menyadari kedua pria tersebut.


" cantik.. " satu kata lagi yang keluar dari mulut Leo yang masih tertuju pada jia. tanpa menghiraukan pertanyaan Brian.


" apa yang kau lihat!! " tukas Brian yang sedikit kesal


" dia...dia siapa Brian?? " tanya Leo.


" dia calon istriku! jadi, jangan menatapnya seperti itu!! atau ku congkel kedua matamu!! " tegas Brian dengan nada penuh penekanan.


" apa??? calon istri!!apa aku tidak salah dengar! bukannya kau sangat membenci makhluk yang disebut wanita kecuali tante Renatta. bahkan dengan mantan istrimu pun kau sangat sangat---"


ucapnya terpotong lagi.


" kau brisik sekali!! telingaku jadi sakit. " Ucap Brian yang sama sekali tidak menjawab pertanyaan Leo.


" apa tembok yang kau bangun menjulang tinggi sudah roboh karena dia?! "


" .... " Brian tak bergeming sedikitpun dengan pertanyaan Leo dan memilih melanjutkan berjalan menyusul jia.


" wah.. kau pintar sekali ya! gadis secantik itu, lelaki manapun pasti sangat tertarik! " ucap Leo sembari mengikuti langkah Brian.

__ADS_1


" .... " tak ada tanggapan lagi dari Brian.


" kau mau kemana? aku baru saja datang malah kau tinggal pergi"


" makan siang.. " jawab Brian singkat padat jelas.


" aku ikut ya!! "


" tidak usah! mengganggu saja" saut Brian.


" Kejam sekali! aku juga belum makan siang.. "


Tak ada jawaban dari Brian, Leo pun mengikuti Brian untuk makan siang bersama. Leo adalah sahabat Brian semasa SMA sampai sekarang, hanya dia yang bertahan menjadi sahabat Brian dengan sikapnya yang dingin. tapi sebenarnya Leo tau bahwa Brian adalah pria yang baik dan lembut kalau sudah mengenal jauh lebih dalam.


Prankkk..


" auucchhh.. " seru jia yang tertabrak Office Girl yang membawa nampan berisi minuman. Jia yang sedari tadi berjalan sambil memainkan ponselnya tidak sengaja, menabrak OG tersebut. alhasil Blazer yang jia kenakan basah dan kotor terkena minuman itu.


" maaf nona.. saya tidak sengaja" ucap OG.


" tidak apa-apa mbak.. saya yang salah. tidak hati-hati.maaf ya mbak minumannya jadi berantakan. " ucap jia tersenyum sembari mengibaskan noda pada Blazernya.


" iya non.. gk apa-apa. "


Tidak jauh dari jia berada, Brian yang melihat kejadian itu dengan cepat menghampiri jia.


" apa kamu tidak apa-apa? apa ada yang terluka? " ucap Brian sembari meneliti sekitar tubuhnya.


" tidak apa-apa.. jangan berlebihan!! " jawab jia.


" astaga.. godaan apa ini, sungguh sempurna" ucap Leo yang sedari tadi membuntuti Brian.


Brian yang mendengarkan kicauan Leo dengan segera melepaskan jasnya dan memberikan kepada jia.


" apa? " tanya jia yang bingung dengan maksud Brian.


" ini.. pakailah.. " ucap Brian menyodorkan jasnya.


" tidak usah!! " jawab jia


" pakailah.tutupi itu.. " ucapnya terbata, susah payah Brian berkali2 menelan salivanya.


" kau ini kenapa! aku bilang tidak usah. jangan memaksaku! "


" tutupi! apa kau tidak malu " jelasnya lagi.


" malu kenapa! aku ini masih pakai baju, kenapa aku harus malu." elak jia.


" bajumu kekurangan bahan!! "


" ck, ini fashion! jangan berlebihan! dasar pria tua! " gerutunya. dan berlalu meninggalkan Brian yang masih mematung.


" ck.. ck.. ck.. kau sangat beruntung Brian, mendapatkan Bidadari surga. " Leo berdecak sembari menggelengkan kepalanya.


****

__ADS_1


Mereka pun tiba di restoran dekat kantor Diamon group. jia menatap heran pria yang bersama Brian.


" Ini Leo.. " ucap Brian yang mengerti dengan tatapan jia yang penuh tanya.


" aku Leo, sahabatnya Brian " Leo memperkenalkan diri, mengulurkan tangannya dan disambut oleh jia.


" Jiandra.. " ucap jia tak lupa memberi sedikit senyum.


Pesanan mereka telah datang, mereka segera menyantap hidangan yang tersedia. Brian yang sedari tadi tidak henti memberikan tatapan tajamnya kepada Leo yang terus memandangi jia. sedangkan Leo tak memperdulikan sorotan tajam Brian.


" ada apa? kenapa kau menatapiku seperti itu? " ucap jia yang menyadari Leo memandanginya terus menerus.


" emm.. Mmm.. " Leo gelagapan bingung harus jawab apa


" apa aku sangat cantik? " ucap jia penuh percaya diri. sifat kekanakan jia muncul.


" hah! iya... kamu sangat cantik" jawab Leo, yang terkejut mendengar penuturan jia.


Brian yang mendengar terhenti dalam makannya " ck, jaga sikapmu dia calon istriku! " ucapnya tegas.


" huft... tapi nasibku tidak secantik dengan wajahku. aku dikhianati kekasihku. aku sangat membencinya" ucap jia memelas sembari melirik ke arah Brian.


" Pria mana yang mengkhianatimu dia sangat bodoh sekali!! " ucap Leo dengan antusias, tanpa mengetahui bahwa sahabatnyalah yang dimaksud oleh jia.


" huh.. huh.. huh.. " Brian tersedak mendengar umpatan dari Leo.


" Hati-hati " Leo memberikan minum kepada Brian


" benarkah? dia sangat bodoh? " sindir jia pada Brian.


" tentu, kalo aku jadi kekasihmu. aku akan setia dan menyayangimu dengan tulus. aku tidak akan pernah mengkhianati mu dan berpaling kepada wanita lain. Laki-laki itu benar2 bodoh! " ucap Leo dengan lantang.


" jangan mengambil kesimpulan sebelah pihak kalau belum tau alasanya! " saut Brian yang sedari tadi menahan amarahnya pada Leo.


" apapun alasannya, dia seharusnya tidak mengkhianati. apa dia sudah buta meninggalkan gadis secantik dirimu? ck, sungguh sangat disayangkan" timpal Leo yang menggebu,


" sebaiknya kau diam saja! habiskan makananmu dan cepatlah pergi! kau membuat telingaku sakit. "Brian dengan cepat memutus percakapan yang tanpa disadari Leo, jia akan semakin membenci Brian.


" ck, kau ini kenapa! seperti terasa tersindir! " sela jia pada kalimat Brian.


" iya, aneh sekali. kau malah membela lelaki yang mengkhianati jiandra tanpa kau mengenalnya " ucap Leo.


" lelaki yang jia maksud itu aku leo, jangan kau memperkeruh suasana hatinya, susah payah ku membujuknya. kau malah menambahkannya" batin Brian.


-


-


-


Hai reader's jangan lupa likenya ya..


untuk episode selanjutnya akan terkuak alasan Briano menikah dengan wanita lain..


dukung aku ya.. like, komennya biar aku semangat.

__ADS_1


__ADS_2