Cinta Sahabatku

Cinta Sahabatku
part 4


__ADS_3

"kenapa?kok bengong??"


"ahh gapapa kok Mei.. Lisa lagi ada tugas katanya, makanya aku kesini"


"oh, ya udah ini juga udah beres kok" menaruh di rak piring.


"Meiiiiii,, sini deh.." kata Mei


"iya beb,, bentar" secepat mungin menata lalu aku menghampiri.


"kenapa?"


"Rendra tadi ke kamar mandi ya? Kok lama sih" kata Mei


"itu dia dateng" sahutku sembari merapikan tas.


"Lis, aku pulang ya, udah siang ini takut mama nyariin" kataku


"iya deh hati2 di jalan ya beb" kata Mei sambil fokus menatap laptopnya


" aku pulang duluan ya Ren"


Rendra menatapku dan memegang tanganku tak bicara apapun hanya menatapku dalam,


aku segera menepis pegangannya karena takut Mei melihat.


"oke dah aku pulang ya, Ren, kamu temani Lisa ya, bye"


entah terasa berat langkah kakiku, ketika akan meninggalkan Mei dan Rendra. Apa mungkin???! Akhh tidak,,, tidak boleh. Akupun berjalan menuju terminal ledeng.


Sementara itu, Mei sedang serius sekali dengan tugasnya.


"Ren, sebentar ya,, maaf nih, soalnya harus beres besok"


"iya, santai aja" jawabnya


"nahhhh beresssss, syukur lah" lega Mei


"Ren makasih ya udah nemenin aku"


"iya, sama2"


dan beberapa saat kemudian mereka pun terlihat semakin akrab hingga serasa dunia milik berdua, akan tetapi entah ada JURIG apa yang lewat, tiba2 Rendra mendekatkan bibirnya dan menyentuh bibir Mei. Mei hanya terdiam


"maaf ya" hanya itu ucapan yang terlontar dari mulut Rendra.


"ii..iiya,," sahut Mei


"aku tau,, kamu bukan Lisa kan?"


whattt???!!! Rendra tau?? Pikir Mei


"kamu Mei kan, kalian lagi mainin aku ya?"


"gggaak,, gak,, bukan gitu Ren, hanya saja.." Mei menjelaskan semuanya.


" maaf ya Ren,, aku udah bohongin kamu"


"gapapa, aku ngerti kok"


"Ren kenapa kamu menciumku?"


"karena aku suka sama kamu, kamu mau kan jadi pacarku?"


"be..bbeeneran Ren??" gilaaaa.... Aku di tembakkkk arrghhhh( dalam hati Mei).


"iya,, kamu mau kan?)


"iyaaaaa aku mau bangettt, berarti sekarang kita pacaran ya" sambil memeluk Rendra

__ADS_1


"Lisa harus tau nih,, pasti dia seneng"


Rendra hanya mengangguk dan dalam hatinya "maaf Lisa"...


Lelah, terasa lelah... Entah kenapa aku ini,,


"assalamualaikum.." perlahan ku masuk ke kamarku


"lho Lis, udah pulang?"


"udah mah,, Lisa istrihat dulu ya mah"


"ehhh,,, kenapa neng? Sakit?? Sok atuh mamam dulu.. Itu mamah udah masak rendang jengkol, mantep pokokna mah" sambil mengusap- usap rambutku


"engkin weh mah, bade bobo Lisa"


"nya atuh, sok" mamahku keluar kamar... Ketika mataku akan terpejam dering HP ku berbunyi...


"oh Mei.." kuangkat telponnya


"ya Mei ada apa?"


"Lisaaaa,,, udah sampe?? Kamu lagi apa?"


"iya baru sampe,, ini lagi gogoleran.. Kenapa Mei? Rendra masih disana? Atau udah pulang?"


"ihhhhh nanyain Rendra deh,,, hehehe,,, iya dia masih disini, aku mau kasih tau kamu.."


"lhooo.. Trus kenapa kamu manggil aku Lisa klo masih ada rendra?"


"heheheh,,, gpp beb, dia udah tau kok semuanya"


aku kaget dan langsung bangun..


"Haaahhh?? Terus?? Dia gimana? Marah?"


"ihhh naon si,, lebay deh,, sabarr dong... Ini aku teh mau ceritain semuanya ke kamu beb"


Mei pun menceritakan semuanya sampai akhirnya...


"... Ia sekarang aku teh udah jadian beb sama Rendra"


JEDARRRRRR.... Seperti petir menyambar tubuhku, sementara Mei masih terus ngoceh di telpon, entah seperti tak terdengar apapun,,


"haloo... Beb, kamu masih dengerin kan?? Haloooww..."


"ehh,,,i,,ii,,ya,, iya beb, oh, syukurlah kalau sudah beres smuanya,, jadi gk beban lagi ke akunya" sambil merakan sesak di dada entah mengapa...


" yeeehh kamu teh kenapa?? Ini aku lagi loudspeak loh,, Rendra sampe bengong loh denger kamu gitu"


whatt?? Di loudspeak?? Duhh si Mei ( dalam hatiku )


"ah gapapa kok, ini tadi aku sambil liat buku jadi gak terlalu denger, maaf ya.. Pokoknya selamat deh"


"iyaa makasih ya beb,, aku sayang kamuuuuuuuu,,, hehehe,, besok aku ada acara di kampus, kau dateng ya,, jam 4 sore"


"iya,, insyaallah,, aku tutup ya"


"ya,,,da beb,,, aku masih mau manja2an nih, maklum baru jadian"


"iya,,,dahh"


kututut telpon dari Mei, tiba2 menetes airmataku,, ya Tuhann,,, aku kenapa,, apakah akupun menyukai Rendra,,,


tak kuat menahan air mataku yang semakin deras,,, kenapa harus terjadi seperti ini..


"Lisa..." sapa Ratu teman kantorku


"eh iya Tu, dah dateng? Tumben.."

__ADS_1


"yeeeh,, ai kamu kunaon sih? Daritadi teh di liat bengong wae"


"gapapa Tu,, eh barang pesenan aku udah dateng belum??"


"belum ceu... Ntr aku kabarin kok mun tos dateng, ayeuna mah kita makan duyuuu..." membuka bekal yang ia bawa


"duhh meuni semriwing.. Cik atuh nyobain" kataku.. Kebetulan kemarin aku cuma makan sekali.


"sok atuh,, mangga,," Ratu teman terbaik setelah Mei..


Kami pun menyantap makanan... Waktu pun berlalu tak terasa sudah lewat ashar,,


"hmm.. Sebentar lagi acara di kampus Mei mulai.. Kesana gak ya,," 'tling' pesan Wa dari Mei


"jangan lupa beb dateng ya"


"fuiiihhh mau gak mau dateng deh"


akupun siap2 masih memakai seragam pabrik hanya di balut sweater pink aku menuju kampus Mei..


Sesampainya di kampus, yaaahh aku jadi pusat perhatian karena penampilanku yang kurang gaul,,


akupun berjalan menuju pusat acara sembari aku Wa Mei tapi belum mendapat balesan...


"Lisa,," menepuk pundakku,


"iya" akupun menoleh, tak di sangka itu Rendra yang masih mengenakan seragam kepolisian yang hanya di balut jaket Hoodie warna hitam,,dan memakai topi, cukup menawan


"ohh kamu" sambil gugup dan berjalan berdampingan


"kamu sendirian kesini?" kata Rendra


"iya, soal kemarin maaf ya, aku gak maksud bohongin kamu,, tapi syukurlah akhirnya kamu jadian juga sama Mei" aku tersenyum maksa


"gapapa kok, Mei udah ceritan semuanya,, tapi" dia berhenti


"ya? Kenapa?"


dia memegang tanganku,,


"perasaanku sama kamu tetap sama"


"ehh,, kamu ngomong apa sih" melepaskan pegangan


"..gak lucu deh,, Mei itu syg bgt sama kamu.. Dah akh aku dluan ya"


Rendra menarik tanganku dan memelukku


"sebentarr..sebentarrr aja seperti ini,,, setelah ini aku akan biasa sama kamu"


jantungku berdetak semakin kencang,, aku di peluk oleh Rendra di tengah banyak orang..maluuu nyaa...


Rendra melepaskan pelukannya dan menatapku dalam..


"makasih ya" hanya itu ucapannya


tapi raut wajahnya masih terlihat sedih dia pun berlalu mendahuluiku


'kenapa? Ada apa' jantungku seperti berhenti, sesak...'


aku pun mengikuti di belakangnya


"yang....siniiii," kata Mei sambil melambaikan tangan ke Rendra, Mei pun menghampiri dan memeluk , aku hanya memperhatikan dari jauh,, mereka saling menatap dan tersenyum entah apa yang dibicarakan. Mei melihatku "ehh beb kamu dateng juga.." menggandeng Rendra..


"iya"


"sebentar lagi acaranya mulai, aku masuk dlu, kalian duduk aja disini,,aku udah siapin kursi"


Mei terlihat sibuk,, ya karna dia pantia di acara tersebut,, acara pun dimulai dengan sekelompok grupband kampus..

__ADS_1


aku dan Rendra duduk berdampingan, hanya keheningan .. Aku melihat ke arahnya tapi dia hanya menatap lurus kedepan,


aku mencoba santai, menikmati acara,, tapi kok aku ngantuk banget,,,


__ADS_2