
#cinta_Sahabatku"
part 6
Wangi parfum laki-laki, haruuumm sekali..
akupun menoleh ke atas dan menatap wajah pria yang sangat aku kenal 'oh.. Rendra'
Rendra balik menatapku dan tersenyum sambil menepuk2 pundakku agar aku terlelap kembali..
Serasa mimpi indah sekali... Aku nyaman,,, aku lelah,,, tak ingin bangun,, tapi aku sadar dia milik Mei.. Akupun terbangun, Rendra kaget
"ma..maaa..maaaf..." aku merapikan penampilanku...
"hehhe,,, kamu lucu,,, kamu ngorok" kata Rendra
"hahh??? Maaff.." sambil menutup mulutku, mukaku pun memerah..
"kamu pasti cape ya,,," menatapku..
"iya,, tadi di kantor banyak orderan, jadi mesti rekap"
"ohh.. Pantes,,, kamu sampe ngacai (air liur saat tidur)" menunjukkan noda di sweaternya..
"duhhh.. Maaf.. Maaf..." mengeluarkan tisu dari tas mencoba membersihkan bekas air liurku,, bikin maluu aja,,
Rendra memegang tanganku yang sedang membersihkan sweaternya..
"udah gak usah di bersihin,, aku suka,,"
haaaahhhhh????... Rendra menatapku tersenyum.. Akupun menatapnya... Tiba tiba
" hayoooo... Lagi ngapain.." Mei datang
"ahh,,ini,,ini,,"
"ini Mei numpahin air minum ke sweater ku yank,, gak sengaja dia" timpal Rendra
"ohh,, kamu gk hati hati banget deh beb" kata Mei
__ADS_1
"i,,iiya maaf"
"yank, nanti kamu tungguin aku sampe beres ya"
"iya.. Siap 86 yank"
"oke aku kesana lagi ya,, beb kamu juga ya"
"hah,,, iya,,insyaallah ya, hehe "
"daahhhhh" kata Mei sambil melaju..
Acara berlangsung begitu cepat tapi aku merasakan waktu terasa lama,, karena aku tak menikmati acaranya, aku gugup,, sedangkan Rendra terlihat santai..
"yuk yank pulang" kata Mei
"oke.. Aku ambil mobil dulu ya, kamu tunggu sini sama Lisa"
"oke.."
Rendra pun berlalu...
"ehhh,,, beb jangan, nanti di anterin Rendra aja,, tapi anterin aku dulu,,aku capeee banget" sambil menarik tangan ke atas
"gak usah beb, aku naik angkot aja ya dahh " peluk cium Mei..
"oke deh.. Dahh"
akupun bergegas pergi takut Rendra keburu dateng...
"bruummmmm....."
"loh yank, si Lisa kenapa"
"udah pulang duluan dia,,, yuk yank, aku udah cape bangett mau cepet bobo" kata Mei
Rendra menancapkan gas dengan cepat, dengan raut wajah kecewa.
"yank, udah sampe "membangunkan Mei yang baru saja terlelap.
__ADS_1
"ohh..iya,, ya udah aku pulang ya yank,,dahh" turun dan melambaikan tangan..
"oke,, kamu tidur yang nyenyak ya"
"iya"
Mei pun masuk ke dalam kosannya, sedang Rendra memutar balik mobilnya dan melaju cepat.
Aku masih menunggu angkot di terminal. waktu menunjukkan pukul 10.00 WIB.
"udah malem bangett ini,, kalau naik taxi,,mahal ini mah" gumamku.
'tiiiiiiinnnnn'
"ayo aku antar pulang" kata Rendra
"ah gak usah makasih,, aku pulang sendiri aja"
"udahh naik,, jam segini mah udah gak ada angkot atuh"
'duh.. mesti gimana ini, naik jangan ya..' pikirku
"jangan kebanyakan mikir" sambil membuka pintu mobil untukku
"hmmm...iya makasih" akupun naik ke mobilnya..
Di perjalanan Rendra bersiul mengikuti musik di Mp3 mobilnya..
"kamu belum makan ya?" tanya Rendra
"ehh..iya"
"suara perut kamu tuh bunyi terus" sambil melihatku dan tertawa
"ihh apaan sih, gak lucu tau"
"ya udah kita makan dulu ya" memegang tanganku
"iya" akupun menurut, entah aku tak ingin pulang,, hanya ingin bersamanya,,, aku jahat,, jahat pada Mei,, tapi aku hanya ingin bersama Rendra untuk sesaat saja.. Maafkan aku Mei..
__ADS_1