
Rendra menghentikan mobilnya di sebuah cafe yang dekat dengan rumahku,, dia turun dari mobil dan membukakan pintu untukku,,
"yuk turun"
"makasih"
"kita makan disini aja ya,, disini enak2 makanannya" menggandeng tanganku masuk kedalam cafe. Kami pun duduk berdampingan,
pelayan resto pun datang sambil memberikan beberapa menu,
"silahkan mau pesan apa"
"hmm.. Aku pesen ikan mujaer bakar sama lalap sama es teh manis ya, kamu pesen apa?"
"hmm.. Aku,, aku ayam bakar aja sama es teh manis juga"
"oke ditunggu ya a, eteh "
pelayan pun berlalu
Rendra menopang dagunya dan melihatku yang buat aku jadi salah tingkah.
"kamu liatin apa sih"
"kamu"
"kenapa diliatin, aneh emang?"
"gak.. Aku senang, aku suka"
__ADS_1
"aneh dasar, dah atuh jangan liatin kaya gitu" memalingkan wajah Rendra,
"hehehe,, kamu salting ya"
"tau akh" kataku
makanan pun datang kami makan, tertawa, dan saling ledek, aku bahagia, ternyata aku memang menyukai Rendra tapi bagaimana dengan Mei..
"alhamdullah kenyang,," menepuk nepuk perut sixpack nya..
"aku antar sampai rumah ya.. Kang billna " menyiapkan uang.. Pelayan menyodorkan bill
"ini kang,,"menaruh uang di atas bill
"yuk kita pulang"
waktu menunjukkan pukul 1/2 12 malam..
"iya sama2 Ren"
sesampainya di rumahku, Rendra seperti tadi membukakan pintu untukku,
"dah sampe .."
"iya tau,, makasih ya sudah antar sampe rumah dengan selamat"
"iya dong wajib itu.."
"ya udah aku masuk duluan ya"
__ADS_1
"Lis, bisa kita kaya gini trus?" sambil menarik tanganku.
"maksudnya?"
"aku pengen sama kamu terus bukan sama Mei.."
"aku gak ngerti,, kan kamu udah jadian sm Mei dan kamu bilang suka juga sama mei, kamu cuma mau mainin Mei kah? Jahat kamu Ren.."
"bukan,,, aku gak pernah suka sama Mei,,aku suka sama kamu Lis,, dari awal aku sudah tau kalau kamu Lisa bukan Mei,, aku suka kepribadian kamu yang mandiri.. Mei terlalu manja... Lagi pula aku udah jatuh hati dari awal kita ketemu " memegang tanganku semakin kencang.
"aku gak ngerti sama kamu Ren, kalau kamu bener suka sama aku, apa kamu berani bilang sama Mei? Dan putus sama Mei"
"aku,, aku akan coba,, aku gak mau kehilangan kamu"
"dah aku masuk, aku pusing"
aku marah sekaligus bahagia, Aku marah karena Rendra mempermainkan Mei. . . tapi aku bahagia Rendra sebenernya menyukaiku. . ji ya Tuhaaannnnn. . . apalagi ini . . . kenapa dia hadir di tengah- tengah kami. . .
'tling'
"aku sayang kamu Lis, jangan marah sama aku" Wa Rendra kepadaku. . .
Aku terus berpikir kenapa Rendra begitu pada Mei dan aku, ya tuhan kenapa dia hadir di tengah-tengah kami. Aku gak mau kalau persahabatan kami hancur hanya karena laki-laki itu.
ya Tuhan. . . apa yang harus aku lakukan, kenapa??
sama sekali tidak bisa tidur saat itu, hanya memikirkan cara apa agar Rendra membenciku. . .
'tling' 1 pesan masuk ke ponselku
__ADS_1
'Lis, maafin aku, aku tau kamu marah, tapi, aku mencoba jujur sama kamu, aku salah dan aku tidak maksud mempermainkan perasaan Mei dan kamu, tolong jangan berubah'
Tidak terasa air mata ini mengalir membaca pesan dari Rendra, apa yang harus aku lakukan, sebegitu suka kah aku dengan Rendra ??? besok harus ke tempat Mei.