
Aku semakin penasaran dengan cerita Mala saat di telpon tadi ia bercerita banyak tentang Reyhan.
Pantas saja Reyhan tidak menyukai Bara dan membuang bunga dari Bara karena itu sebanarnya bukan bunga khusus untuk aku ternyata itu untuk Bella yang sengaja di tolaknya dan di bidangnya lalu Bara memungutnya kembali dan di berikan lagi padaku.
"Dasar jahat kamu Bara! Aku tidak akan pernah 5memaafkan mu," cetusku sendiri.
Saat di rumah aku mengikuti kemana pun Mama pergi, aku masih meminta mama agar mengijinkan aku untuk pergi ke rumah Nenek. Aku menarik-narik tangan Mama, sambil merengek meminta ijin.
"Ma ayolah, ijinkan Intan sekali saja untuk mendatangi rumah Nenek. Intan gak akan lama kok. Intan janji setelah ini akan lebih giat lagi belajar dan akan selalu menuruti semua kemauan Mama asal mama ijinkan Intan kali ini saja Ma," rengek ku.
"Intan! berapa kali harus mama katakan padamu kalau tidak tetap tidak. Mama tidak akan kasi kamu ijin. Titik!" bentak Mama.
"Tapi Ma, Intan ada keperluan yang sangat penting di sana. Plis Ma, ijinkan Intan yah," aku memohon pada mama sampai menitiskan air mata.
Sampai kamu menagis pun mama tidak akan beri kamu ijin sekali tidak tetap tidak!" cetus Mama.
"Mama jahat!" jeritku kesal. Aku tidak tau akan berbuat apalagi untuk membuat Mama agar mau mengijinkan aku.
"Mama jahat! Mama gak sayang sama Intan lagi. Intan benci Mama."
__ADS_1
Aku berlari ke kamarku lalu mengunci pintu kamarku sekuat mungkin aku pun menghempaskan tubuhku di atas ranjangku menangis sepuasnya.
Tiba-tiba aku terdengar ketukan pintu.
"Intan...!
"Intan...!
Keluar Nak, mama minta maaf," ujar Mama lembut Sepertinya Mama mengetahui kalau aku sangat bersedih sehingga ia ingin menghiburku.
"Mama jahat! Intan gak mau bukain Mama pintu. Kenapa Mama gak mau memahami perasaan Intan?
Intan harus ke rumah Nenek dan itu sangat penting buat Intan Ma, kenapa nggak mau ngasih ijin? apa susahnya sih!" lirihku.
Aku mulai bangun mendengar Mama minta maaf padaku dengan harapan ia mau memberi ijin padaku. Aku pun membuka pintu untuk Mama
"Permintaan Intan nggak banyak kok Ma, Intan hanya ingin pergi satu dua hari ke rumah Nenek. Apa susahnya Mama memberi ijin saja h pada Intan.
Mama menatap tajam mataku ia melihat raut kesedihan pada wajahku. Sepertinya Mama iba melihat keadaanku.
__ADS_1
Mama menarik napas dalam dan menghembuskan pelan ia pun berkata.
"Baiklah kalau itu maumu. Mama gak mau larang lagi. Tapi ingat! jaga dirimu baik-baik. Jika berada di sana tidak boleh keluyuran seperti di sini harus tetap berada di rumah saja. Mama gak mau kamu kenapa-napa Intan," ucap Mama peduli.
Aku kaget mendengar ucapan Mama ia sudah mengijinkan aku pergi dan aku merasa bahagia banget aku pun langsung memeluk Mama.
"Yang benar ni Ma Intan boleh pergi?" tanyaku ragu.
Mama tampak mengangguk. Ku hapus air mataku yang mengalir di pipi.
Mama tersenyum padaku. Aku pun mencium tangan Mama berkali-kali. "Terimakasih Mama," ucapku.
"Intan sayang sama Mama!" ucapku terseyum Mamapun mengacak-acak rambutku dan mengelus pipiku. Berhenti menagis nya saat di kasi ijin kamu memang bandel Intan! sifatmu persis Papa yang selalu berkemauan keras tidak bisa di hentikan maunya A tatap A," ucap Mama sambil tersenyum.
Iya dong Ma aku kan anak Papa jadi wajar dong sikap kita sama," cibirku merasa senang. Akhirnya Mama mengijinkan aku pergi ke rumah Nenek.
Setelah lama berpelukan dengan Mama aku pun melepaskan pelukannya bergegas menuju kamarku lagi untuk mengemasi beberapa pakaian bekalku selama ketempat Nenek.
Dengan semangat nya aku pergi ke kamar mandi dan melakukan ritual mandi setelah itu aku berpakaian dan berdandan tipis ala ku.
__ADS_1
Memakai sedikit bedak dan mempoles bibirku dengan lipstik tipis. Aku pun bergaya di depan cermin sambil memandangi bayangan diriku yang tampak sudah cantik dan rapi aku pun tersenyum pada bayanganku sendiri hatiku sangat senang saat itu.
Dengan semangatnya aku pun keluar kamarku dan memanggil Mama untuk berpamitan karna saat itu juga aku akan berangkat. Jarak antara rumahku dengan rumah nenek lumayan jauh aku harus naik bus dan memakan waktu selama 3 jam perjalanan.