
sesampai nya di pesantren zara langsung turun dan berlari.
di halaman pesantren pelayat sudah memenuhi halaman.
seorang santri melihat zara dan langsung berlari memanggil ustazah..
"ustazah kak zara sudah sampai"ucap nya tergesa gesa.
ustazah pun langsung menghampiri zara yang terlihat sedang berlari dan fahmi mengejar nya..
"zaraaa"panggil ustazah yang tak lain bibik nya itu.
"bibiik.."jerit zara dan langsung memeluk bibik nya..
"sudah nak,sabar ikhlas kan insyaallah abi mu akan di tempat kan di tempat yang terbaik di sisi nya"bisik nya menenangkan zara
karena merasa sedih dan terpukul zara pun langsung pingsan
__ADS_1
dan fahmi yang sedari tadi di belakang zara langsung menggendong zara..
di dalam kamar..
fahmi langsung membaring kan zara di atas tempat tidur
(abi,jangan tinggalkan ana bii)"ucap zara lirih
fahmi yang mendengar langsung merasa sedih..
(ada apa ini,kenapa melihat wanita ini menangis hati ku terasa sakit) batin fahmi.
bersiap siap untuk mengantar jenazah almarhum ustad irfan..
"abiiii..abiii..kenapa abi ninggalin ana sendiri seperti umi yang ninggalin anaa"jerit zara.ustazah langsung memeluk erat zara .
fahmi dan yang lain ny membantu mengangkat jenazah yang sudah di kafani menuju masjid pesantren untuk di sholati.
__ADS_1
setelah di sholati mereka pun membawa jenazah almarhum ke pemakaman umum.
setelah jenazah di kuburkan salah seorang ustad memimpin doa.
zara terus menangis di atas makam abi nya..
setelah selesai para pelayat pun pulang ke rumah masing masing
tinggal ustazah,fahmi,dan zara.
"sayang,mari pulang"ajak bibiknya..
dan zara menggeleng.
"bik,biar aku nanti yang mengajak nya pulang"ucap fahmi dan bibik mengangguk.
"zara,mari pulang"ajak fahmi dan saat zara akan berdiri tubuh ny lemas dan tidak kuat untuk berdiri.
__ADS_1
fahmi pun langsung menggendong zara ke mobil.