Cinta Sebening Embun

Cinta Sebening Embun
kebahagian angga


__ADS_3

kediaman ardha...


"bii..sarapan nya udah siap!"ucap keisya


"emmm, iya bentar.!"balas ardha sambil merapikan jas kerja nya.


"ya udah yuk kita sarapan sayang"sambung ardha mengajak keisya


keisya pun mengangguk dan tersenyum


ardha pun langsung memegang lembut tangan istri nya itu.


mereka pun segera turun untuk sarapan.


di meja makan sudah tersaji makanan kesukaan ardha.


"waahhh,ada apa ini??tumben ummi masak sebanyak ini.?"ujar ardha sambil terus memandangi hidangan di meja.


"gak ada apa-apa kok bii,ummi cuma lagi pingin masak yang banyak.!nanti ummi akan antar tempat bibik sarah? "ujar keisya..


"emmm!!"gumam ardha mengangguk setuju.


"yuk makan.."ajak ardha tersenyum


"iya bik!!"jawab keisya membalas senyuman ardha.


di tempat lain.


kediaman angga.


"maa,paa hari ini angga ingin bawa dhina jalan-jalan di luar.!!"ucap angga


"emm,,bagus itu,sesekali pergi lah berdua!"ucap alam.


"hmmm,.mama setuju ucapan papa,"sambung anggi


setelah sarapan angga dan dhina pun berpamitan .


"yuk!!.."ajak angga menggandeng tangan dhina.


dhina pun mengangguk


angga pun segera melajukan kendaraan nya dengan kecepatan sedang..


"bii..kita akan kemana?"tanya dhina sambil melihat kearah kiri nya.


"hari ini kita akan ke RS (rumah sakit)!"ujar angga girang dengan penuh semangat yang mana membuat orang yang merlihat tertawa kecil.


"abi,minta maaf ya!"sambung angga.


"maaf.!! untuk Apa bii??"tanya dhina sedikit bingung..


"maaf selama ini abi selalu sibuk kerja,sampe sampe abi sendiri tidak mengetahui perkembangan calon anak kita.?"ucap angga lirih.


"ummi ngerti kok,kan selama ini abi selalu kerja untuk ummi dan dedek nanti!!"balas dhina tersenyum.


"makasih ya sayang.!"ucap angga tersenyum.


dan dhina membalas senyuman angga yang penuh cinta itu.


mereka pun tiba di RS.


"ummi tunggu di sini ya,abi parkir mobil dulu.."ujar angga.

__ADS_1


"iyaa!.."balas dhina mengangguk.


dhina pun menunggu di depan RS.


"hei lihat!!..pakaian wanita itu aneh ya.."ujar salah satu pengunjung.


"iyaa!!"sambung yang lain nya.


"yuk masuk sayang,"ajak angga.


namun dhina hanya diam seribu bahasa.


"sayang..!!!"panggil angga sambil menepuk pundak istri nya itu.


dhina pun terkejut.


"eehhh..iya bii kenapa,?"tanya dhina terbata bata.


"kok malah tanya abi sih..ummi tu kenapa sih dari tadi abi manggil gak jawab??'ucap angga.


"eh,oh,.gak ada apa apa kok?tadi ummi hanya sedang memikirkan sesuatu!!"jawab dhina dengan senyuman kaku nya.


mereka pun segera masuk.


"permisi!!.."ucap angga pada salah satu suster di rumah sakit itu.


"iya bapak !.ada yg bisa kami bantu.?"tanya suster tersebut.


"kami ingin periksa kandungan,apa dokter ana nya ada?"ujar angga bertanya.


"ada pak,silahkan bapak isi formulir nya dan bapak bisa tunggu di ruang tunggu sebentar untuk menunggu giliran."ucap nya dengan ramah sambil menyodor kan selembar kertas.


angga pun segera mengisi nya dan memberikan formulir tersebut pada suster.


"iya suster terimakasih..?"balas angga.


ia pun langsung menggandeng tangan dhina dan menuntun nya untuk duduk di ruang tunggu.


"pelan pelan sayang!"ucap angga membantu dhina duduk.


semua mata pun tertuju pada mereka berdua.


"emmm, sukran bii.."ucap dhina tersenyum.


angga pun mengangguk pelan.


"waahhh, dia begitu perhatian pada istri nya??dia memang suami idaman..!!"ujar salah satu pengunjung rumah sakit.


para pengunjung pun membicarakan tentang mereka berdua.


dhina pun mendekati angga.


"bii,kenapa semua orang menatap kita?"tanya dhina berbisik.


"emmm,mungkin mereka terpesona oleh ketampanan abii!!"ujar angga tersenyum.


"iihh,abiii! !"ucap dhina kesal dan memanyun kan bibir nya.


angga tau jika istri nya itu sedang memanyun kan bibir nya meski dhina mengenakan cadar.


sudah hampir setengah jam mereka menunggu giliran.


"ibu ardhina Riandra...!!"panggil petugas kesehatan.

__ADS_1


sekarang giliran kita,yuk masuk.."ucap angga.


dhina pun mengangguk.


"silahkan pak,buk.!"ucap nya mempersilahkan mereka berdua.


mereka pun segera masuk.


"selamat pagi bu dokter" sapa angga pada dokter kandungan tersebut .


"pagi juga bapa ibu,silahkan duduk,"ujar nya mempersilah kan.


angga dan dhina pun mengangguk dan tersenyum.


"ibu ada keluhan apa?"tanya nya.


"tidak ada buk,saya hanya ingin cek up saja"ucap dhina.


"oh,baik lah ,silahkan ibu berbaring dulu.kita akan laku kan USG ya buk."ujar nya tersenyum ramah.


dhina pun langsung berbaring.


"maaf ya buuuk.."ucap nya sambil membuka pakaian bagian perut nya dan mulai menggosok lembut perut dhina.


"lihat pak,buk ini adalah baby nya..sekarang usia nya sudah tiga puluh empat (34) minggu.."sambung nya tersenyum.


DEG!!..DEG!!..DEG!!...


(suara detak jantung)


"dengar pak ini adalah suara detak jantung nya,dan lihat lah pergerakan nya.."ujar dokter.


tanpa tersadar air mata angga menetes.


dhina yang melihat pun langsung menggenggam tangan angga.


seketika itu pun angga tersadar.


"SUBHANALLAH!!..begitu besar karunia mu ya ALLAH!"ucap angga penuh rasa syukur.


Cuupp...


angga pun langsung mengecup lembut kening dhina dengan penuh kasih sayang..


dhina pun tersenyum.


"sudah buk!"ujar dokter tersebut.


dhina pun langsung kembali duduk di kursi.


"ini vitamin nya ya buk.jangan terlalu lelah dan cukup istirahat ya buk " ujar nya.


"terimakasih dok,kalau gitu kami permisi dulu"ucap angga.


"iya sama Sama2 "balas dokter tersebut.


angga dan dhina pun keluar dengan wajah lega dan bahagia.


"umi dengar kan kata dokter,ummi gak boleh kecapean dan harus banyak istirahat.."ucap angga menasehati sambil menggandeng tangan dhina.


"iya abiii..."balas dhina tersenyum.


mereka pun langsung kembali kerumah. .

__ADS_1


BERSAMBUNG..


__ADS_2