Cinta Sebening Embun

Cinta Sebening Embun
lamaran (2)


__ADS_3

malam hari kediaman angga..


mereka sedang berkumpul di ruang tengah .


"angga..besok ikut papa ke rumah gadis itu.."ucap alam


"iya paa.."jawab angga dengan lirih.


"alaaam!!. jangan pernah kamu memaksa cucu ku melakukan hal yang tidak dia ingin kan.."bentak kakek.


"paa..angga itu sudah dewasa,,jadi dia sudah harus tau mana yang benar dan mana yang salah..papa jangan membela nya.."balas alam.


"iya paa,,aku setuju dengan mas alam,,sekarang angga sudah bukan anak kecil lagi pa.."sambung anggi


"sekarang kamu membela suami mu juga..."ujar kakek dengan marah.


"bukan gitu paa.."ucap anggi


"aahhk..anak sama menantu sama saja,selalu menentang perkataan ku.."ucap kakek


"yang jelas aku tidak akan pernah setuju. dan tidak akan pernah mau menerima gadis kampung itu.."sambung nya...


alam pun langsung pergi ke kamar nya


anggi pun mengikuti nya..


"kek..aku keluar sebentar.."ucap angga


ia pun pergi dan melajukan kendaraan nya.


tuut.tuut..tuut..


"halo.."jawab seseorang via telfon.


"halo bro,,temui gue di cafe tempat biasa.."balas angga..


setelah janjian dengan teman nya.


angga pun langsung mencari tempat..


sepuluh menit kemudian...


"wooiiii.."ucap teman nya sembari menepuk pundak angga.


"hemmm.."gumam angga


"lo kenapa tiba tiba manggil gue.."tanya ifan.


ifan adalah sahabat baik angga..


"gue di paksa bokap buat menikah dengan dhina.."ujar angga.


maksud lo..dhina yang pakaian nya seperti ninja itu.."tanya ifan


"haa..haa..haa..."ifan pun langsung tertawa..


"kenapa lo tertawa.."ucap angga dengan kesal.


"hahahaa..gue gak habis fikir kenapa bokap lo mau menikahkan loo.."ujar ifan


"gue sudah menodai cewe itu,saat bokap gue tau,gue di paksa buat nikahi dia.."ucap angga pelan.


"waah,,lo bener bener gila bro!!cewek baik baik gitu malah lo hancurin masa depan nya.."ucap ifan menasehati.


"gue tau..gue salah..!!" ujar angga..


setelah mereka saling cerita mereka pun segera pulang..


...


keesokan pagi nya..


kediaman ardha


"bang..hari ini abang pergi ke kantor ya.."tanya dhina di ruang makan..


"iyaa dek..hari ini dedek bawa mobil sendiri ya.."ujar Ardha..


dhina pun mengangguk.


tok..tok..tok..


"biar ana aja yang buka bang..abang lanjutin aja sarapan nya.."ucap dhina.


"iya deh.."balas Ardha.

__ADS_1


ia pun melanjutkan sarapan nya..


klek!!!..


dhina pun segera membuka pintu ..


"pamaan..bibiik.."sambut dhina dengan senyuman kecil di bibir nya..


"assalammualaikum sayang.."ucap sarah sambil memeluk dhina..


"waalaikumsalam bibik..."balas dhina


"di mana abang. "tanya rian..


"abang lagi sarapan di ruang makan paman.."ujar dhina.


rian pun segera menghampiri Ardha..


"yuk biik masuk,ana buatkan minum dulu ya.."ucap dhina..


"enggak usah sayang,,sini duduk dekat bibik..."pinta sarah.


dhina pun langsung menurut.


"dedek gimana keadaan nya sekarang.."tanya sarah..


"alhamdulillah sekarang sudah baikan bik.."balas nya.


sarah pun tersenyum senang dengan jawaban dhina..


Ardha dan rian pun bersiap untuk ke kantor..


tok..tok..tok..


"ehh..ada tamu jam segini..siapa yaa??.."gumam sarah dan ia pun langsung berdiri.


"biar ana saja bik yang buka.."ucap Ardha.


sarah pun langsung duduk kembali..


klekk...


Ardha pun membuka kan pintu..


"assalammualaikum nak..."ucap seorang pria.


"abii..ummii.."gumam nya pelan


"apaaa.."ucap orang tersebut


"enggak..gak mungkin ini abi sama ummi..mereka sudah lama meninggal.."ucap batin Ardha..


"abang..siapa yang datang,kenapa enggak di suruh masuk.."panggil sarah dari dalam..


"emmm..iya biiik.."balas Ardha..


"Ardhaaa.."panggil angga dari belakang .


"kamuu..ngapain kamu kesini belum puas buat hidup adek gue hancur..."ujar ardha langsung emosi saat melihat angga datang ke rumah nya..


ia pun langsung menarik kerah baju angga .


"stoop..jangan ribut disini.."ucap seorang wanita yang berdiri di belakang angga..


Ardha pun langsung melepas tangan nya..


"siapa sih di luar,sudah enggak di suruh masuk dan sekarang malah bikin keributan.."gumam sarah..


ia pun segera keluar dan di susul dhina dan rian.


"zaraaaa...fahmiii...."teriak rian dan sarah bersamaan.


"ummi..abii...."gumam dhina pelan..


sarah dan rian pun langsung menghampiri orang tersebut..


"assalammualaikum..."ucap tamu tersebut..


tapi sarah dan rian tidak mendengar karena ia masih tidak percaya dengan apa yang ia lihat..


"permisi..apa kami boleh masuk..."ujar nya..


"eh..silahkan masuk.."balas sarah..


mereka pun masuk

__ADS_1


Ardha dan dhina pun mengikuti mereka..


"silah kan duduk..."ujar sarah mempersilahkan.


mereka pun mengangguk..


"perkenalkan saya alam papa nya angga dan ini istri saya anggi mama nya angga..."ucap nya memperkenal kan diri.


"dan ini anak saya satu satu nya angga sastrawijaya..."sambung nya..


"apaaa..."teriak sarah tidak percaya.


"iyaa.."ucap anggi spontan.


dengan raut wajah bingung..


"ternyata mereka papa mama nya angga..ana sudah merasa,karena gak mungkin abi sama ummi hidup kembali,,wajah mereka hanya mirip saja,penampilan nya aja yang beda.."batin Ardha..


dhina terus memandangi ke dua orang tua angga..


"eh..apa itu yang nama nya dhina.."tanya anggi


ia pun langsung menghampiri dhina


"iya tante,,ana dhina.."jawab dhina dan ia pun mencium tangan anggi..


anggi pun langsung memeluk dhina..


"kenapa dengan ku,,kenapa aku merasa ada ikatan batin antara aku dengan gadis ini..."batin anggi.


dhina pun membalas pelukan anggi seperti ia sedang memeluk zara..


"ummii...dedek kangen..."gumam dhina.


"kamu ngomong apa barusan sayang.."tanya anggi yang kebetulan mendengar gumaman dhina .


"enggak..gak ada kok tante.."ucap dhina.


anggi pun melepas pelukan nya..


"tante...apa ana boleh panggil kalian ummi dan abiii.."ujar dhina.


"dedeeekk.."panggil ardha menghentekin ucapan dhina..


"ngpain manggil mereka seperti itu.."sambung nya..


"gak apa apa kok,saya juga senang jika di panggil ummi..sama dhina.."jawab anggi..


"enggak..gak ada yang bisa gantikan ummi fan abi kami.meski wajah kalin sangat mirip..."balas atdha.


anggi dan alam merasa bingung...


"oh iya..kalian datang kemari ada apa yaa.."tanya rian mengalihkan pembicaraan...


"oh iya..saya sampai lupa.."balas alam tersenyum..


"kami datang kemari ingin melamar dhina untuk menjadi istri angga dan menjadi menantu kami.."sambung alam..


"apa maksud tante..tanta ingin adik saya menikah dengan pria bajingan ini,pria yang sudah membuat rusak masa depan indah yang adik saya impikan selama ini.."ujar Ardha dengan emosi


rian pun berusaha menenangkan Ardha..


"itu sebab nya kami datang kemari,untuk memperbaiki kesalahan yang putra kami buat.."ucap alam.


"kalian tidak perlu langsung menerima nya,kalian bisa memikir kan nya,,sebelum kalian memberi jawaban nya kami akan sering datang kemari untuk menjenguk lalia.."sambung nya..


"baik lah kami permisi pulang dulu.."ujar alam.


mereka pun berpamitan..


setelah alam dan keluarga pergi


rian dan yang lain nya hanya duduk terdiam.


mereka masih belum percaya dengan apa yang mereka lihat barusan...


********APAkAH ITU ZARA DAN FAHMI..


BUKAN KAH ZARA DAN FAHMI SUDAH TIADA.


LALU SIAPA ORANG YANG MIRIP DENGAN ZARA DAN FAHMI.


*APAKAH MEREKA KEMBAR


ATAU

__ADS_1


*MEREKA SEBENAR NYA MASiH HIDUP.


Baca kelanjutan nya di episod episod berikut nya************..


__ADS_2