Cinta Sebening Embun

Cinta Sebening Embun
Ardha & keisya


__ADS_3

Kediaman keisya..


"Keisyaa, kemari sayang"panggil ayah keisya.


Keisya pun berlari menghampiri ke dua orang tua nya.


"Iya paa, maa,, "jawab keisya


"Duduk di sini sayang,, "ucap mama nya


Keisya pun mengangguk dan duduk di sebelah mama nya.


"Sayang tidak lama lagi kan kamu akan lulus S1 mama sama papa sudah memutus kan bulan depan kamu akan bertunangan dengan rendi teman mama, kita sepakat akan menjodohbkan kalian,, "ujar mama kei.


Keisya pun terkejut dan langsung beranjak dari tempat duduk nya


"Keisya gak mau di jodoh kan, keisya sudah mencintai orang lain maa paa,, "ucap keisya menentang.


Mama keisya pun terkejut memdengar nya


"Tidaak,, kamu hanya boleh menikah dengan pilihan mama, mama tidak mau tau kamu tetap harus menikah dengan rendi. "Ujar mama kei dengan tegas.


Keisya pun tertegun ia pun langsung berlari ke kamar nya


"Keisyaaa, mama belum selesai bicara. "Panggil mama nya dengan kesal


"Maa,, sudah laah anak kita kan sekarang sudah dewasa dia berhak memutuskan akan memilih siapa yang akan jadi pendamping nya.. "Ucap papa kei berusaha menenangkan istri nya itu.


"Papaaa,, "balas mama kei dengan menatap wajah suami nya itu.


Papa kei pun hanya tersenyum sambil menepuk nepuk pundak istri nya..


Di dalam kamar kei mengurung diri


"Huu,,uu,,u gue gak mau menikah dengan rendi, karena gue sangat mencintai bang ardha.. "Ucap nya sambil menangis sendu.


"Besok gue akan mengungkap kan tentang perasaan gue sama bang ardha., "gumam nya


Ia pun langsung menghapus air Mata nya Dan segera tidur.


Pagi hari


Kediaman ardha.


"Neek, tolong buat kan ana teh susu hangat ya,, "Ucap ardha memanggil si mbok dari meja makan


"Ini den air nya, "ujar si mbok yang langsung meletakan air di dekat ardha


"Makasih ya neek,, ucap ardha tersenyum


"Iya den sama sama, "balas si mbok


Dan membalas senyuman ardha.


Setelah sarspan ardha pun siap untuk pergi ke kampus dan kantor.


Tok,, tok,, tok


"Emm, siapa yang sepagi ini sudah datang bertamu,, "gumam ardha.


Ia pun bergegas membuka turun dan membuka pintu.


Kleekkk....


"Keisyaa,,, "ucap nya


Keisya pun langsung memeluk ardha dengan erat dan di susul dengan tangisan.


"Ukhtii kei, ada apa? "Tanya ardha


Ia sedikit terkejut karena keisya tiba tiba datang dan memeluk nya dengan erat dan menangis terisak isak.


"Masuk dulu ukhti, nanti kalau ada orang yang melihat bisa dalah faham.. "Ujar nya sambil melepas pelukan nya dan memapah nya masuk


Keisya pun menurut.


"Nek, tolong bawakan air putih segelas.."ujar nya memanggil si mbok


"Ini den air nya, "ujar si mbok


"Makasih nek,, "ucap ardha

__ADS_1


Si mbok pun mengangguk dan tersenyum


"Kei minum dulu yaa, "sambung ardha


Keisya pun mengangguk dan langsung meminum air yang di kasih ardha.


Setelah minum kini keisya pun sudaj bisa sedikit tenang.


"Keisya ada apa, kenapa tiba tiba datang dan langsung menangis.,, "tanya ardha dengan pelan


Keisya pun langsung menatap ardha


"Kak aku mencintau kak,, "ujar kei langsung.


Deg,, deg, deg


Ardha pun sangat terkejut..


"Aku pun mencintai mu kei.. "Balas ardha


Keisya pun memandang ardha dengan wajah penuh kebahagian.


Dan ia pun langsung memeluk ardha..


Ardha pun membalas pelukan nya..


"Baang,, "panggil keisya.


"Hm, iya kei kenapa? "Jawab ardha tersenyum saat memandang wajah keisya.


"Papa dan mama ku ingin aku menikah dengan pilihan mereka jadi bulan depan aku akan menikahi pria yang tidak ku sukai,, "ucap keisya tertunduk sedih.


Ardha pun tertegun.


"Kalau gitu ayok kita temui orang tua mu,kita ajan bicara soal hubungan kita. "ajak ardha dan menarik tangan keisya.


Keisya tetus memandanggi ardha dari belakang.


"Wajah yang tampan, pundak yang lebar,penyayang, ardha adalah sosok pria yang lembut, betapa beruntung nya gadis uang bisa menikah dengan nya, "batin kei yang terus memandang pundak ardha.


Mereka pun pergi ke rumah keisya.


Ardha dan keisya pun turun


Aedha berjalan kearaj pintu rumah keisya.


"Tunggu,, "panggil keisya sambil menarik tangan ardha.


Ardha pun menghentikan langkah nya.


"Kenapa berhenti.,, "tanya ardha.


"Gimana kalau papa dan mama ku tidak merestui hubungan kita.. "Ucap keisya sedikit cemas.


Ardha pun langsung tersenyum dan memegang kedua tangan keisya.


"Kalau kita tidak memcoba nya, gimana kita bisa tahu jika orang tua mu yidak setuju. "Ujar ardha tersenyim berisa meyakin kan keisya.


Keisya pun mengangguk.


Ardha dan keisya pun langsung masuk.


"Paa, maa,, "ucap keisya.


"Assalammualaikum om tante,, "sapa ardha.


Orang tua kei tertegun mendengar salam dari ardha


"Iyaa, silah kan masuk.. "Ujar papa kei mempersilahkan ardha.


Ardha pun mengangguk.


"Silah kan duduk nak, "ucap papa kei


"Iya om, terimakasih,, "balas ardha.


"Ada apa ini kei, "tanya mama nya


Melihat ke arah keisya.


"Gini maa,, "ucap keisya

__ADS_1


"Mohon maaf tante, perkenal kan saya Ardha twman kuliah keisya, saya datang kesini ingin meminta izin sama om dan tante,, "ujar ardha sedikit tegang..


Pama dan mama keisya pun saling pandang.


"Izin, minta izin untuk apa ya.. "Tanya papa nya sedikit bingung.


"Saya datang kesini mau minta izin untuk keisya bisa menikah dengan saya, jika om Dan tante mengizin kan saya akan datang lagi kwmari untuk. Melamar putri kalian secara resmi, "ucap ardha.


"Apa kamu tidak salah bicara,, kamu dan putri saya itu berbeda keyakinan.. "Ujar mama kei marah


"Maah, tenang dulu kita dengarkan dulu,, "ucap suami nya.


"Huhh,, "gumam mama kei kesal.


"Maah, , dengar kan dulu yang mau bang ardha omongin ma, "ujar keisya


Mama nya pun terdiam


"Maaf om tante kalau kedatangan saya membuat keributan.. "Ujar ardha meminta maaf


"Iya gak papa kok.. "Ujar papa kei.


Tersenyum


"Om saya benar benar mencintai keisya dan ingin keisya menjadi istri saya.. "Ucap ardha.


Krisya pun langdung tersenyum senang.


"Apa kamu benar benar serius dengsn putri tunggal kami? "Tanya mama kei.


"Iya tante saya serius. "Jawab ardha tersenyum


"Hm, baik lah kalau memang kamu serius ingin menikah dengan putri saya, saya setuju tapi saya punya syarat. "Ujar mama kei


"Iya tante, insyaallah syarat apa pun saya penuhi selama saya mampu.. "Ucap ardha


Tanpa di sadari air mata kebahagiaan keisya menetes. Ia merasa sangat terharu.


"Kamu bisa menikah dengan kei tanpa mahar apa pun tapi kamu harus masuk agama kami.. "Ujar mama kei.


Ardha, keisya dan papa pun terkejut dengan spa yang mama kei ucap kan.


"Maaah,, "ucap keisya dan suami nya bersamaan


"Tante, saya sangat mencintai keisya dan saya serius ingin menikahi nya, "ucap ardha.


Keisya pun tersenyum mendengar jawaban ardha


Begitu juga mama keisya dan ikut tersenyum.


"Tapi maaf tante, saya lebih mencintai tuhan dan agama saya..jadi saya minta maaf saya gak bisa mebikah dengan keisya, om tante saya permisi dulu assalammualaikum.. "Sambung ardha.


Ia pun beranjak dari tempat duduk dan segera pergi.


"Bang ardha tunggu,, "panggil keisya.


Ardha pun berhenti dan berbalik.


"Bang aku ikut bersama mu.. "Ucap keisya.


"Keisya, aku sangat mencintai mu, tapi aku lebih mencintai tuhan dan agama ku, "ujar ardha.


Keisya menggeleng dengan air mata yang terus menetes.


Ardha pun mengusap air mata keisya dan mengelengkan kepala tanda untuk keisya berhenti menangis.


"Kei, meski kita tidak bisa bersama sebagai suami istri, tapi kita tetap bisa menjadi sahabat, aku akan selalu mencintai mu, aku pulang dulu assalammualaikum,, "ucap ardha


Ardha pun mencium kening keisya.


Dan berlalu bergi.


Keisya terus memandang ardha


Ardha pun mengemudikan kendaraan nya dengab kecepatan tinggi.


Keisya pun langsung berlari ke atas dengan tangisan.


Ia begitu tepukul dengan kejadian yang sedang ia hadapi sekarang..


...

__ADS_1


__ADS_2