Cinta Sebening Embun

Cinta Sebening Embun
angga dan dhina


__ADS_3

pagi hari nya


rombongan ardha sedang berkemas


merek akan kembali ke kota hari ini.


"dhin,dimana jaket ku,"tanya angga sambil terus mencari


"hehee,jaket kakak sudah ana masuk kan dalam koper"jawab dhina terseyum


"huuhh,"gumam angga


"terpaksa deh pakai yang satu lagi.."ucap angga pelan


ia pun mengenakan jaket nya dan langsung turun membawa koper milik dhina dan milik nya.


"yuk buruan,yang lain udah nunggu di bawah tu,"ajak angga


dhina mengangguk


ia pun segera mengenakan cadar dan hijab nya


dhina pun segera turun menyusul angga dan yang lain nya di bawah


"dek,sudah semua,"tanya Ardha


"sudah bang,"jawab dhina mengangguk


"ya sudah langsung aja kita berangkat,"ujar Ardha


"ia nak Ardha,mariii."balas alam


semua pun mengangguk


"nenek,sukraan lak(terimakasih) untuk semua nya,ana dan dedek permisi pulang,"ujar Ardha berpamitan sambil mencium tangan seorang ustadzah yang bagi Ardha dan dhina seperti nenek nya sendiri.


"iyaa"balas nenek nya itu


dhina langsung memeluk nenek nya itu


"terimakasih untuk semua nya,kami permisi dulu,assalamualaikum,"ujar rian berpamitan


"wa'alaikumsalam,"balas semua orang yang ada di pesantren


mereka pun segera melakukan Kendaran nya.


Perjalanan yang cukup Lama membuat dhina tertidur


"huhh,dasar tukang tidur"ujar angga sambil mengelus kepala dhina dengan lembut.


**


akhir nya mereka pun sampai dan berkumpul di depan rumah ardha


"paman rian,ardh kami duluan dhina pasti sudah kelelahan,"ujar angga


"iya nak angga,hati hati di jalan"ucap sarah


angga pun segera melakukan kendaraan nya


akhir nya mereka pun tiba di kediaman sastrawijaya


"nak,bangun kan dhina kami masuk duluan,"ujar alam


angga pun mengangguk


"heiii,bangun lagi kita sudah sampai"panggil angga


ia berusaha membangun kan dhina


"uuhh,kak kenapa sih kamu selalu menyulitkan ku,"ucap dhina dalam gumaman nya


"peffff,"angga malah tertawa kecil


"dasar,istri kecil ku yang aneh"ujar angga sambil mengusap kepala dhina


ia pun mengangkat dhina tanpa membangun kan nya.


"angga!!"panggil tuan sastrawijaya


angga pun menghentikan langkah nya


"iya kakek,"jawab angga

__ADS_1


"kenapa kamu menggendong wanita itu"ujar nya sedikit kesal


"ooh,dhina maksud nya,dia tadi tertidur di mobil,mungkin dia kecapean jadi angga membawa nya masuk tanpa membangun kan nya"ucap angga


"ya udah kek,angga ke atas dulu,capek!!"sambung angga


ia pun segera naik


"nanti dulu"ucap kakek


namun angga tidak menghentikan langkah nya


"huh,sekarang angga mulai memberontak,dia mulai tidak mendengar kan ucapan ku lagi semua itu gara gara wanita itu,"gumam nya pelan dengan kesal.


dikamar angga meletak kan dhina di atas ranjang


angga pun melepaskan hijab dan cadar dhina


"uuhh,"gumam dhina ia pun membuka mata nya dengan pelan


angga pun segera berdiri dari tempat tidur


"kakak,"panggil dhina sambil menarik tangan angga


Brukkk


angga pun seketika terjatuh tepat di depan wajah dhina


mereka pun saling melihat satu sama lain


DEG..DEG


jantung angga dan Dhina pun berdetak dengan cepat


Cuuppp!!


dhina pun mengecup mesra bibir angga


dan angga pun membalas kecupan dhina


dhina pun memejamkan mata ny kembali ia pun melanjutkan tidur nya


"emmm,dasar istri ku yang manja,"ucap angga tersenyum


Cuuppp


dan langsung pergi ke kamar mandi


setelah mandi ia pun berbaring di tempat tidur untuk beristirahat.


**


"kak bangun!!sudah udah sore nii!"ucap dhina membangun kan angga


"emmmm,,"gumam angga sambil mengosok gosok mata nya


"sayaaang banguuun!!"panggil dhina tersenyum


"iya iyaaa,aku bangun sekaranag"jawab angga


dhina pun tersenyum dan berlalu


dengan tiba tiba angga lompat dari tempat tidur dan langsung memeluk dhina dari belakang


"tunggu,,"ucap angga sambil memeluk istri nya itu


"i..iya kenapa kak?"tanya dhina


"maaf ya selama ini aku udah bersikap kasar,aku mencintai muu dhina,aku gak mau kehilangan mu jangan tinggal kan aku ya,"ucap angga dengan manja


dhina pun mengusap kepala angga dengan lembu


"ana juga sangat mencintai kakak,"balas dhina tersenyum


dhina pun membalik kan badan nya dan membalas pelukan angga


mereka pun saling berpelukan.


"udah aah,yuk ke bawah kita makan,"ujar dhina


angga pun mengangguk


ia pun Turun dengan memegang tangan dhina

__ADS_1


"hai sayang,kemarii,"panggil anggi


dhina pun mengangguk


ia pun duduk di sebelah anggi


mereka pun mulai menyantap makanan nya.


"maa,besok ana akan pergi ke tempat bang Ardha."ucap dhina


"baik lah sayang,biar besok angga yang an&tar."balas anggi


"gak usah maa,kak angga pasti masih capek belum lagi dia harus ke kantor besok,"ujar dhina


"pintar juga kamu,ternyata kamu cukup pengertian.."ujar tuan sastrawijaya dengan sinis nya.


"benar yang mama bilang!biar aku antar sekalian lewat,"ucap angga tersenyum


dhina pun membalas senyuman angga


"angga!!"teriak kakek nya kesal


"enggak apa apa kok kek,toh jalan nya kan searah,"ucap angga


"huhhh!!"gumam nya dengan kesal


ia pun beranjak dan pergi


"kakek!!kek.."panggil angga


namun kakek mwngacuh kan panggilan nya dan pergi ke ruang baca


"sayaang,jangan di pikirin ya ucapan kakek tadi,"ujar anggi menghibur


"iya dhiin!!"sambung fahmi tersenyum


dhina pun mengangguk dan tersenyum


"tua bangka itu,lama kelamaan aku tidak tahan tinggal di sini,jika saja zara sudah mengingat masa lalu nya,aku akan segera Membawa mereka berdua keluar dari rumah ini,"batin fahmi


**


malam hari


di meja kerja angga terlihat sibuk mengecek semua berkas


"haahhh,capek nyaa ini semua kerjaan yang ku tinggal selama dua hari,"gumam nya sambil bersandar di kursi kerja nya


Kleekkk!!


dhina masuk dengan membawa dua cangkir kopi lengkap dengan makanan pendamping nya


"ini kak minum dulu,,"ujar dhina tersenyum


"hemmm,makasih"ucap angga


dhina pun tersenyum dan mengangguk


"kak mungkin besok ana akan pulang sore,"ucap dhina sedikit ragu


ia takut jika angga akan marah


"emmm,baik lah kamu pulang nya tunggu aku saja di rumah Ardha"balas nya


"bener kak,makasih,"senyum dhina ia pun langsung memeluk angga


"heiii..ini panas tau,"ujar angga terkejut


"asif kak asif"ucap dhina dengan takut


angga pun langsung mendekati dhina dan meraih tangan nya


"kamu gak kenapa napa kan sayang,gak kena kamu"ujar angga dengan cemas


"eng..enggak kok kak"ucap dhina


angga pun langsung memeluk nya dengan erat.


mereka pun saling bercumbu mesra


"aahh..uuhh..emmm"suara desahan angga dan dhina


selanjut nya (DI SENSORšŸ˜šŸ˜ā¤)

__ADS_1


Bersambungā¤


__ADS_2