
sudah dua pekan dhina di rumah sakit
kini keadaan dhina mulai membaik..
dia pun sudah di per boleh kan pulang.
"bang maafin dedek ya...dedek udah bikin abang khawatir.."ujar dhina
ia merasa sangat menyesal.
"iya gak apa dek,,lain kali jangan ngelakuin hal ini lagi ya!!.abang takut.."ujar Ardha.
dhina pun mengangguk dan langsung memeluk Ardha..
"yuk kita pulang paman sama bibi sedang menunggu kita.."sambung Ardha.
klekkk...
"haaiii..!! selamat pagi dhinaa.."sapa keisya.
iya pun langsung masuk.
"pagi ukhtii.."balas dhina
Ardha yang melihat keisya datang pun langsung tersenyum.
dan keisya pun membalas senyuman Ardha.
mereka terus saling pandang..
"eheem..eheemm.."gumam dhina
di balik cadar nya ia tersenyum kecil..
Ardha dan keisya terkejut dan merasa sedikit gugup.
mereka pun langsung mengalihkan pandangan nya dari satu sama lain nya..
"eh..emmm, kamu sudah siap kan,yuk kita pulang.."ujar keisya berusaha mengalihkan pembicaraan.
keisya pun mengambil tas milik dhina dan segera keluar.
"ciee...ciee abaaang.."goda dhina tersenyum.
"apa sih dedek inii.."balas Ardha
"udah ah,,yuk keluar.."sambung nya
sambil meendorong kursi roda dhina.
mereka pun menyusul keisya..
setelah sampai di parkiran ardha pun membuka kan pintu mobil.
dhina pun segera masuk.
__ADS_1
..
di perjalan mereka saling mengobrol.
dan sesekali tertawa.
"oh iyaa..kok ukhti bisa kesini bareng abang sih. "tanya dhina.
"ouh ituu,,pagi tadi aku kerumah mu dhina,dan pas saat itu bang Ardha keluar!!kata nya mau jemput kamu,,jadi nya langsung deh sku ikut bang Ardha untuk jemput kamu..."balas keisya tersenyum..
"ooohh..gituuu.."gumam dhina sedikit menggoda Ardha..
"kenapa sih deekk.."ujar Ardha.
"enggaaakk...gak kenapa napa kok.."ujar dhina
ia terus tertawa kecil melihat reaksi abang nya yang sedikit malu..
..
sedangkan di kediaman sastrawijaya.
kejadian itu membuat kedua orang tua angga kembali dari amerika.
tok..tok..tok
angga pun segera membuka pintu..
"papaa,mamaa kalian datang.."ucap angga senang saat melihat orang tua nya datang
alam langsung menampar angga.
"alam!!!.."teriak kakek angga marah
saat alam menampar angga.
"maas,tenang duluuu.."bujuk anggi mama angga.
angga tertunduk diam setelah alam menampar nya.
alam dan anggi pun langsung masuk
"siang paa.."ucap alam dan mencium tangan kakek angga anggi pun melakukan hal sama..
dan mereka pun langsung duduk di sofa
angga hanya berdiri..
"sayaang kemari anak.."panggi anggi.
angga pun menghampiri mama nya.
"angga,,mama sama papa pulang setelah mendengar apa yang kamu perbuat.."ujar anggi.
angga hanya menduduk diam.
__ADS_1
"dasar anak kurang ajar,,apa kami mendidik mu untuk melakukan itu.."ujar alam kesal.
"maaf paa,aku mengaku salah,awal nya aku hanya ingin menakuti nya untuk membalas dendam!!.tapi aku tidak bisa menahan nya setelah melihat dia yang begitu cantik.."ucap angga.
ia merasa menyesal sudah melakukan itu.
"sudah!!jangan kalian salahkan angga terus,,itu sih emang dasar cewe nya juga,sudah tau di rumah hanya ada angga masih juga mau di ajak kekamar..."ujar kakek angga membela..
dan ia terlihat kesal..
"cukup paaa!!!..cukup papa membela nya,selama ini papa sudah terlalu memanjakan anak ini.."ujar alam marah..
"maass udah lah,nanti lagi kita bicarakan..."ucap anggi berusaha mencegah alam berdebat dengan ayah nya.
"ciih.."gumam kakek angga
ia pun berdiri dan langsung pergi meninggalkan mereka bertiga..
"angga sayaang,kamu juga pergi lah ke kamar istirahat yaa.."ucap anggi.
*cuupp!!!
anggi pun mengecup kening angga .
angga pun menurut dan pergi..
kini hanya tinggal alam dan anggi di depan..
"maas,sudah lah jangan berdebat dengan ayah!!kamu kan tau papa itu orang nya gimana..dia akan melakukan segala cara untuk bisa menang.."ujar anggi
"iya mas tauu,,tapi papa itu sudah terlalu memanjakan anak itu,sehingga anak itu bisa bikin masalah sebesar ini,dia sudah buat malu keluarga sastrawija.."balas alam.
penuh emosi..
anggi pun berusaha menenangkan nya..
malam har nya..
"paa..aku sudah buat keputusan untuk masalah angga..."ujar alam.
"aku akan melamar dhina untuk angga..dan aku ingim angga menikahi nya.."sambung nya.
"apaa,,,kamu mau melamar gadis kampung itu.."ucap kakek angga kesal
"tapi paa,kenapa aku harus menikahi gadis aneh itu.."ujar angga
ia berusaha menolak..
"kamu sudah merusak masa depan gadis itu..jadi papa mau kamu menikahi nya besok papa sama mama akan kerumah nya untuk melamar..."ujar alam kekeh
"tapi paaa!!!'?"ujar angga vcsaha menolak..
tapi alam masih tetap dalam keputusan nya..
...
__ADS_1