Cinta Sebening Embun

Cinta Sebening Embun
perpisahan


__ADS_3

zara pun langsung segera duduk dan memegangi kepala nya...


"uuhh.. biii ada apa,,kenapa abi mukul ana.."tanya zara meringis menahan sakit..


"ada apaaa...!! seharus nya aku yang tanya...ada apa dengan muu.!!"ucap fahmi membentak .


"apa aku kurang baik pada mu selama inii..!!" sambung nya sambil menarik tangan zara..


"ana gak faham apa yang abi maksud.."tanya nya


sampai meneteskan air mata.


menahan sakit di kepala dan tangan nya sebab fahmi memegang tangan nya dengan sangat kuat..


"dasar wanita munafik..berpura pura bersih suci..tapi ternyata...kotor!!.."ucap fahmi..


zara tidak bisa percaya dengan apa yang fahmi ucapkan..


"sebenar nya ada apa bii..kenapa abi seperti ini.."tanya zara memegang tangan fahmi.


"lepaskan tangan kotor mu dari ku.."bentak nya..


"ini koper mu...sekarang pergi lah dari rumah ku.."pinta nya..


zara pun langsung menangis..


"abiii..ana sayang abii.."ucap zara menangis..


"lihat ini semua.apa yang sudah kau lakukan.."ucap fahmi sembari melempar foto foto yang berisi zara dan ustad yusuf yang sedang berpelukan..


"ini gak seperti yang apa yang abi pikir kan...dia hanya menolong ana saat ana akan terjatuh.."ucap nya menjelaskan..

__ADS_1


namun fahmi tidak mendengarkan penjelasan nya.


"aku gak mau tau..sekarang juga kamu pergi dari rumah ini.."usir nya dan langsung membawa koper zara dan menarik tangan zara..


"bii..pelan pelan..perut ana sakit.."ucap sambil memegangi perut nya..


"deen..pelan pelan non zara sedang hamil besar..kasian den.."pinta si mbok berusaha menghentikan fahmi.


tapi fahmi tetap terus menarik tangan zara hingga sampai ke depan pintu..


"mulai sekarang jangan pernah menginjak kan kaki mu di rumah ini lagi.."bentak fahmi..


"bii..apa selemah itu cinta abi ke ana,,sehingga abi lebih mempercayai sebuah foto..!! yang belum tentu kebenaran nya..."tanya zara menatap mata fahmi..


fahmi pun menetes kan air mata melihat zara seperti itu..


darah masih mengalir di kening nya..


tapi kemarahan sudah membutakan mata hati nya.


"pergi sekaraaaaang.."jerit fahmi membentak zara.


fahmi pun langsung masuk ke dalam dan menutup pintu nya..


tok..tok..tok..


"abii..ii..abii..ii..buka pintu nyaaa..ada gak bohong..ana gak pernah menghianati abii..ii.."jerit zara di depan pintu


sambil terus mengetuk pintu


berharap fahmi akan membukakan pintu..

__ADS_1


zara terduduk di depan pintu dengan lemas..


sudah dua jam ia di luar tapi fahmi belum juga membukakan pintu..


kleckk..


pintu terbuka


zara pun langsung berdiri dan tersenyum..


"ana percaya pasti tadi abi hanya salah fa....."ucapan zara terhenti saat fahmi melewati nya menuju mobil dan langsung pergi...


"abii...apa selemah itu cinta abi pada ana...ana begitu mencintai mu bii.."gumam zara menangis


sambil mengambil koper nya..


zara menangis sepanjang jalan..


"aaaahk...sakit ya allah.."jerit nya memegang kepala..


"astaghfirullah..kak..kakak kenapa...mari saya bantu antar ke rumah sakit.."ucap seseorang ia berusaha menolong zara..


"taxiii.."panggil nya.


akhir nya zara di bawa ke Rumah sakit..


"tolong suster..kakak ini sedang hamil dan terluka parah di kepala nya.."panggil orang itu.


suster pun langsung membantu nya..


tiiit..tiiit..tiiitt...

__ADS_1


suara dari ruang perawatam zara..


zara sudah pingsan selama tiga hari..


__ADS_2