Cinta Sebening Embun

Cinta Sebening Embun
kasih sayang


__ADS_3

pagi hari nya


dhina sudah bersiap begitu pun angga


"heii,sudah belum yuk berangkat."ajak angga


"sudah kak,yuk!"balas dhina tersenyum.


senyum manis di balik cadar nya itu yang membuat angga terpesona


mereka pun langsung turun


"selamat pagi sayaang"sapa anggi tersenyum


"selamat pagi ma,paa,kek."balas angga dan dhina bersamaan


anggi dan fahmi pun mengangguk dan tersenyum


kreettt...


"duduk lah"ujar angga menarik kursi dan menyuruh dhina untuk duduk di sebelah nya


dhina pun langsung tersenyum dan hati nya serasa berbunga bunga.


"makan lah,"ujar angga sembari mengambil kan makanan dhina


"sukraan lak,kak"ucap dhina tersenyum


ia merasa senang dengan sikap angga sekarang


"heemm,"gumam angga mengangguk


mereka pun segera menyantap makanan nya


"dhiin!!kamu jadi ya hari ini pergi ke tempat abang mu,"tanya fahmi melihat ke arah dhina


"iya paa,ana akan ke rumah abang,mungkin akan pulang telat malam nii"ujar dhina


"ngapain juga sih mesti kesana,kalau kangen ya tinggal telfon atau vidio call,kan bisa,bikin repot orang aja,,"celetuk tuan sastrawijaya menyambung ucapan dhina dan fahmi


"sudah lah kek,hari ini aku gak ingin berdebat,"ucap angga


"ciihh!!!"gumam kakek nya dengan kesal


"ya udah maa,kita berangkat dulu,assalamualaikum,,"ucap dhina memberi salam dan mencium tangan anggi


"hati hati di jalan ya,dan angga kamu bawa mobil nya pelan pelan aja ya,"ujar anggi menasehati


"iya mama ku tersayang,ya udah aku berangkat sekarang ,"balas angga


anggi pun mengangguk


angga san dhina pun segera berangkat ke rumah Ardha.


"akhir nya sampe jugaa"gumam dhina pelan saat mobil nya sampai di depan pagar rumah ardha


"sukraan kak,sudah antar 'ana,"ucap dhina


"emmn,ya udah aku berangkat ke kantor dan pulang nya nanti aku jemput"balas angga


"mmm,kaak,"panggil dhina


"iya,kenapa lagi"tanya angga


"apakah boleh 'ana tidur di sini malam ini"ucap dhina pelan dengan sedikit keraguan sebab angga tidak langsung menjawab


"enggak apa apa kok kak,kalau kakak gak iij....'"ucapan nya terhenti saat angga memegang tangan nya


"emm,kamu boleh menginal di sini,sekang pergi lah,aku mau ke kantor.."ujar angga memberi izin


dhina pun tersenyum senang


Cuuppp😚


dhina mengangkat sedikit cadar nya dan mencium bibir Angga dengan lembut

__ADS_1


seketika itu pun angga langsung terpaku diam


"ya udah 'ana turun"ucap dhina


angga pun mengangguk.


dengan cepat dhina pun turun


"daaaahhh,hati hati di jalan kak"ucap dhina melambai kan Tangan nya


angga pun mengangguk dan bergegas pergi


"uuuhhhh,apa yang ana lakukan tadiii,"gumam dhina


dhina mengingat kembali kejadian barusan


"udah ahh..."gumam dhina bingung sendiri


ia pun langsung masuk ke dalam


tok..tok..tok


"assalamualaikum.."panggil dhina sambil mengetuk pintu nya


"wa'alaikumsalam.."jawab jawab seseorang dari dalam rumah


klekkk....


seseorang membuka kan pintu


"Assalamualaikum ukhty.."sapa dhina


"dhinaaa!!!.."teriak keisya


itu membuat dhina kaget dan tertawa kecil


"wa'alaikumsalam,yuk masuk"ujak keisya


dhina pun mengangguk dan masuk kedalam mengikuti keisya ke ruang tamu


"pagi sayaang"panggil seseorang


"bibik saraah.."ujar dhina


ia pun langsung berjalan ke arah sarah dan memeluk nya


"bik,ana kangen"ucap dhina lirih sambil memeluk sarah


sarah pun balas peluk an dhina


"ya udah ,kei buatkan air dulu ya"ujar keisya berlalu


"kemana abang?"tanya dhina


"abang dan paman mu,sudah pergi ke kantor pagi pagi sekali ,kata nya pagi ni ada rapat bersama perusahan sastrawijaya,"ujar sarah


"maksud bibik?sastrawijaya?perusahaan kakek angga?"ucap dhina memastikan


"iyaaa,prusahaan tuan sastrawijaya.."balas sarah meyakin kan


"ini air nya dhin,"ucap keisya tersenyum


dhina pun mengangguk membalas senyuman keisya


"iya ukhty,makasih"ucap dhina dan meneguk air nya.


mereka pun berbincang bincang


**


"ukhty,,ada mangga gak di kulkas,"tanya dhina


"emmm,seperti nya sih ada,untuk apa dhin"ujar keisya


"ana lagi ingin makan yang asam asam nih,mulut ana terasa pahit "balas dhina dengan menelan ludah nya sendiri

__ADS_1


"pagi pagi gini dedek mau makan mangga?gak salah?"tanya sarah bingung


"berapa hari ini ana teringin makan yang pedas dan asam bik,ana juga gak tau kenapa apa yang yang terjadi pada ana"ujar dhina yang terlihat sedikit bingung.


"ya udah,ku ambil kan dulu ya,"ucar keisya


ia pun pergi ke dapur untuk mengambil mangga dan pisau


"dek,apa dedek gak merasa ada yang aneh gitu sama tubuh dedek"tanya sarah


"ada sih bik,kadang ana mual,pusing dan perut terasa penuh."ujar dhina


"ni buah nya"ucap keisya menyondor kan


keisya pun kembali duduk


"dek,jangan jangan dedek hamil lagi"ucap sarah


"ah bibik gak mungkin lah"balas dhina sedikit ragu


"dek mulai dari kejadian itu sampai sekarang kamu dan angga sudah bersama selama 5 bulan,apa dedek selama ini ada datang bulan"tanya sarah dengan serius


"emm,iya sih bik,dan seperti nya sih sudah empat bulan ini ana gak ada haid"jawab dhina


sarah pun langsung memeluk dhina


"mungkin aja yang di bilang bibik sarah itu benar,jangan jangan kamu lagi hamil lagi dhina"sambung keisya tersenyum senang


"apa iya?"gumam dhina


"apa kamu sudah pernah pergi kedokter,"tanga sarah lagi


"belum bik"jawab dhina menggeleng kan kepala nya


"malam ini kamu nginap di sini kan"ucap keisya


"iya ukhty,ana tadi juga sudah izin sama angga dan dia mengizin kan"ujar nya tersenyum


"ya udah besok pagi bibik kesini lagi,akan bibik bawa dedek ke dokter."sambung sarah


dhina pun mengangguk


mereka bun berbincang bincang dan terkadang tertawa


**


malam hari


tok tok tok...


"assalamualaikum,"ucap Ardhan mengetuk pintu


"waalaikumsalam.."jawab keisya dari dalam


klekk..


kei pun segera membuka lan pintu


"abi,udah pulang,yuk masuk ada dedek di dalam,"ujar keisya sambil mengambil tas kerja dari tangan ardha


"dedek?kapan dia kemari,apa dia kemari bersama angga,?"tanya Ardha


"enggak kok,tadi pagi angga sendiri yang antar kemari,kata nya sih kangen abang nya,"ucap keisya


mereka segera masuk dan menghampiri dhina


"dedek,kapan kesini nya"tanya Ardha


"tadi lagi bang,"jawab nya dan mencium tangan Ardha


"oh,ya udah abang ke atas dulu ya mau bersih bersih..dedek jangan bikin susah kakak mu ya..?"ujar ardha sambil mengusap pelan kepala nya


"iya..iyaaaa"ucap dhina dengan manja


keisya pun hanya tersenyum melihat tingkah kakak beradik itu.

__ADS_1


"abi,begitu menyayangi dhina,setelah orang tua nya tiada bagi nya dhina adalah sebagian kehidupan nya,ke bahagia dan kesedihan dhina adalah kebahagian dan kesedihan abi juga,jadi aku akan berusaha untuk membuat kakak beradik ini bahagia ..."batin keisya.


BERSAMBUNG..❤


__ADS_2