Cinta Sebening Embun

Cinta Sebening Embun
kehidupan baru ardha dhina


__ADS_3

sudah lebih dari sebulan setelah meninggal nya fahmi..


ardha dan dhina memutuskan untuk tetap tinggal di rumah zara meski rian sudah membujuk nya untuk tinggal bersama nya.


tapi ardha selalu menolak.


kediaman rian.


tok..tok..tok..


klekk...(pintu di buka)


"permisi apa ini dengan bapak rian.."tanya seorang pria.


"iya saya sendiri,ada apa ya pak.."jawab rian.


"halo pak perkenalkan nama saya andi,saya adalah pengacara pribadi pak fahmi.."ucap nya.


"ooh..iya pak ada yang bisa saya bantu.."tanya rian..


"saya kesini ingin memberikan berkas peninggalan pak fahmi satu tahun yang lalu,silahkan di terima pak.."ujar nya.


rian pun mengambil berkas itu dan membaca nya.


saat membaca nya rian sangat terkejut dengan isi nya


"maksud nya apa ini pak.."tanya rian bingung.


"ini adalah surat wasiat pak fahmi,pak fahmi menyerahkan perusahaan di luar kota beserta rumah yang di tinggali bapak rian saat ini untuk sahabat naik nya yaitu atas nama RIAN SAPUTRA..."ujar nya


"sedangkan perusahaan yang di dalam kota untuk anak anak nya..ARDHA RIANDRA dan ARDIHA RIANDRA..dan pak fahmi ingin menyerahkan perusahaan pada anak nya setelah usia mereka tujuh belas tahun..di karena kan sekarang usia mereka baru tujuh tahun jadi untuk sementara bapak rian yang mengurus..."sambung nya.


"terimakasih pak.."ucap rian tersenyum..


pengacara itu pun mengangguk setelah urusan nya selesai ia pun segera pergi..


...


"fahmi elo adalah sahabat terbaik gue..setelah lo tiada pun lo masih memberikan sebagian perusahan sama gue padahal elo punya dua anak...elo adalah pria yang baik.."gumam nya..


..

__ADS_1


setelah semua kejadian itu


fahmi mulai mengelola perusahaan lagi..


pagi hari


kediaman ardha.


"deek..yuk kita sarapan dulu.."ujar ardha mengajak dhina..


"ana gak lapar bang.."ucap dhina yang masih terduduk di tempat tidur.


ardha pun langsung memeluk dhina..


"abaang..kenapa ummi sama abi ninggalin kita.apa allah gak sayang kita..."ucap nya sendu.


"dedek gak boleh bilang gitu..dedek sayang kan sama abi dan ummi..dedek ingin lihat abi dan ummi bahagia kan.."tanya ardha melepas pelukan nya dengan pelan..


dhina pun langsung memandang wajah arda..


"iya bang..ana sayang abi dan ummi..ana ingin ab dan ummi bahagia.."ucap nya dengan lesu


"kalau dedek sayang dan ingin lihat abi dan ummi bahagia..dedek harus ikhlas dan jadi anak yang soleha..ummi dan abi pasti seneng lihat dedek seperti dulu yang ceria.."ucap nya menenang kan dhina.


ardha pun mengangguk dengan sedikit senyuman di wajah nya.


itu membuat dhina sedikit tenang..


"ya sudah sekarang kita turun dan sarapan,terus pergi sekolah.."ucap nya


dhina pun mengangguk.


mereka pun segera turun..


"anak anak yang malang..baru saja mereka bertemu abi nya dan hidup bahagia..sekarang musibah besar tetjadi di tengah tengah kebahagian mereka.."gumam nenek dan para pelayan lain pun mengangguk..


"non dhina..hari ini bibi masak makanan kesukaan non dhina,ada ayam goreng dan udang goreng.."ucap tersenyum.


"hmmm..makasih bik.."ucap nya.


setelah mereka selesai sarapan

__ADS_1


mereka pun pergi ke sekolah dengan di antar kakek nya..


"pagi ardha dhina.."sapa buk guru.


"pagi juga buk.."balas mereka bersamaan...


mereka pun mulai beraktivitas seperti biasa..


mereka sudah mulai bisa melupakan kejadian itu...


...


siang hari kediaman ardha.


tok..tok..tok..


klekk.


bibi pun membuka pintu.


"pagi non sarah.."sambut bibi..


"siang juga bi,ardha dhina sudah pulang belum.."tanya sarah..


"non dhina sama den ardha belum pulang sekolah.."jawab nya..


"hmmm..baik lah sekarang aku akan masak untuk mereka..bibi jagain revan ya,saya mau masak.."ucap nya


bibik pun mengangguk dan segera menggendong revan untuk bermain..


dhina dan ardha akhir nya pulang dari sekolah..


"bibik saraah..kapan bibik datang.."tanya ardha saat melihat sarah sedang sibuk menyusun makanan di meja..


"dari tadi sayang.."jawab nya


ardha dan dhina pun menghampiri...


mereka pun mulai makan..


"bibik datang karena ingin menjemput kalian..paman ingin kalian makan malam di rumah.."ujar sarah..

__ADS_1


ardha dan dhina pun mengangguk..


__ADS_2