
Kediaman angga.
Di dalam kamar angga. .
"Kak ini air kopi nya.. "Ujar dhina
Ia pun meletakkan nya di meja..
"Dhin, Bantu aku pakaikan dasi!! ... "Ucap angga sedikit kasar.
Dhina pun mengangguk.
Ia pun langsung mendekat.
Dan memakai kan angga dasi..
"Kalau di lihat lihat gadis ini cukup cantik.. "Batin angga.
Ia terus menatap wajah dhina yang tertunduk karena sedang memakai kan nya dasi..
"Dudah kaak!! .. "Ucap dhina
Angga pun terkejut dan langsung tersadar dari lamunan nya..
"Hemmm... "Balas angga sambil merapi kan jas nya.
"Ada apa dengan diri ku ini,, kenapa aku malah memikirkan gadis ini.. "Batin angga
Angga pun langsung berlalu sambil menggeleng kan kepala nya.
Dia masih bingung dengan al yang dia pikir kan tadi.
Mereka pun segera turun untuk sarapan.
Kakek, alam dan anggi sudah di bawah...
"Pagi dhinaaa,, "sapa anggi
Dabntersenyum.
"Pagi juga maa... "Balas dhina tersenyum
"Sini sayang duduk dekat mama"ujar anggi.
Dhina pun mengambil kan sarapan dhina.
Setelah sarapan.
Angga dan alam pun langsung berangkat ke kantor.
"Dhinaa, ikut mama ke atas yuk.. "Ajak anggi lembut.
"Iya maa.. "Jawab dhina
Anggi pun langsung memegang tangan dhina dan mengajak nya ke atas
"Mama anggi sangat baik, dia penuh kasih sayang!!,.. Seadai nya ummi masih hidup, pasti ummi akan sayang sama ana lebih dari mama anggi.. Ummiii... "Batin dhina.
Ia terus mengikuti anggi ke kamar nya..
Kleekk!!!..
anggi pun langsu masuk ke dalam kamar nya.
"Dhinaa!! Ayuk masuk.. "Ucap anggi
"Iya maa!!... "Balas dhina.
Ia pun langsung masuk mengikuti anggi.
"Dhina duduk dulu ya.. "Ujar anggi.
Dhina pun mengangguk dan duduk di tepi ranjang tidur anggi.
Anggi pun langsung membuka lemari pakaian nya dan mengambil sesuatu. .
"Apa itu maa.. "Tanya dhina..
"Ini kalung mama dulu.. "Ujar nya sambil membuka kotak perhiasan nya dan anggi pun mengeluarkan sebuah kalung ber liontin permata biru.
Dhina sangat terkejut melihat kalung itu.
"Kalung ini!!!.. "Ujar nya tersentak.
Saat melihat kalung itu.
"Dhinaa,!!.. Kamu kenapa dhin. "Tanya anggi sedikit cemas melihat reaksi dhina yang terlihat sangat terkejut melihat kalung milik nya.
"UMMII..!!! "ujar dhina.
__ADS_1
"Ini kalung milik ummi.. "Sambung nya
Ia pun langsung mengambil kalung itu dari anggi.
"Ada apa dengan kalung ini dhin,?? Dan apa hubungan nya kalung ini dengan ummi kalian.. "Tanya anggi sedikit bingung.
"Maa!..mama dapat kalung ini dari mana.. "Tanya dhina
Ia terus memandang dan mengelus kalung tersebut.
"Kalung ini milik mama, dan ini kalung kesayangan mama.. "Balas anggi.
"Ada apa dhin, kenapa bertanya semua itu.. "Sambung anggi.
"Kalung ini seperti milik ummi ana maa, karena semenjak ummi meninggal ana tidak pernah melihat nya lagi.. "Ujar dhina.
"Enggak mungkin dhin, mungkin hanya mirip,,karena kalung ini di berikan setelah mama menikah dengan papa angga.. "Ucap nya.
Dhina hanya diam dan terus memandang kalung itu..
"Apa kamu menyukai kalung ini..? "Tanya anggi tersenyum.
"Iya maa, ana menyukai nya.. "Balas dhina
Dan ia pun membalas senyuman anggi..
"Kalung ini sekarang milik kamu,,mama memberikan nya untuk mu.. "Ujar anggi.
sambil melepas kan hijab dhina dan memakai kan nya di leher dhina.
"Cantik maa,, makasih ma ana suka kalung nya.. "Ucap dhina tersenyum.
Anggi pun tersenyum dan langsung memeluk dhina.
"Kenapa setiap aku memeluk gadis ini, hati dan perasaan ku menjadi tenang dan nyaman.. "Batin anggi yang terus memeluk dhina.
Dhina pun membalas pelukan anggi..
***
Malam hari.
Angga dan alam baru kembali dari kantor
Sedang kan anggi, dhina dan kakek sedang duduk santai.
"Selamat malam semuaa.. "Sapa alam
Angga dan alam pun langsung membuka jas dan meketakkan tas nya di meja.
Mereka pun langsung duduk dan mereka terlihat letih..
"Biar ana buat kan air dulu.. "ujar dhina
Ia pun langsung berdiri.
"Biar mama temani yaa.. "Ucap anggi.
Dhina pun langsung melihat anggi dan tersenyum pada nya...
Mereka pun langsung ke dapur untuk membuat air.
Di depan*
"Gimana nii.. apakah hari ini cucu ku bekerja sangat keras.. "Tanya kakek sambil menepuk pundak angga dan tersenyum.
"Tentu saja kakek, aku pasti akan bekerja keras untuk kantor kakek.."ucap angga tersenyum
Alam pun tersenyum melihat semangat putra nya itu..
"Ini teh nyaa.. "Ucap anggi sambil membawa beberapa cankir teh
Dhina pun menyusul dengan beberapa camilan dan makanan ringan..
"Waah asik nya, sudah lama tidak kumpul seperti ini, berkat kedatangan dhina sekarang kita bisa berkumpul seperti sekarang.. "Ujar alam.
Dhina pun langsung tersenyum
"Iya paa.. "Sambung angga..
anggi pun langsung membagikan teh nya.
Sedangkan dhina meletak kan cemilan nya di meja...
"Alaam,kapan kalian akan keluar negri.."ucap kakek angga dengan sinis.
"Lusa paa.. "Balas alam dingin.
Mereka pun berbincang bincang di depan..
__ADS_1
Angga pun melihat jam tangan nya
Waktu menunjuk kan pukul 21:30 malam.
"Paa,maa, kek...! Angga ke atas dulu ya mau mandi.. "Ucap angga.
Mereka pun mengangguk..
Angga pun langsung pergi kekamar nya.
"Aku juga akan ke atas.. "Sambung alam.
Anggi pun mengangguk
"Paa, apa papa gak apa apa kami tinggal dalam keadaan seperti ini, kesehatan papa sekarang lagi kurang bagus.. "Ucap anggi sedikit cemas dengan ke adaan papa nya...
"Papa tidak apa apa, lagian kan sekarang ada angga dan dhina disini, mereka pasti bisa merawat papa... "Ujar kakek.
"Iya juga yaa.. "Balas anggi.
"Dhinaa,, nanti kalau mama sama papa pergi, kamu tolong jagain kakek yaa,, sekarang keseatan nya lagi kurang bagus... "Ujar anggi sambil memegang tangan dhina
"Iya maa, ana janji akan merawat kskek dengan baik.. "Ucap dhina tersenyum..
Di atas*
"Dhiiinn, dhinaaa... "Panggil angga dari atas..
"Iya kaak.!!."jawab dhina.
"Ana ke atas duluan maa, kek.. "Ucap dhina.
"Iyaa,.. "Balas anggi
Kakek pun mengangguk.
Dhina pun bergegas ke atas..
Kleekk... (Suara pintu di buka)
"Iyaa kak,, kakak manggil ana.?? "Tanya dhina.
"Kemarii.. "Ucap angga menyuruh dhina duduk.
Dhina pun mengangguk.
Angga pun langsung mendorong dhina dan **** nya..
"Apa kamu menyukai yang ku lakukan kemarin malam wanita penggoda.. "Ujar angga.
"Lihat saja, akan ku buat dia ketakutan lagi.. "Batin angga dengan senyum licik nya..
Dhina pun diam fan memandang wajah angga.
"Ooh, rupa nya dia ingin mengerjaiku dan membuat ku takut,, mari kita lihat apa kamu masih bisa mengerjai ku lagi.. "Batin dhina
"Iya kak, ana menyukai nya.. 'Ucap dhina dengan manja.
Ia pun langsung menarik leher angga hingga membuat wajah mereka berdekatan.
Dhina pun langsung mencium bibir angga..
Angga pun tekejut dan langsung melepas pelukan nya
Ia pun segera berdiri..
"Kenapa kak,, enggak jadi yaa, kaksu gitu ana pergi mandi dulu ya ana sudah ngantuk.. "Ucap dhina.
Dan berlalu dari hadapan angga.
Di kamar mandi*
"Hahahaa!!.. "Gumam dhina dengan tawa nya.
Ia merasa puas kerena sudah berhasil mengerjai angga.
"Dia mwnyebut ku wanita penggoda,, maka aku akan menjadi wanita penggoda.. "Gumam dhina.
Ia pun langsung mandi.
"Ada apa dengan wanita ini,?? Kemarin dia ketakutan, sekarang dia sendiri yang ber inisiatif sendiri..dasar wanita aneh.. "Gumam angga sedikit bingung dengan sikap dhina.
Angga pun langsung tidut.
Dhina pun keluar kamar mandi mengenakan piyama nya.
"Ana harus kuat, supaya di rumah ini tidak ada yang bisa seenak nya terhadap ana.. "Batin dhina.
Ia pun langsung naik ke atas ranjang untuk tidur.
__ADS_1
Ia pun memjamkan mata sambil memegang kalung yang di berikan oleh anggi dan ia pun langsung tertidur...
*****