
siang hari.
di pesantren...
setelah dua jam perjalanan.
fahmi,zara dan anak anak pun tiba di pesantren..
"assalammualikum..."ucap zara di depan pintu masuk pesantren.
"waalaikumsalaamm.."balas bibi ustadzah menoleh.
yang kebetulan saat itu ia sedang diluar..
"zaraaa.."panggil bibi menghampiri
zara pun tersenyum dan segera masuk.
bibi pun langsung memeluk zara begitu juga zara lamgsung membalas pelukan bibi nya..
bagi zara bibi suadah seperti orang tua nya sendiri..
"assalammualaikum bii.."ucap fahmi tersenyum
"waalaikumsalam nak fahmi.."balas bibi tersenyum..
bibi pun melihat ke arah ardha dan dhina.
"hemmm,siapa dua anak yang lucu ini.."tanya bibi menunduk.
mendekati ardha dan dhina.
"assalammualaikum nenek ..."sapa ardha dan dhina besamaan..
"waalaikumsalaam .."balas bibi tersenyum.
"mereka anak anak ana bik.."ujar zara.
__ADS_1
"ya allah..sudah besar yaa.."ucap bibi.
zara pun mengangguk.
"hmmm,nama kalian siapa..."tanya bibi.
"ana ardha nek.."ujar ardha memperkenalkan diri.
"kalau ana ardhina nenek panggil dedek aja..."sambung dhina tersenyum manis..
"anak pintar,sini peluk nenek.."pinta bibi tersenyum
ardha dan dhina langsung memeluk bibi..
setelah melepas rindu.
mereka pun masuk ke dalam rumah pesantren.
tempat tinggal zara dulu kini di kosong kan..
karena bibi gak mau kenangan di dalam rumah itu hilang.
"maaf zara rumah ini gak di tempati.."ucap bibi
"sukron bii..ana senang bibi masih peduli dengan semua ini.."balas zara
setelah mereka mengobrol zara pun pergi ke kamar untuk mengemasi barang barang..
"zaraa.."panggil fahmi dari depan pintu kamar.
zara pun melihat ke arah pintu
"kak fahmii.."jawab zara dan langsung segera berdiri..
fahm pun berjalan mendekati zara..
"ada apa ya kak!!.."tanya zara tanpa melihat mata fahmi dan tetap dalam ekspresi diam dan menunduk.
__ADS_1
"zaraa,apa sekarang di hati mu sudah tidak ada cinta untuk ku lagi.."tanya fahmi lirih.
"emmm,maksud kakak apa yaa?.."ucap zara gugup
"apa setelah kejadian kamu pergi dari rumah ku,cinta mu juga pergi dari ku..tolong beri aku jawaban nya zara.."tanya fahmi.
"apa di hati mu tidak ada nama ku lagi..."sambung fahmi
zara tetap terdiam menunduk.
fahmi pun memegang dagu zara dan mengangkat nya.
itu membuat zara langsung melihat wajah dan mata fahmi.
"lihat mata ku..apa kamu tidak mencintai ku lagi?..jawab zara.."tanya fahmi lagi dengan lirih.
"beri jawaban nya sekarang zara..aku mohon.."sambung fahmi dengan menatap tajam mata zara.
zara melihat mata fahmi yang penuh dengan harapan..
dan itu membuat hati zara sakit..
"cukup kak fahmi.."ucap zara marah dan langsung melepas tangan fahmi dari dagu nya..
"setelah semua yang kakak lakukan terhadap ana..membuat cinta ana terhadap kaka hilang seiring dengan waktu.."sambung zara..
"apa itu kata kata dari dalam hati mu.."tanya fahmi dengan penuh harapan.
"iyaa..itu jawaban dari hati ana,.jadi ana mohon sama kakak untuk tidak mengganggu kehidupan ana dan anak anak..ana sudah melupakan masalalu dan cinta ana.."ucap zara dengan tegas
"apa sekarang kakak sudah puas dengan jawaban ana!..jadi ana mohon jangan pernah berharap lagi..karena cinta ana sudah hilang seiring nya waktu..selama lima tahun ini ana berusaha melupakan kakak..dan sekarang kakak datang dan bertanya tentang cinta..lama tahun lalu cinta kakak kemana sehingga kepercayaan terhadap ana pun gak ada..!!"ujar zara
dan ia berusaha tetap kuat untuk tidak menangis di depan fahmi..
"hemmm,,aku mengerti,setelah pulang dari sini aku tidak akan mengganggu mu dan anak anak lagi..dan aku akan segera mengurus surat perpisahan kita secara resmi,,agar kamu bisa melanjutkan kehidupan mu dan anak anak dengan masa depan yang baru dan lebih baik...aku mohon maaf kan aku selama ini aku selalu membuat mu susah.."ucap fahmi lirih dangan air mata yang menetes di pipi nya.
fahmi pun langsung berjalan ke luar dari kamar.
__ADS_1
zara pun langsung terjatuh kelantai..