Cinta Sebening Embun

Cinta Sebening Embun
kembali lagi


__ADS_3

pagi hari nya.


fahmi dan alam sedang bersiap.


hari ini mereka akan tinggal di kediaman ardha.


angga dan dhina pun membantu mereka berkemas.


"paa,?"panggil angga pelan


"iya!"jawab fahmi


angga tidak langsung bicara ia terlihat ragu ragu.


fahmi pun langsung menghentikan pekerjaan nya.


"ada apa angga?"tanya fahmi sambil menepuk pelan pundak angga.


"emmm!!apa setelah papa dan mama tinggal bersama ardha,apa papa masih akan datang kesini untuk melihat angga,apa kalian akan merindukan angga??"tanya angga dengan penuh kesedihan.


mata nya mulai berkaca kaca.


zara dan dhina pun saling pandang.


fahmi pun langsung memeluk angga.


"papa dan mama pasti akan merindu kan mu,Dan kami pasti akan berkunjung kemari lagi"balas fahmi tersenyum.


angga pun membalas senyuman fahmi.


kleekk...


"waahhh,pagi pagi sudah sibuk"ujar tuan sastra dengan tersenyum sinis.


mereka pun terkejut dengan kedatangan tuan sastrawijaya.


"KAKEEK " ucap angga


"kenapa kakek datang kesini?"sambung angga.


"cucu ku ini kenapa?,kakek datang kesini hanya ingin melihat putra dan putri kakek akan pergi dari kakek,jadi wajar aja kalau kakek datang melihat"ujar nya tersenyum.


"tuan sastra !saya ingin meminta maaf jika selama ini saya dan suami Saya sudah menyusahkan tuan sastra.dan terimakasih untuk semua kebaikan nya"ucap zara.


kakek pun tersenyum dan berjalan mendekat.


fahmi berusaha menghalangi nya.


"bii.."ucap zara pelan sambil menahan tangan fahmi.


fahmi pun melihat ke arah zara dengan tatapan bingung.


"anggi..!!"panggil kakek.


"emm,maksud saya zara ,meski kamu bukan putri saya?tapi selama ini saya menyayangimu sama seperti putri kandung ku,"sambung kakek tersenyum.


di dalam hati nya ia benar benar tulus sayang pada zara seperti putri kandung nya.


zara pun membalas senyuman tuan sastrawijaya.


setelah semua beres mereka pun pamitan pada angga dan kakek.


sedangkan dhina ikut bersama mereka ke kediaman ardha.


"daah paa!!"ucap angga.


fahmi pun mengangguk.


ia pun segera melajukan kendaraan nya.


"kenapa papa dan mama tidak ingin tinggal di sini bersama angga,apa kalian tidak bisa sayang sama angga seperti kalian sayang dhina dan ardha.."batin angga.


kakek pun berjalan mendekat.

__ADS_1


"sekarang mereka hanya pergi dari rumah,tidak akan lama lagi mereka akan pergi dari kehidupan mu,mereka berempat akan hidup bahagia,sedangkan kamu hanya hidup sendiri kesepian.."ujar kakek.


angga pun langsung menatap kakek nya.


"apa maksud kakek.?"tanya angga.


"kamu tidak ingin papa dan mama mu pergi dan melupakan mu kan."tanya tuan sastra pada cucu nya itu.


angga pun mengangguk.


"kalau kamu ingin papa mama mu selalu bersama mu,makaaaa!.."tuan sastra pun menghentikan ucapan nya.


"maka apa kek??"tanya angga penuh tanya.


tuan sastra pun tersenyum licik.


"maka kamu harus menyingkir kan ardha dan dhina,yang pertama adalah anak dalam perut dhina yang harus di singkirkan kan."ujar nya menghasut.


angga hanya diam.


"jika kamu tidak menyingkir kan mereka maka kamu harus bersiap untuk kehilangan papa dan mama mu.."sambung nya lagi.


"tidak kakek!!..itu tidak mungkin,angga sangat mencintai dhina dan bayi dalam perut nya..!!"balas angga dengan tegas.


"ya sudah,mulai dari sekarang kamu harus bersiap siap.."ucap tuan sastra sambil berjalan meninggal kan angga yang berdiri di depan pintu.


"jangan terlalu memikirkan nya,kamu harus cepat mengambil keputusan nya!sebelum terlambat "sambung nya.


ia pun langsung naik ke atas.


angga hanya terdiam seribu bahasa.


mengingat ucapan kakek nya tadi.


"aku kehilangan ayah dan mamah saat kecil,tapi berkat papa fahmi dan mama zara aku tidak pernah merasa kekurangan kasih sayang,tapi sekarang setelah mereka mengingat semua nya mereka langsung pergi dari rumah,aku gak mau mereka pergi dari kehidupan ku lagi.."gumam angga.


angga pun langsung pergi ke atas untuk merenungkan semua ucapan kakek nya.


***


ting tong ting tong..


dhina menekan bel


"iya bentar. ."ujar keisya dari dalam.


ia pun berjalan ke arah pintu.


KLEEKK. ..


keisya pun membuka pelan pintu nya.


"eehhh dedek!!!"sapa keisya saat melihat kedatangan dhina .


"assalammualaikum ukhti.."ucap dhina tersenyum.


"waalaikumsalam dek.."balas keisya.


"oh omo dan tante juga datang.."sambung keisya saat melihat fahmi dan zara berdiri di belakang dhina.


"iya sayang.."jawab zara tersenyum.


"ukhti apa abang ada di rumah?"tanya dhina.


"ada!lagi di belakang"jawab keisya.


"yuk silahkan masuk.."sambung keisya mempersilah kan.


mereka pun mengangguk.


"abiii,coba lihat siapa yang datang?"panggil keisya pada ardha yang saat itu sedang menikmati kopi nya.


"siapa ummi?"jawab ardha menoleh ke arah istri nya itu.

__ADS_1


ardha pun terkejut.


"dedeek!!"panggil ardha


dhina pun tersenyum dan menghampiri ardha.


ardha pun langsung memeluk adik kesayangan nya itu.


"dedek mau kesini kenapa gak bilang,kan abang bisa jemput.."ujar ardha sedikit cemas


"gak apa apa kok bang?ana datang bersama ummi dan abii.."ucap dhina tersenyum.


"abii dan ummi??"ucap ardha pelan.


zara yang sedari tadi berdiri melihat ardha.


mata nya pun mulai berkaca kaca.


"abang. ."panggil zara pelan.


ardha pun tertegun saat mendengar panggilan itu.


ia pun melepas pelukan nya.


"abang ini ummi,,ummi abang dan dedek??"sambung zara.


"ummiii? ??"gumam ardha.


ardha pun terus memandangi wanita yang memanggil nya abang.


wanita yang ia rindukan wanita yang mengenakan gamis dan cadar.


"itu ummi dan abi kita bang.!"ucap dhina sambil memegang tangan ardha.


ardha pun menunduk melihat ke arah dhina.


dhina pun mengangguk..


air mata ardha pun mulai menetes.


"ummiii!!!"teriak ardha.


ia pun langsung berlari dan memeluk zara fahmi pun ikut memeluk.


dhina pun menghampiri dan ikut memeluk.


mereka saling berpelukan.


suasana penuh haru.


"ternyata om dan tante adalah orang tua kandung abi dan dedek,"batin keisya tidak percaya.


fahmi melihat keisya yang kebingungan pun langsung memanggil nya.


"keisyaaa! !!"panggil fahmi.


"eh..emmm iya om."jawab keisya pelan.


"kemari " sambung fahmi.


keisya pun mendekat.


fahmi pun memeluk keisya bersama ardha,dhina,dan zara.


mereka pun saling tersenyum.


dan saling memeluk.


suasana pagi yang penuh haru.


*ingatan fahmi dan zara telah kembali


mereka kembali pada ardha dan dhina meninggal kan rumah angga.

__ADS_1


apa yang akan angga lakukan.


TUNGGU 3 HARI LAGI YAA😊😊...


__ADS_2