Cinta Sebening Embun

Cinta Sebening Embun
berusaha


__ADS_3

zara masih terduduk di lantai dan menangis.


ia merasa hancur dan terpukul.


"maaf kan ana kak..bukan ana tidak mencintai mu lagi...ana selalu mencintai mu dan akan selalu,meski setelah kejadian lima tahun lalu membuat ana harus hidup sendiri mengurus anak anak..tapi ana tidak benci dan tidak pernah benci..ana memang marah kecewa tapi ana gak bisa membenci dan melupakan kakak..kenapa tuhan harus memberi cinta sebesar ini..jika memang cinta ini harus hancur seperti ini..dan itu sangat menyakitkan.."ucap zara sendu


ia tetap tidak bisa mengendalikan perasaan nya dan hanya bisa menangis..


tok..tok..tok...


seseorang mengetuk pintu kamar zara.


dengan cepat zara mengusap air mata nya dan segera berdiri.


"ummiii,apa ummi di dalam.."panggil dhina terus mengetuk pintu.


"iya dedek ummi di dalam.."jawab zara..


klekk..


dhina pun langsung masuk.


"ummi,nenek manggil ummi.."ujar dhina.


"ya udah yuk ke nenek..sekarang nenek nya dimana.."tanya zara.


"nenek di dapur.."ucap dhina..


zara pun bergegas pergi.


"bibi..manggil ana.."tanya zara.


"iya zara..tolong bantu bibik menyiap kan makanan untuk acara nanti malam.."ujar nya..


"iya bik.."balas zara.


zara ,bibi dan santriwati sibuk di dapur sedangkan fahmi,para ustad dan santri sibuk mengurus bagian depan...


malam hari


hari H.


semua berkumpur di halaman depan pesantren.


acara pun di mulai dengan hikmat dan lancar..

__ADS_1


setelah acara selesai semua nya pergi ke tempat masing masing..


zara dan anak anak kembali ke kamar untuk tidur.


di dalam kamar zara.


"ummi...ana suka diam di sini,.."ucap ardha


dhina pun mengangguk setuju dengan ucapan abang nya.


"iya sayang..ummi juga suka disini,karena ummi besar di sini.."jawab zara tersenyum..


sambil mengusap usap kepala dhina..


"apa besok kita akan pulang ummi.."tanya ardha


"iya besok kita pulang..jadi kalian cepat tidur supaya besok kita bisa sholat berjamaah di masjid.."ujar zara


mereka pun mengangguk dan memejamkan mata..


setelah ardha dan dhina tidur zara segera mengemasi pakaian nya..


tok..tok..tok..


zara pun segera mengenakan hijab nya..


"bibi..ada apa.."tanya zara


"ada yang mau bibi omongin.."ucap nya.


zara pun mengangguk dan segera memakai cadar nya...


mereka berjalan ke taman pesantren


"ini adalah tempat di mana ana dulu suka bermain dengan ummi dan abi.."ucap zara lirih.


"iya..dan ini kursi duduk kesukaan ummi mu.."balas bibi tersenyum


zara pun mengangguk.


"zara sini sayang duduk dekat bibi.."ajak nya .


zara pu menurut..


"zara..bibi mau tanya sesuatu,jangan ada yang zara sembunyiin dari bibik.."ujar nya..

__ADS_1


"iya bik..bibik mau tanya apa.."ucap zara.


"apa zara sudah berpisah dengan fahmi.."tanya bibi


"belum bik..tapi ana ingin berpisah dari nya.."jawab zara menunduk.


"apa zara tidak mencintai fahmi dan gak ingin fahmi jadi imam zara lagi.."ucap bibi


"ana sudah tidak ingin bersama nya lagi,ana tidak mencintai nya lagi.."balaz zara dengan mata berkaca kaca..


"anak ku zara..zara bohong dengan hati zara sendiri kan.."tanya bibi.


seketika zara langsung memandang wajah bibi nya..


dan air mata ny mulai menetes.


"iya ana bohong dengan perasaan ana..ana masih sangat mencintai nya..ana masih ingin bersama nya..tapi ana takut.."ucap zara sambil menangis di pelukan bibi nya..


"sayang,apa yang kamu takuti..."tanya bibi sambil memandang mata zara..


"ana takut,kak fahmi melakukan kesalahan yang sama seperti lima tahun lalu.."ujar zara


"zaraa..setiap orang pasti pernah membuat kesalahan,tapi apa salah nya jika kita memberikan kesempatan sekali lagi.."ucap bibik sambil terus memeluk zara..


"ana mohon bik.. jangan paksa ana untuk kembali bersama nya lagi..ana sudah cukup lelah.."balas zara


"baik lah bibi tidak akan memaksa mu lagi.."ucap nya..


dan terus memeluk zara..


zara masih menangis...


"ya udah sekarang kita kembali tidur.."ujarnya.


zara pun mengangguk dan mereka pun segera masuk..


di dalam kamar fahmi


"zara..apa ini adalah keputusan terakhir mu,,apa hubungan kita enggak bisa di perbaiki dan mengulang semua nya dari awal lagi.."gumam nya .


"aku benar benar ingin kembali dengan mu dan anak anak.."ucap nya


dengan terisak isak..


dikamar zara..

__ADS_1


setelah semua nya beres..


zara membuka hijab dan cadar ia pun segera tidur...


__ADS_2