Cinta Sebening Embun

Cinta Sebening Embun
Cinta Angga Dan Dhina.


__ADS_3

Setelah Angga memutuskan kembali pada Dhina ia pun tinggal di kediaman ardha.


Didalam kamar.


"Pagi sayang,!"ucap Angga yang langsung memeluk dhina dari belakang dengan eratnya.


"Pagi juga,!"balas dhina tersenyum.


"oia,sekarang juga umi siap-siap ya,"ujar Angga sambil mengambilkan hijab dhina lengkap dengan cadar nya.


Angga pun langsung memakaikan hijab nya.


Belum selesai Angga memakaikan nya Dhina pun langsung menghentikan tangan Angga dengan tatapan sedikit bingung.


"Emang nya kita mau kemana Bi,?"tanya Dhina sedikit bingung.


"udaah,! umi siap-siap aja dulu,! oke,!" ujar nya sambil mengecup mesra kening Dhina.


Seketika aja pipi Dhina memerah bagaikan buah tomat.


Angga pun langsung mencubit pipi istrinya itu.


"aaww, iss Abi,! sakit tau, !"ujar nya sambil memajukan bibir kecilnya,yang mana membuat Angga semakin gemaz.


setelah bersiap-siap mereka pun langsung turun ke bawah.


Dibawah fahmi,ardha,zara dan keisya sudah berkumpul di depan meja makan.


"Pagi semua,!" sapa angga tersenyum


"Pagi juga,!"balas mereka bersamaan.


"Wah, pagi-pagi gini dedek udah rapi aja? mau kemana,?"tanya keisya.


"Engak tau kak? kak Angga tiba-tiba aja ngajak ana keluar,?"jawab dhina dengan raut wajah yang masih sedikit bingung dengan sikap Angga pagi ini.


"ya udah,yuk kita sarapan."ajak zara.


"Maaf umi,saya sama dedek kita mau makan diluar hari ini,"ucap Angga.


"hemm, gitu ya? ya sudah hati-hati di jalan ya,!" sambung fahmi.


"Tunggu dulu,!" panggil Ardha.


Angga pun menghentikan langkah nya dan berbalik.


"Iya bang kenapa,!" tanya Angga.


"Emmm, setelah kembali nanti langsung kekantor ya,"ujar Ardha.


"Iya bang,"jawab nya dengan mengangguk.


Angga pun membawa dhina pergi jalan-jalan.


"Mau kemana kita Bii, ?" tanya Dhina.


"Kita akan pergi kesuatu tempat, oke,!"jawab Angga tersenyum.


Dhina pun hanya bisa menurut.


Setelah kurang lebih 15 menit.


Angga pun menghentikan kendaraan nya di tepi jalan.


"Mata umi ditutup dulu ya,"ujar nya sambil memakaikan dhina penutup mata hitam.

__ADS_1


"iihh Abi,kenapa harus tutup mata segala sih,?"celetuk dhina penasaran.


"Sabar dong,"ucap Angga


Ia pun membawa dhina turun dari mobil dan menuntun nya.


"Mau kemana sih Bii,?"tanya dhina lagi.


Angga hanya diam.


Mereka berjalan kaki selama 5 menit.


"Nah, kita sudah sampai."ujar Angga.


"Udah boleh dong umi buka penutup nya,?"tanya dhina sambil berusaha membuka penutup mata nya.


"Eits, biar abi aja yang buka ya,"ucap angga.


Ia pun membuka pelan penutup mata Dhina.


"Jangan langsung buka mata ya, Abi hitung sampai tiga baru umi buka mata.!"sambung nya.


Dhina pun mengangguk.


"Sa-tu! du-a! tii-gaa,!"ucap angga menghitung.


"Sekarang buka pelan-pelan ya mata nya."sambung nya.


Dhina pun berusaha membuka mata nya dengan pelan.


Dhina pun langsung tertegun saat membuka mata nya.


"Apa umi suka,?"tanya Angga sedikit Ragu-ragu.


Dhina tidak langsung menjawab,ia pun melangkah maju.


"Ummi, !" panggil Angga.


Ia pun langsung menarik tangan Dhina.


"Umi tidak suka ya,?" tanya nya lagi dengan raut wajah sedikit kecewa.


Dhina pun menatap wajah suami nya dengan mata berkaca-kaca.


Ia pun langsung memeluk Angga.


"Umi suka,terimakasih Bi,"ucap dhina.


Angga pun tersenyum dan langsung membalas pelukan istrinya itu.


Dhina begitu terkejut dan senang saat mendapat kejutan dari Angga.


"Ini rumah baru kita,Abikan pernah janji,! jika kita kembali bersama ,Abi akan membeli rumah sendiri," ujar angga tersenyum.


Dhina pun tertegun dengan tatapan mata berkaca-kaca.


Anggga pun tersenyum kecil.


Dengan bahagia nya Dhina pun memeluk erat Angga.


"Abi janji akan selalu membuat hidup ummi lebih baik dan bahagia dari sebelumnya,!"ucap Angga.


Dhina pun mengangguk.


"Iyaa, umi percaya,"balas Dhina.

__ADS_1


Angga pun tersenyum dan semakin erat memeluk istri nya.


"Udah ah Bii, diliatin orang tuu,?" ucap dhina.


"Biarin ajaa,"bisik Angga menggoda.


wajah dhina pun memerah.


membuat nya salah tingkah.


"Hahaa,! ya udah, yuk masuk,!" ujar Angga sambil tertawa kecil.


Dhina pun hanya diam sambil memanyun kan bibir nya.


Sifat nya membuat Angga terseyum kecil.


Dengan cepat ia pun mengangkat Dhina.


"Aahhh Abii, turunin ana bii nanti jatuh,?"ucap Dhina sedikit terkejut sebab tiba-tiba aja Angga menggendong nya.


Dengan mesranya,Angga membawa dhina masuk kedalam rumah baru nya.


Rumah yang begitu besar dan indah.


"Sekarang kan udah di dalam, jadi abi sudah bisa turunin ana sekarang,"ujar Dhina.


Angga pun menatap wajah cantik istrinya itu.


Angga pun langsung membawa Dhina keatas, menuju kamar tidur nya.


Sesampai nya dikamar Angga pun menurunkan tubuh Dhina dengan pelan di atas tempat tidurnya.


Ia pun mendekatkan wajah nya tepat di hadapan Dhina.


DEG,DEG,DEG.!!


jantung Angga pun berdetak lebih cepat setiap mata nya menatap wajah wanita di hadapannya itu.


Membuat cinta nya semakin dalam.


"Abii, mau apa,?"tanya Dhina yang berusaha menghindari tatapan Angga.


"Abii sangat mencintai umi,abi enggak mau kehilangan umi, Abi ingin selalu ada di samping umi,!" ujar Angga.


Dhina pun tersenyum.


Cupp..


Dengan lembut Dhina mengecup mesra bibir suami nya itu.


Membuat Angga semakin berdebar..


BERSAMBUNG. ..


(DETAIL episode2 berikut nya)..


Di sini lah awal mula cinta mereka akan di uji,dengan kehadiran nya orang ketiga membuat kehidupan rumah tangga mulai retak.


mampukah mereka mempertahankan rumah tangga yang baru saja mereka bina.


TERUS BACA YAA😊😊


JANGAN LUPA DUKUNGANNYA👍


Berikan LIKE dan KOMENTARNYA YAA😊😊😊

__ADS_1


TERIMAKASIH. .🙏🙏


SALAM DARI AUTHOR❤😊


__ADS_2