
Pagi hari
Kediaman angga.
"Kakvbangun kita sholat bareng yuk"ucap dhina
Bembangun kan angga yang masih terlelap tidur.
"Emm masih gelap tau Kalau mau sholat ya sholat aja sendiri aku gak pernah mau sholat"ujar angga
Ia pun langsung membalik kan badan.
"Tapi kak, ini sudah masuk waktu subuh"Ucap dhina yang masih terus berusaha membangun kan angga.
"Ciih berisik banget sih udah sana sana aku mau tidur lagi "Ujar angga kesal.
"Hemmm"Gumam dhina.
"Kenapa semenjak menikah kak angga tan pernah mempelaku kan Ana dengan baik batin ana terluka tapi ana harus bisa kuat demi bang ardha ana gak mau abang selalu khawatir tentang masa depan ana Maafin dedek bang"Batin dhina.
Ia pun langsung mengerjakan sholat.
Seperti biasa setelah membuat sarapan dhina akan langsung membawa kopi dan sarapan nya ke atas untuk angga.
Semenjak anggi dan alam kembali keluar negri angga tidak pernah makan di meja makan begitu pun kakek.
"Dhinaa Pasang dasi ku aku sudah mau telat "Ujar angga.
Dhina pun mwngangguk.
Dan segera mengambil dasi dari lemari.
"Cepaaaattt "Bentak angga dengan kesal.
"Asiff kak "Ucap dhina tersentak dan sedikit takut.
Ia pun begegas memasangkan dasi nya.
Angga pun langsung turun kebawah.
"Pagii kakeek"Sapa angga.
"Iya cucu kuu"Balas nya sembari meneguk air kopi di tangan nya..
"Sudah mau berangkat ya"Sambung kakek.
"Iya keek"Balas angga.
Dan berlalu mengambil kunci mobil dan langsung keluar
"Angga tunggu "Panggil kakek
Angga pun langsung menghentikan langkah nya dan berbalik
"Iya kek "ucap nya
"Istri mu dimana"tanya nya
"Masih di kamar kek "balas angga
"Emmm baik lah kamu cepat berangkat berangkat nanti telat "ujar kakek angga pun langsung mengemudikan mobil dan pergi ke kantor.
"Dhinaaa.. "teriak kakek.
memanggil dhina dari bawah.
"Iya kek.. "Jawab dhina dari atas
Ia pun bergegas turun dan menghampiri kakek.
__ADS_1
"Iya kek ada apa... "Tanya dhina dengan nafas yang terputus putus karena berlari.
"Mulai Sekarang kamu yang akan kerjakan semua pekerjaan rumah.. "Ujar kakek.
"Tapi kek, bukan nya ada pembantu yaa,? "Ucap dhina.
"Bibiiik.!! "Panggil kakek.
Para pembantu pun berkumpul semua menghadap kakek.
"Iya tuan besar kenapa.. "Tanya salah seorang pembantu.
"Untuk sementara kalian cuti, sebelum aku memanggil kembali enggak boleh ada yang datang kesini, dan soal gaji aku akan tetap menbayar gaji kalian selama cuti seperti biasa.. "Ujar kakek.
Para pembantu pun saling memandang.
"Sekarang kalian boleh pulang.. "Sambung kakek.
"Baik tuan, terimakasih tuan besar! Kami permisi dulu.. "Ucap pelayan tersebut.
"Hemmm! "Balas kakek.
Semua pembantu pun bergegas pergi.
"Dan kamu dhina, mulai lah bekerja Sekarang. "Ucap kake dengan keras.
"Iya kek.. "Balas dhina mengangguk
Ia pun mulai berkemas Dan bebersih.
"Huh, dasar tak tahu diri sudah numpang tidur, dan makan masih ingin hidup enak enakan di rumah ku ini... "Gumam nya dengan senyuman jahat nya.
waktu sudah menunjuk kan pukul 12:00 siang.
"Uuuhh, lapar nya ana, dari pagi ana belum ada saran.. "Ucap dhina lirih.
"Baik lah, ana akan makan dulu habis itu baru kerja lagi.. "Sambung nya.
"Siang kek.. "Sapa dhina
Ia pun langsung mengambil piring dan duduk.
"Heii, kamu mau ngapain.. "Tanya kakek memandang dhina
"Ana ingin makan kek, dari pagi ana belum ada sarapan.. "Ucap dhina.
"Enggaaak,.. Gak boleh.. "Ujar kakek merebut piring dari tangan dhina.
"Tapi kek, ana lapar.. "Ucap dhina lirih.
"Kamu boleh makan kalau semua pekerjaan di rumah ini sudah srlesai semua.. Pahaam.. "Bentak kakek dengan kasar.
Dhina pun mengangguk.
Dhina pun pergi kekamar untuk sholat dzuhur..
"Ya allah berilah ana kekuatan dan kesabaran untul menghadapi semua cobaan ini, ana ikhlas.. "Ucap dhina dalam doa nya.
"Ana akan minum yang banyak supaya ana gak lemas.. "Ucap dhina
Ia pun langsung minum air yang ada di kamar nya.
Dan ia pun segera turun dan melanjutkan pekerjaan nya lagi.
Dhina terus bekerja.
"Alhamdulillah akhir nya selesai juga.. "Gumam dhina.
Ia pun melihat jam dan sekarang sudah pukul 15:30.
__ADS_1
Ia pun langsung pergi ke ruang baca kakek.
Tok.. Tok.. Tok
Dhina mengetuk pintu dengan pelan.
"Siapaa.. "tanya kakek dari dalam ruangan.
"Ana dhina kek.. "Balas dhina dari luar.
"Iya ada apa.. "Ucap kakek.
"Ana sudah srlesai bekerja, apa sekarang ana sudah boleh makan.. "Ujar dhina
"Iyaa.. "Balas kakek.
Dhina pun langsung tersenyum
"Terimakasih kek.. "Ucap dhina
Ia pun bergegas ke dapur dan langsung makan..
Ia begitu kelaparan
"Terimakasih ya allah ana bisa bertahan dari ujian hari ini.. "Gumam dhina
Ia pun melanjutkan makan nya..
Malam hari.
Angga baru kembali dari kantor nya.
Ia langsung ke atas.
"Huuhhh, capek nya. "Ujar nya
Langsung berbaring di ranjang dengan kaki masih memakai sepatu.
"Kakak sudah pulang.. "Ucap dhina yang saat itu baru keluar dari kamar mandi angga hanya diam.
Ia pun langsung medekati angga dan menunduk.
"Pasti dia kelelahan, baru sebentar berbaring sudah langsung tertidur. "Gumam dhina
Ia langsung membuka kan sepatu angga dengan sangat lembut
Ia takut kalau akan membangun kan angga..
Angga langsung tertegun saat ia merasakan gerakan di kaki nya..
ia pun segera menutup mata nya dan berpura pura tidur saat dhina melirik kearah nya.
"Huuh, akhir nya bisa istrirahat juga setelah kerja seharian meski ana harud makan sehari sekali ana sudah bersyukur, semoga suata saat allah memberi ana kebahagiaan lebih dari ujian hari ini, dan semiga hari esok bisa lebih baik.. "Ucap nya sambil tersenyum kecil.
Apun langsung membuka jas angga dan segera tidur..
"Wanita ini kerja dan makan hanya sekali, kerja dimana dia..? "Batin angga.
Sekarang jam sydah menunjuk kan pukul 23:55 malam tapi angga belum juga bisa tidur.
"Ya allah ada apa dengan ku ini, kenapa aku jadi kepikiran ucapan waniya ini.. "Gumam angga pelan.
ia pin memandang dhina.
"Sebenar nya dia ini orang seperti apa sih terkadang manja, kadang diam dan terkadang cerewet...aku bener benar gak Ngerti sebenar nya sifat dia tu seperti apa... "Batin angga ia terus memandang wajah dhina
"Kalau di lihat lihat dia cukup cantik. "Gumam angga pelan
Tanpa di sadari ia pun tertidur menghadap wajah dhina..
__ADS_1
......