
meski ardha masih kecil namun ia begitu cerdas di banding dhina adik nya..
sudah lebih dari setengah tahun fahmi mengejar zara.
dan sahabat nya rian pun sudah menikah..
pagi hari..
kediaman fahmi_
tok..tok..tok..(suara pintu di ketuk)
fahmi pun segera turun untuk membuka pintu.
"huuaaah..siapa sih pagi pagi gini udah ngetuk pintu,sekarang baru jam delapan pagi.."gerutu fahmi ..
(klekk)pintu pun di buka.
"selamat pagiii..."ucap rian bersemangat dan tersenyum.
"rian..gimana kabar lo.."balas fahmi.
"kabar baik.."ucap nya.
"ayo masuk.."ucap fahmi mempersilahkan..
rian dan istri pun masuk..
"gue denger selama di sini...lo sudah mengelola satu perusahaan dan sekarang berkembang sampai ke beberapa daerah.."tanya rian penasaran..
"yaa gitu lah,..ini semua gue lakuin untuk ardha dan ardhina nanti.."ucap nya.
fahmi terlihat sedikit putus asa..
"oh iya..kenalin ini istri gue sarah.."ujar rian memperkenalkan istri nya..
"saya fahmi sahabat nya rian.."ucap fahmi mengulurkan tangan dan sarah pun menyambut tangan fahmi
"sekarang gimana perkembangan lo dengan zara.."tanya rian penasaran
"hmm..waktu itu gue sudah pernah melamar nya,tapi dia menolak nya.."ucap fahmi lesu..
"tenang aja..mungkin sebenar nya dia masih ingin kembali dengan mu..dia hanya memikirkan perasaan anak anak nya.."ujar rian.
"hemm..gue akan lebih berusaha lagi.."ucap nya tersenyum..
kediaman zara.
"anak anak sudah pergi kesekolah..sekarang ana harus ke kantor.."gumam zara ia pun segera mengambil tas dan kunci mobil nya..
derrtt..derrtttt...ponsel zara berdering.
"bibik..(tut)..assalammualaikum bibik.."ucap nya via telfon.
"waalaikumsalam zara..gimana kabar nya.."tanya bibik nya..
"zara besok adalah acara peringatan enam tahun nya abi..apa zara akan datang.."sambung ny..
"insyaallah bik..ana kesana dengan anak anak.."ucap zara.
"baik lah kalau gitu..assalammualaikum.."ucap bibi nya mengakhiri panggilan..
"waalaikumsalam"balas zara..
"abii..sudah enam tahun abi pergi tapi semua orang masih mengingat abii,.."gumam zara tersenyum..
malam hari nya.
di kamar ardha dhina..
"sayang besok kita pergi ke pesantren kakek.."ujar zara
"apa abi juga ikut dengan kita.."tanya dhina memandang zara.
"mungkin enggak.."balas zara tesenyum.
"abi akan ikut dengan kita.."sambung ardha.
meski ia kesal namun ia tidak mau jika dhina sedih.
"horeeere..."jerit dhina girang
__ADS_1
dan ia pun sampai melompat lompat di atas tempat tidur.
"apa abang ingin mengajak abi?.."tanya zara
ia masih tidak percaya dengan ucapan ardha.
"iya ummi..mulai sekarang ana akan berusaha bersikap baik dengan abi.."ucap nya tersenyum
ara pun langsung memeluk ardha
"ummi bangga punya anak anak yang pintar.."ucap zara.
"ya allah ana tidak menginginkan apa pun lagi..meski ana gak bisa kembali lagi dengan kak fahmi,cukup dengan anak anak bisa menerima keberadaan abi nya..ana sudah bahagia.."batin zara sambil memeluk ardha.
"ummii..ana juga mau di peluk.."ucap dhina memanyunkan bibir nya..
"ya udah sini ummi peluk juga.."ajak zara
zara pun memeluk kedua nya.
"cuppp"ardha dan dhina mencium pipi zara.
itu membuat zara semakin terharu dan menangis..
tanpa sengaja air mata zara mengenai ardha.
ardha pun langsung melepas pelukan nya.
"ummi menangis lagi..apa ummi sedang sedih.."tanya ardha
"enggak sayang..ummi nangis karena bahagia..ummi bangga punya anak pintar seperti ardha dan dina.."ujar nya tersenyum.
"ya udah,, sekarang kalian tidur ya..ummi akan telfon abi nanti.."ucap zara.
mereka pun mengangguk...
"ummiiii..."panggil dhina.
"iya sayaaang.."balas zara ia pun berbalik.
"ummii..kita sayang ummi,,selamat malam."ucap dhina dan ardha.
"cuupppp"zara pun mencium kening ardha dhina.
mereka pun langsung tidur..
zara pun langsung berdiri dan mematikan lampu tidur nya.
dikamar zara.
ia pun langsung mengambil ponsel dan menghubungi fahmi.
tuuuut..tuuuut...
"haloo.."jawab fahmi via telfon
"assalammualaikum..kak"ucap zara
"waalaikumsalam zara..ada apa ya.."tanya fahmi
"besok ana dan anak anak akan pulang ke pesantren abi.."ujar nya.
"ooouhh..gituu..."balas fahmi pura pura cuek.
"iya kak..dan anak anak ingin pergi dengan abi nya.
"hmm..baik lah jika anak anak yang mengingunkan kan nya,besok aku jemput.."ucap fahmi mengakhiri panggilan nya.
"iyaaa..terimakasih ya kak..assalammualaikum.."balaz zara.
kediaman fahmi..
fahmi sangat senang.
"alhamdulillah..anak anam sudah mulai menerima ana dikit dikit.."ucap nya senang.
pagi hari nya
kediaman zara.
setelah mereka sholat subuh zara membantu anak anak menyiapkan barang yang akan mereka bawa.
__ADS_1
"ummii..apa abi mau ikut.."tanya dhina.
"iyaaa..abi ikut nanti abi akan jemput kita.."balas zara tersenyum
"yeee..kita pergi sama abi.."ucap dhina senang.
"abang kenapa diam..apa abang sakit..."tanya zara cemas.
"enggak ummi..ana baik baik aja.."jawab ardha
dan zara langsung tersenyum.
"ummiii..."panggil ardha lirih
"iya abang.."balas zara
sambil mengemasi pakaian ardha dhina ke dalam koper.
"apa ummi ingin kembali dengan abii.."tanya ardha
zara yang mendengar ucapan ardha langsung terdiam...
"ardha ngomong apa sih..ummi sudah bahagia sekarang..karena ada abang sama dedek bersama ummi sekarang jadi ummi gak ingin apa apa lagi.."ucap zara tersenyum
"ummi ana tau..ummi selalu sedih kerena gak bisa bersama abi lagi..demi ana dan dedek.."gumam ardha pelan..
setelah semua siap.
mereka pun turun.
tok..tok..tok..
bibik pun langsung membuka pintu.
klekk.
"eh den fahmi..silahkan masuk."ucap bibik mempersilahkan masuk.
"iya bik makasih..zara nya mana. "tanya fahmi.
"mereka ada di meja makan..mari ikut.."ajak bibik
fahmi pun mengikuti bibik..
"abiiii...sini duduk dekat dedek.."panggil dhina.
fahmi pun tersenyum dan menghampiri mereka.
fahmi langsung duduk dekat dhina.
zara pun langsung berdiri dan mengambil makanan untuk fahmi..
"gak usah..aku bisa ambil sendiri.."ucap nya mencegah zara.
"gak apa apa kak.."balas zara sambil memberikan piring fahmi
"abii..dedek mau di suap abi..."pinta dhina manja.
"dedek..gak boleh gitu sayang..dedek gak boleh manja..."tegur zara.
dhina pun langsung menunduk.
"ya udah sini abi suapin.."ucap fahmi
dan itu membuat dhina tersenyum
di meja makan meraka semua tertawa senang.
"semoga keluarga kecil ini bisa bersatu lagi.."batin bibik yang ikut tertawa melihat kebahagian mereka..
setelah sarapan mereka pun saap berangkat.
"bik ana akan tinggal disana selama tiga hari..kalau ada apa apa langsung telfon ana ya bik.."ucap zara.
"nenek,kakek..kami berangkat dulu ya.."ucap ardha dhina sambil mencium tangan bibik dan mamang..
"iya den,non..hati hati di jalan "ucap bibik dan mamang bersamaan.
mereka pun segera berangkat
dan fahmi melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang..
__ADS_1