
pagi hari...
di kediaman zara..
ardha dan dhina mereka tidur satu kamar
tapi beda tempat tidur..
"dek..bangun kita colat cubuh dulu..nanti keciangan.."panggil ardha.
yang memang sudah mandi untukmengerjakan sholat subuh.
"iiihh...abang,ana macih mau bobok.."balas dhina sambil menggosok mata nya..
"dedek macih ingat gak,kata ummi kalo mau di cayang allah,kita gak boleh ninggalin colat..."ujar ardha.
mengingatkan adek nya..
"iya baaang..ana mau colat,ana mau di cayanga allah.."balas dhina tersenyum
ardha pun membalas senyuman dhina..
...
setelah sholat mereka pun turun untuk sarapan
karena belum sekolah ardha dan dhina selalu ikut zara ke kantor..
mereka pun berkumpul di meja makan.
"dedeek..."ucap zara..
"iya ummi.."jawab dhina langsung mendongak..
"cadar dedek manaa.."tanya zara.
"hii..hii..lupaa.."jawab nya tertawa malu.
zara hanya menggeleng kan kepala melihat tingkah putri nya..
__ADS_1
para pembantu pun tersenyum melihat tingkah dhina..
setelah dhina mengenakan hijab dan cadar nya
mereka pun segera pergi..
"bik..hari ini ana mungkin pulang telat..ana mau bawa mereka makan siang di luar.."ujar zara dan bibik pun mengangguk..
"beruntung nya saya bisa ikut kerja dengan keluarga ustad irfan,dari mulai nyonya irfan sampai sekarang ikut nona zara,mereka tidak pernah menganggap kami pembantu melainkan seperti keluarga..."ucap si bibik..
"ya allah semoga keluarga ini selalu di beri kebahagiaan..amiin."sambung nya
pembantu yang lain pun ikut mendoakan zara dan keluarga kecil nya..
....
di kantor zara sedang mengurus beberapa kerjaan bersama ilham dan sekertaris nya.
sedang kan ardha dan dhina sedang bermain di ruangan istirahat zara..
di ruang istirahat ardha dan dhina sedang asik bermain..
"bang..abi di mana yaa,ana ingin lihat abi.."tanya dhina ke ardha.
"abang gak tau..kan dedek pelnah liat juga kalo kita tanya ummi coal abi
.ummi pasti nangis.."balas ardha menjelakan ke dhina..
sebenar nya ardha pun sama dengan dhina
ia pun sangat rindu dengan abi nya..
tapi saat mereka bertanya soal fahmi zara langsung sedih.
...
setelah kerjaan zara selesai dan sudah waktu nya jam istirahat..
"sayaang..kita makan dulu yuk.."ajak zara..
__ADS_1
mereka pun mengangguk dan tersenyum..
"ummi,dedek mau makan pake ayam goleng.."ucap dhina semangat..
"okee..kalau abang mau apa."tanya zara
"abang mau naci goleng pake ayam..."ucap nya dan tersenyum.
"sekarang juga kita berangkat.."ujar zara semangat ardha dan dhian pun ikut bersemangat...
para karyawan pun tersenyum.
di kantin kantor..
setelah mereka memesan mereka pun segera duduk dan makan...
"siang ardha,dhina..paman boleh duduk disini juga gak"ujar ilham bertanya..
"boleh paman,dedek ceneng duduk deket paman.."jawab dhina tersenyum bahagia..
zara pun ikut tersenyum..
"kak ilham..sudah lama ana gak ketemu kak amel dan ica.."tanya zara..
amel dan ica adalah istri dan anak ilham.
"minggu depan mereka datang,soal nya amel harus mengurus surat pindah sekolah ica..."balaz ilham.
"zar...apa kamu gak ingin memberi tahu mereka soal abi nya.."tanya ilham..
"ana gak tau kak..ana jadi sebasalah,ana belum siap membuka masalalu ana..ana belum bisa lupain kak fahmi.."ucap nya..
"gimana kamu bisa membuka lembaran baru,jika masih mengingat masalalu,lupakan fahmi kalian sudah berpisah selama tiga tahun..mungkin aja dia sudah punya kehidupan baru.."ujar ilham.
zara pun tertunduk diam..
"ummii..capa pahmi itu..apa dia olang yang udah bikin ummi nangis telus.."tanya ardha dengam lugu nya..
zara langsung terdiam dan bingung akan menjawab apa pada putra putri nya yang masih lugu dan polos nya...
__ADS_1