
sesampai nya di RS.
zara dan anak anak pun segera masuk.
klekkk.
zara masuk dan mendapati rian yang masih tertidur..
"sayang bangunkan paman rian yaa.."ujar zara
ardha mengangguk
"paman..pamaaan ..."ucap ardha membangunkan rian.
"emmmm..ooh kalian sudah datang sepagi ini..."ujar nya sambil terus mengucek mata.
"iyaa..terimakasih ya udah jagain kak fahmi semalaman,ini sarapan untuk rian.."ujar zara memberikan bekal yang di bawa nya tadi..
"makasih ya makanan nya.."ucap rian dan tersenyum.
zara pun membalas senyuman rian.
setelah mencuci muka rian pun keluar dengan membawa bekal nya..
zara pun men dekati fahmi
ardha dhina pun mendekat..
"kak..cepat bangun yaa...ana dan anak anak menunggu.."ujar zara
"abii..kapan abi bangun.."ucap dhina dengan kepolosan nya.
zara pun meleluk mereka berdua
"abang sama dedek doakan abi ya..supaya cepat sembuh.."ucap zara
mereka pun mengangguk..
"ya allah..semoga abi cepat bangun dan sehat,supaya kita bisa main bersama lagi.."ucap arha memohon
"amiiinn..."balas zara dam dhina bersamaan..
hari semakin sore..
"sayang..ummi antar kalian pulang yaa,besok abang sama dedek kesini lagi..sekarang sudah mau malam.."ujar zara.
"kalau kita pulang abi sama siapa??.."tanya dhina
"abi nanti sama paman rian.."ucap zara
dhina pun menurut..
"emmmm.."gumam fahmi pelan
zara yang akan keluar pun mendengar gumaman fahmi langsung menoleh ke belakang.
fahmi sudah sadar dan ia berusaha bangun.
zara pun langsung berlari dan di susul ardha dhina..
"kak..apa kakak mendengar ana.."ucap zara pelan sambil memegang tangan fahmi.
fahmi yang mendengar panggilan zara langsung menoleh..
"zaraa..."ucap fahmi lirih.
"uuuuhhh..."gumam fahmi menahan sakit,ia berusaha untuk bangun.
"kakak jangan banyak bergerak dulu.."cegah zara.
"ana panggil dokter dulu ya kak,abang sama dedek tunggu di sini ya.."sambung zara
"iya ummi.."ucap ardha dan dhina bersamaan..
zara pun keluar
"abii..kenapa tidurnya lama nian..ummi sama paman selalu nunggu abi..tapi abi gak bangun juga.."ucap dhina.
fahmi mendengar anak nya mengomel hanya tersenyum
"abang sama dedek juga nunggu abii..dedek capek abii.."sambung nya
fahmi tersenyum pelan.
"adex..abi bukan tidur..tapi abi lagi sakit.."ujar ardha mengelus kepala adik nya yang lugu itu..
"abi sakit apa..mana yang sakit..biar dedek pijit yang sakit nya.."ujar nya dengan polos..
__ADS_1
fahmi hanya menggelengkan kepala..
"abi gak apa apa kok,sekarang abi sudah sembuh karena sekarang sudah ada abang sama dedek di samping abi,,sini peluk abii.."ucap fahmi
mereka pun memeluk fahmi yang masih terbaring..
zara pun masuk bersama dokter.
"sore pak fahmi.."sapa dokter dengan tersenyum.
"sore juga dok.."balas fahmi
"saya periksa dulu ya .."ucap dokter
fahmi pun mengangguk..
"alhamdulillah kondisi pak fahmi sudah mulai membaik..jadi sekarang bapak gak perlu menggunakan alat bantu lagi.."ucap dokter tersenyum
perawat pun segera melepas alat bantu pernafasan fahmi alat yang menempel di dada fahmi pun dilepas.
"sekarang bapak pernanyak istirahat saja..agar cepat masa pemulihan nya.."ujar dokter.
"terimakasih dok"ucap zara
dokter pun mengangguk dan ia pun segera keluar..
"sekarang ana akan mengantar anak anak pulang dulu.."ucap zara
"iya,hati hati di jalan.."ujar fahmi
zara pun tersenyum.
"cuupp..
ardha dan dina mencium tangan dan pipi fahmi
"dedek pulang dulu ya bik..besok dedek kesini lagi.."ucap dina berpamitan.
"iya sayaang.."balas fahmi tersenyum..
mereka pun pulang...
rian datang bersama istri nya..
"hai bro..zara tadi nelfon gue,kata nya lo dah baikan.."ujar ruan yang tiba tiba datang dan langsung masuk kamar fahmi..
"lo dari mana.."tanya fahmi
"ini gue tadi habis antar istri gue cek up kandungan..."senyum rian
"suyukur lah."balas fahmi tersenyum
"oh iya..maaf ya malam ni gue gak bisa temenin lo.."ucap rian..
"iya gak apa ..makasih ya.."balas fahmi.
tanpa terasa fahmi di RS sudah hampir dua pekan...
sekarang fahmi sudah di bolehkan pulang..
kediaman zara..
zara sedang sibuk mempersiapkan makanan untuk menyambut kepulangan fahmi..
"ummi..hari ini ummi akan jemput abi kan.."tanya dhina
"iya deek,.."balas zara yang masih sibuk dengan masakan nya..
"sekarang dedek sama abang cepet berangkat..nanti sekolah nya telat.."sanbung zara.
"iya ummi..ana berangkat dulu..assalammualaikum.."ucap ardha dan dina bersamaan..
"waalaikumsalam.."balaz zara dan tersenyum..
ia pun melanjutkan pekerjaan nya..
...
"huuuhh..selesai juga kerjaan ana..dan sekarang ana harus siap siap ke RS.."gumam nya..
"bik..tolong bibi siapkan semua ya,ana mau ke atas dulu.."ucap zara.
"iya non.."balas bibi.
zara pun segera ke atas.
setelah mandi dan bersiap ia pun segera ke RS..
__ADS_1
sesampai nya di RS zara langsung mengurus biaya adminitrasi nya..
setelah beres semua ia pun langsung ke ruangan fahmi..
"siang kak.."panggil zara
"siang juga zara.."balas fahmi tersenyum.
"sudah siap semua nya kak.."tanya zara
fahmi pun mengangguk..
"yuk kita pulang sekarang.."ucap zara.
zara pun membantu fahmi duduk di kursi roda ..
"sekarang kita pulang..kata nya anak anak sudah kangen sama abi nya.."ucap zara sambil mendorong kursi roda fahmi..
"zaraaa..apa kita akan bersama lagi.."tanya fahmi pelan.
zara pun menghentikan kursi roda nya.
dan langsung menunduk di depan fahmi..
"iya kak..kita akan kembali seperti dulu lagi,beda nya sekarang kita sudah punya ardha dan dhina.."ucap zara tersenyum.
fahmi pun membalas seyuman zara..
mereka pun segera pulang.
...
sesampai nya di rumah.
ardha dan dhina sudah pulang dari sekolah..
saat fahmi akan masuk mereka pun langsung berlari..
"abiii pulaaang.."teriak dhina senang.
"dedek jangan teriak teriak,abi masih sakit.."ucap ardha mengusap kepala dhina dengan lembut..
"asiif bang..ana sangat senang,sekarang abi sudah pulang...jadi nanti di sekolah teman teman dedek gak bilang dedek gak punya abi lagi..sekarang dina sudah ada abi.."ucap dhina..
"apa selama dedek sekolah,,dedek selalu di ejek teman teman.."tanya fahmi
"iya bii,kata teman ana..dedek itu aneh kaya ninja terus dedek itu gak punya abi..ana saangat kesal,tapi abang selalu bilang..meski kita aneh gak punya abi tapi kita punya ummi yang begitu sempurna.."ucap dhina tersenyum riang..
"selama ini anak anak ku sudah hidup susah sampai di bully di sekolah nya..zara begitu hebat hingga ia bisa menangani semua ini.."batin fahmi sedih..
"sudah sudah sekarang abi harus istirahat.."ujar zara..
"iya ummi..biar abang sama dedek aja yang bawa ani ke atas.."ucap ardha
memegang tangan fahmu dan menuntun nya kedalam kamar..
"ya allah..terimakasih karena ana sudah memiliki anak anak yang pintar,berani,soleh dan soleha..semoga keluarga kecil ini bisa terus bahagia.."gumam zara tersenyum..
...
kini zara dan fahmi kebali lagi mereka hidup dengan bahagia...
kini usia ardha dan dina memasuki usia tujuh tahun..
malam hari..
zara dan fahmi sedang duduk duduk di sofa depan..
ardha dan dhina yang baru selesai belajar menghampiri nya..
"abii,besok kita pergi jalan jalan ya,besok ana gak sekolah.."ucap dhina sambil duduk di pangkuan fahmi..
"iyaa..dedek sama abang mau jalan kemana.."tanya fahmi mengusap kepala dhina..
"dedek mau ke taman.."ucap dhina senang.
"siaaap.."ucap fahmi sambil hormat..
dan semua tertawa senang..
"abi besok gak ada kerjaan ya di kantor.."tanya zara
"adaa..tapi aku mau besok kita pergi keluar..sudah lama kita gak keluar bersama.."ujar fahmi
zara pun tersenyum..
....
__ADS_1