Cinta Sebening Embun

Cinta Sebening Embun
KEJUTAN..


__ADS_3

Hari ini adalah hari pertama Angga dan Dhina tinggal di rumah baru nya.


"Pagi sayang,"sapa Dhina saat Angga terbangun dari tidur nya.


"Hemmmm, pagi juga Sayaang, "balas Angga.


"Bangun dong Bii, ana harus segera berangkat.!"ucap Dhina sambil mengemasi barangnya.


"Emm, umi mau kemana, ?"tanya Angga.


"hari ini hari pertama ana mengajar di pesantren Bi,"jawab Dhina


Setelah keluar dari perusahaan milik Ardha kini Dhina menjadi seorang guru di salah satu pesantren terkenal di kota Bandung.


"Aah iya, abi lupa!,"ucap Angga sambil menepuk kening nya sendiri.


Dhina hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah suami nya itu.


"Makanan sudah umi siapkan di meja makan ya bii,"ujar Dhina.


ia pun mengambil tasnya dan bergegas keluar kamar.


Greppp.


Tiba-tiba aja Angga menarik tangan nya dan memeluk nya.


"Abi, lepas dong!. bisa-bisa ana telat nih, "celetuk Dhina.


Bukan nya melepas justru Angga semakin memeluknya dengan erat.


"Abi masih kangen, semenjak umi keguguran, kita berpisah selama sebulan,? memang nya umi enggak kangen yaa?,"ujar Angga dengan manja.


Dhina pun memutar tubuh nya dan tersenyum.


"Umi juga kangen,! tapi kan umi juga harus kerja, enggak enak sama guru-guru yang lain, kalau hari pertama ana telat,"ucap Dhina.


Angga pun tertunduk lesu dengan raut wajah manja.


"Hemm!,"gumam Dhina.


Cuupp.


Ia pun mengecup lembut sepasang mata Angga dengan penuh kehangatan.


"Abi tunggu umi dirumah ya?"pinta Dhina.


Angga pun hanya diam.


"Ternyata kak Angga punya sifat seperti anak-anak yang bisa ngambek,dan manja, apakah ini Angga yang dulu,!ana berharap sikap kak Angga sama ana tidak pernah berubah.?"batin Dhina dengan penuh harap.


"Emmmm, yaudah abi tunggu dirumah, umi cepat pulang yaa?,"ucap nya memajukan bibirnya itu.


"Umi berangkat dulu ya!, Assalamualaikum.!"ucap Dhina pamitan.


Ia pun pergi setelah mencium lembut tangan suami nya itu.


Brakk. .


Ia pun bergegas pergi.


"Emmmm, hari ini bang Ardha ada suruh gue kekantor lagi,! gue mandi dulu ahh,!" gumam nya.


Ia pun langsung pergi mandi.


***


Sesampai nya di kantor.


"Selamat pagi pak!,"sapa salah satu karyawan.


"Pagi juga!," balas Angga tersenyum.


"Pagi, apa pak Ardha susah datang?" tanya Angga pada sekretaris Ardha.

__ADS_1


"Sudah pak, pak Ardha ada didalam ruangannya,"jawab nya.


Angga pun mengangguk dan tersenyum.


Ia pun bergegas menuju ruangan Ardha.


Tok tok tok.


"Siapa?," tanya Ardha dari dalam.


"Saya bang,! Angga,!" jawab Angga sambil mengetuk pintu.


"Boleh saya masuk,?"sambung nya


"Masuk lah," ucap Ardha.


Kleekk.


Angga pun langsung masuk kedalam.


"Duduk lah,"ujar Ardha mempersilahkan.


Angga pun menurut.


"Ada apa bang pagi-pagi gini suruh saya datang.?"tanya angga dengan bingung.


"Nih,!!" ucap Ardha menyodorkan sebuah amplop.


Angga pun semakin heran.


"Apa ini bang,?" tanya nya.


"Ambillah, " sambung Ardha.


Angga pun langsung membuka dan melihat isi amplop tersebut.


"Ini,?" gumam angga sedikit terkejut.


Ardha pun tersenyum.


Angga pun terlihat girang.


"Terimakasih bang,dedek pasti seneng mendapat kejutan dari Abang,!"ucap Angga.


Ia pun langsung menjabat tangan Ardha.


"Angga!,"panggil Ardha.


"Iya bang,"jawab nya


Angga masih terlihat sangat senang.


"Sebagai abang dedek, dan kamu sebagai suami nya,tolong buat bahagia dedek,selama ini dia sudah terlalu banyak menderita."Pinta Ardha dengan raut wajah penuh harapan.


Angga pun langsung menatap serius Ardha.


"Aku berjanji bang, selama aku hidup,! aku akan membuat hidup dedek bahagia,dan berusaha menjadi suami dan imam yang baik," ucap Angga berjanji.


Ardha pun tersenyum mengangguk.


Tanpa mereka sadari waktu terus berjalan.


Angga pun melihat jam tangannya.


"Sekarang sudah jam dua belas, dedek pasti sudah pulang," Batin Angga.


"Bang aku pulang dulu ya,dedek pasti terkejut melihat hadiah dari abang ini,!"Ucap Angga.


"Iya,!' balas Ardha.


Angga pun beranjak dari tempat duduk nya dan berlalu keluar dari ruangan.


"Angga, Aku harap kamu bisa menempati janji mu, aku Ardha akan mengambil Dhina kembali jika kamu mengecewakan ku."gumam Ardha pelan.

__ADS_1


Setelah Angga pergi, ia pun melanjutkan pekerjaan nya.


Selama di perjalanan Angga terlihat sangat bahagia.


Ia membayang wajah Dhina yang terkejut karena hadiah dari Ardha.


"Bulan maduu-bulan maduu.!! Yeeyyyy..! bulan madu lagi,!" teriaknya Dengan semangat.


Ia pun mempercepat laju kendaraan nya.


Ia begitu tidak sabar nya memberi kabar baik itu pada dhina.


Sesampai nya di rumah.


"Hemm,ternyata umi belum kembali,"gumam nya.


"Lebih baik aku bersiap-siap,!"sambung nya dengan penuh semangat.


Ia pun bergegas menuju kamar dan mengambil beberapa koper.


Ia pun langsung mengemasi pakaian milik nya dan milik Dhina.


Brummm.


Suara mobil Dhina.


"ALHAMDULILLAH, kerjaan ana hari ini lancar.!"Gumam nya.


"Ehh, kak Angga sudah pulang,? dia bilang katanya pergi ke kantor abang dan akan pulang telat.?"Sambung nya.


Saat melihat mobil Angga yang terparkir di garasi nya.


"Assalammualaikum..!!" ucap Dhina saat membuka pintu.


Namun tidak ada jawaban.


"Apa kak Angga di atas,?"gumam nya pelan.


Ia pun langsung berlari menuju kamar nya.


kleekk.


Begitu terkejut nya dia saat melihat koper pakaian yang berjejer.


Angga masih sibuk melipat hijab Dhina.


"Abii,! Apa ini semua,?"Tanya nya.


Angga pun berbalik dan langsung menggendong Dhina.


Dengan semangat ia pun berputar-putar.


"Aahhh Abii,!!" teriak Dhina.


"Ummi, Abi sayang dan cinta ummi,"teriak Angga.


"Iya,Umi juga sayang dan cinta sama abi,! Tapi turunkan uni dulu,"ujar Dhina sambil berteriak.


Angga pun berhenti dan menurunkan Dhina dengan pelan.


Setelah ia mengatur nafas nya, ia pun lngsung meraih tangan Dhina dan menggenggam nya.


"Umi,bang Ardha memberikan kita hadiah pernikahan,!"Ucap Angga dengan penuh semangat saat menyampaikan nya.


Dhina pun langsung terkejut.


"Bang Ardha memberi kita dua tiket berbulan madu ke baa-li ,"ujar Angga dengan nafas terengah -engah.


Dhina pun langsung memeluk Angga.


"Umi Seneeng banget,"ucap Dhina.


Angga pun membalas pelukan istrinya itu dengan sangat erat..

__ADS_1


BERSAMBUNG..


Tunggu episode selanjutnya yaa😊


__ADS_2