Cinta Seorang Mualaf

Cinta Seorang Mualaf
PART 7


__ADS_3

BRUAKK!!


~pov Felix


"PAPI!!". ucap Felix membentak


"Astaga!! apa yang kau lakukan Felix!!.Kau sungguh tidak sopan!!". jawab pria paruh baya itu yang tak lain pak Gunawan


"PAPI!! FELIX MAU TANYA SIAPA PEREMPUAN YANG ADA DI RUMAH!!". tanya Felix membentak


"oh ternyata kau sudah tau nak". jawab Gunawan dengan santai


"Jangan bilang itu istri papi!! Felix g sudi ya pi punya mami baru.".tebak Felix


"kalau itu istri papi gimana? terserah papi dong,papi ini mau kalo kamu ada yang urus.Biar kamu di ajarkan sopan santun sama mami kamu itu". ucap Gunawan dengan santai


"bodo amat pi.Felix kecewa sama papi".ucap Felix merasa kecewa


~pov Felix and


||•||


~pov Nabila


"Alhamdulillah, akhirnya kerjaan aku udah beres". ucap Nabila


lalu Nabila pun bergegas untuk pulang.Di lobby ia melihat Henny sang Resepsionis


"assalamualaikum ka Henny".ucap Nabila dengan senyum manisnya


"waalaikumussalam,eh Nabila kamu pulang naik apa bil?".jawab Henny


"aku lagi pesen ojek online ka". ucap Nabila


mereka pun berbincang-bincang tanpa sadar ojek online yang Nabila pesan pun sudah datang


"eh udah datang tuh ka pesenan bila, bila duluan ya ka assalamualaikum".ucap Nabila sambil melambaikan tangan nya


"waalaikumussalam hati-hati bil".jawab Henny


yoo ahk kita skip ^_^

__ADS_1


"assalamualaikum Abang".ucap Nabila sambil celingukan mencari Abang nya


"waalaikumussalam dek,,mandi gih".jawab Umar


"siap bang". ucap Nabila


Tak lama Nabila pun turun dan langsung menuju dapur


"bang....Abang".teriak Nabila


"apa dek?".jawab Umar


"ini Abang yang masak?,,tumben banget". heran Nabila (karna Umar jarang masak sekalinya masak pasti ada maunya)


"hehe iya dek,,udah makan!! klo udah makan nanti Abang mau cerita".jawab Umar


||•||


"dek udah belum? sini!".teriak Umar


"udah bang,ada apa?".jawab Nabila


"be--besok Abang harus ke pesantren dek dan tinggal disana. Abang pulangnya semester akhir".ucap Umar to the point


"maafin Abang ya dek".ucap Umar sambil memeluk Nabila


||•||


keesokan harinya


"Abang..mau berangkat sekarang yah".tanya Nabila


"iya..dek maafin Abang belum bisa jagain adek.Abang berangkat sekarang yah dek.Kamu hati-hati jaga kesehatan.Jangan pernah tinggalkan sholat ya". jawab Umar sambil berkaca kaca


"A--abang". rengek Nabila langsung berhambur kepelukan abangnya


"udah..dek jangan nangis Abang pamit Assalamualaikum". pamit Umar


"waalaikumussalam hati-hati Abang".jawab Nabila dengan tangisnya


||•||

__ADS_1


~pov Umar


saat di perjalanan Umar terus memikirkan adik satu satunya itu sebenarnya ia tak tega tapi mau bagaimana lagi.Tanpa sadar ia pun sudah masuk ke kawasan pesantren


"assalamualaikum Umar". ucap Yusuf (masih ingat dengan Yusuf??)


"astagfirullah,, waalaikumussalam,, eh Yusuf".jawab Umar terlonjak kaget


"kau tidak apa-apa??mengapa kau melamun??apakah ada masalah??".tanya Yusuf


"ana tidak apa-apa.ana hanya memikirkan keaadan adik ana yang ana tinggal sendiri".jawab Umar


"apakah adik mu seorang ukhti?lalu mengapa kau tinggalkan jika ia sendirian?".tanya Yusuf


"na'am,adik ku lah yang memaksa ku untuk menerima ini".jawab Umar


"ya sudah,doakan saja semoga dia di lindungi Allah,baiklah ayo kita ke ruangan kiyai".ajak Yusuf


"Hem baiklah ayo".jawab Umar


~pov Umar and


||•||


TOK..TOK..TOK..


"Felix buka pintu". teriak pria paruh baya itu yang tak lain adalah pa Gunawan


"APAAN SIH PI!! MAU BICARA APA LAGI!! FEKIX CAPE!!". bentak Felix tak suka


"mulai besok kamu harus menggantikan papi sebagai CEO di perusahaan papi". ucap Gunawan


"APA APAAN SIH PI!!!".ucap Felix tak suka


"papi tidak terima penolakan". tegas pa Gunawan


"Terserah Felix cape,harus ngikutin kemauan papi,sementara papi g mau nurutin kemauan Felix". jawab Felix dengan kesal


BRUAKK


Nah loh suara apaan tuh??khem hehe minal aidzin wal Faizin semua

__ADS_1


maaf jarang up nih sibuk banget soalnya


jangan pelit like sama komen dong:( kan aku nya g syuka😑 udah ahk seeyou next episode


__ADS_2