Cinta Terlarang Si Kembar : Nathan Dan Nathalia

Cinta Terlarang Si Kembar : Nathan Dan Nathalia
Bab 10


__ADS_3

Sekitar 21 tahun lalu...


Sepasang suami istri tengah sibuk mengurus restoran mereka yang setiap hari ramai dikunjungi pembeli.


Meraka selalu saja sibuk dari pagi hingga malam hari.


" Sayang, kapan kita akan mulai program bayi tabung lagi. Aku sangat ingin memiliki keturunan. Memiliki buah cinta kita." Ucap sang suami.


" Sayang, Bukankah kamu tahu jika program bayi tabung itu sangat mahal dan kita sudah gagal selama dua kali."


" Itu karena kamu tidak pernah mendengarkan perintahku untuk tidak terlalu lelah saat berada di restoran."


" Lalu aku harus bagaimana?. Restoran sangat ramai bahkan 10 karyawan pun sangat kewalahan melayani mereka. Jika kita menambah karyawan lagi maka pemasukan yang akan kita dapatkan untuk menabung akan semakin berkurang."


Sang suami terlihat menghela nafas panjang...


" Jangan marah, percaya saja bahwa Tuhan masih belum mempercayakan kita untuk menjaga seorang bayi."


" Tapi aku laki laki, Aku sangat ingin memiliki keturunan mengingat kita yang sudah menikah hampir 9 tahun lamanya."


" Lalu aku harus bagaimana?" Tanya sang istri.


" Sudahlah tidak apa apa. Sekarang beristirahat. Aku juga sangat lelah."


Beberapa bulan setelah kejadian itu, Seperti biasanya, pasangan suami istri itu akan sangat sibuk di restoran.


Tapi ada yang berbeda siang itu ketika mereka sedang melayani para pelanggan.


Ada satu pelanggan wanita yang datang sambil memanggil-manggil nama suaminya.


Dan betapa terkejutnya sang istri ketika mengetahui bahwa wanita itu datang untuk meminta pertanggungjawaban dari suaminya karena saat ini wanita itu tengah mengandung.


" Maafkan aku, aku khilaf." Ucap sang suami.


" Sudah berapa lama?" Tanya sang istri sambil menangis.


" Satu tahun lalu."


Wanita yang berstatus sebagai istri dari lelaki itu memejamkan mata dengan tangisan yang semakin merajalela.


" Kenapa kamu tega melakukan ini kepadaku Mas. Bukankah sebelumnya kita sudah sepakat akan mencoba sekali lagi program bayi tabung."


" Maafkan aku, aku sungguh tidak berniat untuk menduakanmu. Tapi saat itu aku sedang terpukul karena kita sudah tiga kali gagal dalam program bayi tabung itu."


" Dan saat itu aku sedang mengeluh kepada Tuhan betapa jahatnya Tuhan kepadaku. Dan saat itu aku juga bertemu dengannya."


" Lalukami merasa seolah-olah pertemuan kami ini sudah ditakdirkan oleh Tuhan. Nasib kami tidak jauh berbeda, aku yang tidak bisa memiliki keturunan karena ada masalah dari rahimmu sementara wanita itu tidak bisa memiliki anak karena ada masalah dari suaminya."


" Hanya karena kisah kalian hampir sama lalu kalian memutuskan untuk berselingkuh begitu?"

__ADS_1


" Tidak, Awalnya kami berteman untuk saling menguatkan namun tiba-tiba benih-benih cinta itu muncul tanpa kami duga kapan datangnya."


" Dan..." Suami itu tidak kuasa untuk meneruskan kata-katanya, sampai sang istri sendiri yang menyambung perkataan dari suaminya


" Dan berawal dari jatuh cinta itulah kalian kemudian melakukan hubungan suami istri?"


" Sekali lagi maafkan aku.." Pekik suami sambil menunduk di hadapan istrinya.


" Apa dengan meminta maaf bisa mengembalikan rasa sakitku karena perbuatanmu?"


" Apa yang bisa aku lakukan untuk menebus rasa sakit yang telah aku lukis dalam dirimu?"


" Aku ingin wanita itu menggugurkan kandungannya."


" Enak saja kamu memintaku untuk menggugurkan bayi dalam perut. Apa kamu tahu berapa lama Aku menginginkan seorang bayi berada dalam diriku."


" Itu bukan urusan ku. Yang menjadi urusanku sekarang karena kamu meminta pertanggungjawaban dari laki-laki yang masih berstatus bagi suamiku."


" Dengar, mari kita berbicara sebagai sesama seorang wanita. Aku tahu dan kamu pun tahu bahwa kita bertiga sama-sama menginginkan seorang bayi."


" Lantas apa mau kamu?"


" Ijinkan suamimu untuk menikahiku agar bayi dalam kandunganku ini tidak menjadi bayi yang lahir tanpa seorang ayah. Lalu kita akan bersama-sama membesarkan bayi ini. Aku dan kamu akan menjadi ibu dari janin ini."


" Cih enak sekali kamu berbicara seolah olah dirimu adalah wanita yang akan mensejahterakan kehidupan ku."


" Aku mengatakan ini karena memang tidak ada pilihan lain bagimu."


" Dan aku tidak menginginkan nya." Ucap Suami yang membuat istri terkejut.


" Mas.."


" Dengar, aku sudah menunggu kehadiran seorang bayi selama 9 tahun. Dan sekarang aku akan memiliki anak walaupun itu bukan dari dirimu. Jika kamu tidak mengizinkan aku untuk menikahinya dan akan tetap pada pendirianmu untuk menggugurkan kandungannya maka maafkan aku karena aku tidak bisa membunuh darah dagingku sendiri."


" Mas..."


" Bukankah Wanita itu sudah perbaiki hati ingin mengajakmu untuk bersama-sama membesarkan bayi yang ada di dalam kandungannya. Kenapa kamu tidak mau?"


" Dan apakah aku harus melupakan rasa kecewa karena kamu telah menghianati aku?"


" Aku berjanji akan mengobati luka yang telah aku torehkan. Tapi sekarang berikanlah izinmu kepadaku agar aku bisa menikahi wanita yang sedang mengandung anakku."


" Kau meminta izin ku maka jawabanku adalah tidak."


" Kalau begitu maafkan aku karena sampai kapanpun aku tidak akan membiarkan wanita ini menggugurkan anak."


" Apa maksud dari perkataan mu itu mas?"


" Aku akan tetap menikahinya dengan atau tanpa izin darimu."

__ADS_1


...----------------...


...----------------...


...----------------...


Lauren segera terbangun dari tidurnya...


" Hiks hiks hiks..."


Dia menangis, Kenapa bayangan masa lalu itu masih menghantui dirimu. Dia sudah pergi selama 20 tahun, seharusnya dia bisa melupakan kejadian di masa lalu.


Lauren bangun dan memutuskan untuk mencuci wajahnya dan menyemangati dirinya sendiri untuk tidak lagi memikirkan tentang masa lalu.


" Lauren dengar, masa lalu akan tetap menjadi masa lalu. kuatkan dirimu untuk menghadapi masa sekarang. Yakin dan yakin. Sekarang kamu sudah memiliki Natalia. Nathalia...."


Lauren mencoba untuk menguatkan dirinya sendiri namun ternyata kekecewaan dari masa lalu itu sungguh sangat menyakitkan.


Rasanya Lauren ingin menemui Tuhan dan ingin protes secara langsung kenapa Tuhan memberinya takdir seperti ini.


Lauren melihat ke arah jam tangannya dan memutuskan untuk pergi menemui Fikri.


" Apa kamu masih menyimpan dendam?" Tanya Fikri


" Tidak."


" Lalu kenapa kamu masih mengingat tentang kejadian di masa lalu?"


" Entahlah, mungkin karena nama Nathan yang sekarang sedang dekat dengan Natalia sama dengan Nathan yang pernah aku dengar di masa lalu."


" Astaga Lauren, sudah berapa kali aku bilang nama Nathan itu banyak di seluruh dunia."


" Aku tahu. Aku tahu, aku sudah mencoba untuk tidak terlalu memikirkan tentang masa lalu dan mencoba untuk menerima Nathan. Aku juga tidak tahu kenapa tiba-tiba bayangan masa lalu itu kembali menghampiriku dan membuatku takut seolah-olah mereka akan mencariku dan mengambil Natalia."


" Fikri aku takut..."


" Apa yang kamu takut kan Bukankah mereka sendiri yang memberikan Natalia kepadamu dengan sukarela?"


" Ya, hanya saja aku tidak bisa membohongi diriku bahwa aku pasti sangat mencintai nya..."


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


Hai hai...

__ADS_1


Sampai sini ada yang udah faham ?


Mana orang tua Nathalia yang asli?.


__ADS_2