Cinta Terlarang Si Kembar : Nathan Dan Nathalia

Cinta Terlarang Si Kembar : Nathan Dan Nathalia
Bab 23


__ADS_3

"Sobat lama ibarat sebuah foto yang mungkin saja memudar seiring berjalannya waktu, namun cerita dan kenangan di baliknya masih akan sangat jelas." Ucap Mama Bella ketika Bella bercerita tentang apa yang dia lakukan bersama dengan Nathan.


"Bahkan jika kamu pindah ke tempat lain, bertemu orang baru, bertemu teman baru, tetap saja kamu selalu kembali ke teman lamamu."


"Teman lama tidak hanya ada di masa lalu, mereka juga ada di masa sekarang dan masa depan di hati orang lain."


Bella terdiam, Dia kemudian mengingat semua momen yang pernah dia lakukan bersama dengan Natalia dan juga Elsa.


Memang benar apa yang disampaikan oleh mamanya. Seberapa banyak Bella mendapat teman baru, kenangan yang paling mudah diingat dan yang ada di hati adalah kenangan bersama dengan teman-teman lama.


"Ingatlah selalu bahwa yang lama adalah yang paling berharga dan dihargai lebih tinggi dibandingkan dengan yang lain, seperti teman-teman lamamu."


"Tidak ada yang bisa menggantikan atau sebanding dengan teman lamamu bahkan kamu bertemu beberapa orang di sepanjang jalan. Jangan pernah melewatkan kesempatan untuk bergaul dengan teman lamamu. Selalu hargai setiap momen bersama mereka."


Bella menatap sang Mama seolah-olah ingin berkata bahwa selama ini dialah yang selalu menghindar dari teman-teman nya.


"Teman lama adalah cerminmu. Apa kamu yang sekarang mencerminkan seperti apa teman lama yang kamu miliki." Ucap Mama sambil mengelus rambut Bella.


"Saat kita mendapatkan teman baru, bukan berarti kehilangan teman lama. Apa pun perubahan yang terjadi dalam hidup kita, persahabatan kita tidak akan pernah berubah." Ucap Mama yang seakan tahu apa yang sedang terjadi dengan persahabatan putrinya.


" Aku rasa aku sudah menciptakan jarak dengan para sahabat ku."


" Jarak jauh yang memisahkan kalian dengan teman tak jadi penghalang jika kalian sudah berniat untuk melakukan pertemuan. Energi positif dari teman lama pun bisa kalian dapatkan maka tak ada salahnya jika kamu lebih dulu mengajaknya bertemu." Ucap Mama sambil tersenyum.


" Coba katakan kepada Mama apa yang paling kamu sukai dari mereka?"


"Apa yang paling aku sukai dari mereka adalah..., Mereka tidak pernah gagal untuk mengejutkan ku dan membuat ku tersenyum."


"Tidak mudah menggambarkan momen bersama karena ada ratusan momen yang terlintas di benak hanya dengan memikirkannya." Imbuh Bella.

__ADS_1


"Apa pun perubahan yang terjadi dalam hidup kita, persahabatan kita tidak akan pernah berubah." Pekik Mama.


Bella kemudian beranjak dari tempat duduknya, memeluk sang Mama dan mengucapkan terima kasih.


Bella kemudian segera mengambil kunci mobil dan melajukan kendaraan yang menuju rumah Nathalia.


Saat mengetahui bahwa Natalia tidak ada di rumah, Bella segera kembali melajukan mobilnya menuju butik.


Sesampainya di sana, Bella melihat Nathalia dan Elsa sedang bersama dan juga sedang membahas permasalahan yang sama di mana Elsa selalu saja berkata bahwa kembalinya Nathan hanya untuk menyakiti Natalia kembali.


Dan saat Elsa mengatakan bahwa dirinya memiliki bukti bahwa Nathan tidak baik untuk Natalia tiba tiba Bella datang.


"Aku kangen dengan kalian yang dulu, aku kangen dengan persahabatan kita yang telah terjalin. Akhir-akhir ini, aku sama sekali tidak pernah lagi merasakan kebahagiaan yang sama dari kalian."


Tentu saja mereka berdua terkejut dengan kehadiran Bella, terutama Elsa.


" Bella?" Pekik Nathalia.


Mereka kemudian saling duduk dan berpandangan, bahkan saat Lauren membawakan mereka minuman serta beberapa cemilan masih tidak ada satupun dari mereka yang berbicara.


"Sering kali merasa kangen dengan sahabat lama yang dulu kalau apa-apa selalu bersama. Tapi aneh, sekarang sekalinya ketemu lagi malah seperti orang asing." Kekeh Nathalia.


"Persahabatan kita yang sekarang ini, sudah tak seindah persahabatan kita seperti dahulu. Aku kangen masa itu." Ucap Bella.


"Aku teringat saat kita tertawa dan menangis bersama, serta berapa banyak janji-janji yang dulu kita buat. Satu hal yang ingin aku katakan padamu adalah persahabatan kita tidak akan berakhir begitu saja." Ucap Nathalia. Sementara Elsa hanya terdiam seolah-olah sedang memikirkan sesuatu yang lain.


"Kapan pun aku merindukanmu, aku memutar semua lagu-lagu kesukaanmu dan melihat kembali foto-foto saat kita bersama. Hal itu membuatku berhenti merindukanmu, tapi hanya sebentar. Beberapa saat kemudian aku merindukanmu lagi, aku tidak tidak sabar untuk segera bertemu denganmu, sahabatku."


" Dan sekarang kita sudah bertemu. Aku merindukan persahabatan kita yang dulu, bisa tolong bawa aku kembali pada saat-saat itu." Ucap Natalia yang disambut senyuman oleh Bella hingga keduanya sama sama berdiri dan mendekat untuk saling berpelukan.

__ADS_1


"Bertahun-tahun lalu, kita sering begadang sampai jam 3 pagi hanya sekadar bercerita. Tapi sekarang, kita bahkan tidak tahu bagaimana caranya berkata 'hai'." Ucap Elsa yang kemudian berdiri dan ikut dalam pelukan Teletubbies.


"Aku kangen masa lalu, di mana belum banyak manusia yang munafik seperti sekarang, dan terjalinnya persahabatan masih benar-benar nyata." Ucap Bella.


"Sebuah persahabatan yang kuat tidak butuh bertukar kabar atau bertemu setiap hari. Selama persahabatan itu terus hidup di hati masing-masing, teman sejati tidak akan berpisah." Ucap Nathalia.


"Persahabatan bukanlah tentang siapa yang kau kenal paling lama. Tetapi tentang ia yang datang ke kehidupanmu dan berkata, aku ada di sini untukmu, lalu membuktikannya." Ucap Elsa.


" Dan sekarang kamu sudah datang di saat kami benar-benar membutuhkanmu." Ucap Natalia.


"Persahabatan bukanlah sesuatu yang bisa kau pelajari di sekolah. Tapi kalau kau belum belajar memahami maknanya, maka kau belum belajar apapun." Ucap Olaf yang baru saja turun dari mobil.


Rupanya setelah Nathan mengetahui bahwa Bella akan menemui Natalia di mana saat itu Natalia sedang bersama dengan Elsa, membuat Nathan menghubungi Olaf.


Kedatangan Olaf tentu saja menjadi kebahagiaan tersendiri bagi Bella dan Natalia.


"Hal terindah dari persahabatan adalah memahami dan dipahami, tanpa pernah memaksa dan ingin menang sendiri." Ucap Olaf lagi sambil sedikit melirik ke arah Elsa.


"Aku rindu dengan orang yang menyayangiku, terutama para sahabat karena mereka tulus padaku meski tanpa ada ikatan darah." Ucap Natalia sambil tersenyum terutama saat dirinya melihat kedatangan Nathan.


"Di dalam hidup ini, terkadang sahabat menjadi orang asing, terutama saat kamu menginginkan sesuatu yang di milikinya. Namun, apabila kamu benar-benar sungguh peduli terhadap sahabat, jangan pernah biarkan itu semua terjadi!" Ucap Nathan.


"Meski kita menjauh dari kejauhan, aku masih menganggapmu ada di sini. Dan meski kita memiliki banyak teman baru, persahabatan kami yang paling berarti." Ucap Elsa.


Malam itu adalah malam paling membahagiakan untuk Nathalia, dia menemukan kebahagiaan hatinya dan mendapatkan kembali persahabatannya.


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


...----------------...


...----------------...


__ADS_2