
Cerita yang disampaikan oleh Lauren.
" Kamu adalah putri ku Nathalia.., sampai kamu adalah putri ku.."
" Mom ceritakan padaku apa yang ingin momy ceritakan, walaupun pahit Aku akan berusaha untuk tetap tegar."
Lauren memandang Fikri seolah-olah ingin bertanya apakah ini adalah keputusan yang tepat untuk memberitahu Natalia tentang kejadian 23 tahun yang lalu.
" Mungkin inilah saatnya kamu melepas semua beban yang masih tersisa di dalam hatimu." Ucap Fikri.
Lauren menghela nafas panjang kemudian berjalan dan duduk di samping Natalia.
" Dengar nak, mungkin yang akan aku ceritakan akan membuatmu merasa sakit dan merasa terbohongi tapi aku katakan dulu kepadamu bahwa aku melakukan ini semua untuk menghapus semua kenangan buruk dan juga permintaan dari seseorang yang memintaku untuk tidak pernah lagi mengingat tentang dirinya."
" Baik." Nathalia memejamkan mata kemudian dia tersenyum seolah-olah dirinya sudah siap mendengar kisah pahit yang selama ini selalu ditutupi oleh Lauren.
" Namaku dulu adalah Kristiani Laura Bella. Aku menikah dengan pria yang aku cintai, Hektor. Kami menikah sudah 10 tahun lamanya namun kami belum dipercayakan untuk merawat anak. Semua usaha sudah kami lakukan tapi tidak kunjung membuatkan hasil hingga Kami sempat bertengkar hebat karena Hector menganggap bahwa aku terlalu fokus pada restoran yang saat itu menjadi mata pencarian kami."
" Hektor menyalahkan karena aku tidak mau menambah karyawan sehingga program bayi tabung yang selalu kami rencanakan selalu gagal. Tentu saja karena aku terlalu lelah mengurus restoran seorang diri."
" Hingga suatu hari, Hektor datang menbawa seorang wanita yang mengaku sedang hamil anak Hektor." Saat menceritakan bagian ini dan mengingat bagaimana Lauren bersikeras menolak wanita itu namun Hektor justru memilih untuk mempertahankannya, air matanya Lauren tidak dapat lagi di bendung.
" Mom tidak perlu dilanjutkan lagi aku tidak bisa melihat momy menangis." Pekik Nathalia.
" Tidak apa, mungkin inilah saatnya kamu harus tahu tentang kenyataan."
Lauren kemudian menceritakan kejadian setelah mereka bertengkar di restoran. Dimana Hektor memilih untuk tetap mempertahankan wanita yang kemudian diketahui bernama Imelda itu karena saat itu Imelda sedang hamil.
Hektor tidak pernah lagi pulang setelah kejadian itu membuat Lauren semakin membenci wanita yang bernama Imelda.
__ADS_1
Walaupun awalnya Imelda menawarkan untuk merawat bayi yang dikandungnya itu bersama-sama tapi hati Lauren tetap saja tidak bisa menerima penghianatan.
Lauren kemudian memutuskan untuk mengurus surat perceraian.
Namun saat berkas perceraiannya baru sampai pada tahap revisi, Lauren mendengar kabar bahwa Hector dan Imelda mengalami kecelakaan saat mereka akan mengunjungi dokter untuk memeriksakan kandungan Imelda yang saat itu sudah masukki usia 4 bulan.
Karena tidak ada dari mereka yang memiliki keluarga jadilah Lauren yang dihubungi oleh pihak kepolisian.
Dengan tergesa-gesa Lauren melajukan kendaraannya dengan kecepatan tinggi menuju rumah sakit karena yang ada dalam pikirannya adalah Hektor.
Walaupun Lauren merasa dikhianati dan tidak tahu siapa di sini yang sebenarnya salah tapi Lauren tidak sanggup untuk menutup mata dan telinga ketika mengetahui kabar bahwa Hektor mengalami kecelakaan.
Beberapa hari dirawat di rumah sakit Lauren memutuskan untuk menampung Imelda juga di rumah mereka.
Tinggal serumah dengan wanita yang sempat menghancurkan rumah tangganya tentu saja membuat Lauren merasa canggung tapi semua itu dia lakukan sebagai bentuk rasa kemanusiaan.
Hektor sebenarnya mempunyai keluarga tapi mereka semua tinggal di bagian negara lain yang jauh.
Di situlah awal pertemuan Imelda dan Hector. Berawal dari bercerita tentang kehidupan rumah tangganya yang tidak kunjung diberikan anak mereka kemudian memutuskan untuk menjalin ikatan yang lebih dekat sehingga mereka melakukan sesuatu yang tidak seharusnya mereka lakukan hingga membuat Imelda hamil.
Imelda sendiri sudah resmi bercerai saat dirinya baru saja bertemu dengan Hektor dan menjadi seorang teman.
" Apa Momy tetap menampung wanita itu?"
" Ya, karena Kami sering bertemu dan berkomunikasi, Momy akhirnya mengenal Imelda dengan baik dan menerimanya sebagai teman tapi tidak sebagai madu. Kehidupan kami sempat berjalan baik-baik saja, begitu juga hubungan Momy dan Ayahmu. Kami mengenalkan Imelda sebagai saudara kepada orang-orang yang bertanya."
" Lalu apa yang terjadi?"
" Imelda mengatakan bahwa dia bersedia menjadi Ibu pengganti dari anakku dan Hektor."
__ADS_1
" Aku tidak mengerti."
" Kecelakaan itu membuat sel yang ada di dalam diri Imelda tidak dapat dibuahi. Tapi rahimnya masih bagus untuk menampung bakal bayi, sementara rahimku sendiri tidak memungkinkan untuk bisa hamil. Jadi dengan sukarela Imelda menawarkan rahimnya untuk menampung bayi dari aku dan Hektor."
"Hektor mengatakan mungkin inilah jawaban dari Tuhan atas keinginan dan kesabaran ku untuk mendapatkan seorang anak hingga akhirnya aku menyetujui hal itu."
" Beberapa bulan setelah proses itu berakhir masih berjalan seperti biasa, kami masih hidup rukun sebagaimana mestinya tapi saat usia kandungannya menginjak 7 bulan, Imelda menunjukkan sifat aslinya sebagai wanita yang egois dan mau menang sendiri. Dia mengatakan kepada semua orang bahwa dia sengaja dijadikan rahim pengganti oleh diriku. Dia membalikkan semua fakta dan mengatakan seolah-olah di sinilah aku yang paling bersalah karena memaksanya untuk mu menampung bayi kami."
" Jahat sekali, lalu apa yang dilakukan oleh Hektor?" Tanya Natalia.
" Ayahmu?, Tentu saja dia tidak berdaya karena Imelda mengancam akan melenyapkan bayi yang ada di dalam kandungannya. Apalagi setelah mengetahui bahwa bayi yang ada di dalam kandungnya adalah bayi kembar Hektor semakin tidak berdaya. Dan Imelda menggunakan ketidakberdayaan Hektor itu untuk menyingkirkan aku dari kehidupannya."
" Aku pergi, hingga aku mendapat kabar bahwa aku dan Hektor sudah resmi bercerai. Dan ketika aku tahu bahwa Imelda sudah melahirkan aku memberanikan diri datang ke rumah sakit untuk meminta anakku. Anak yang seharusnya menjadi hakku."
" Apa kamu tahu nak, demi bisa mendapatkan kamu, aku bersikap seolah-olah aku yang paling rendah, aku yang paling hina karena memohon seorang anak dari wanita yang sebenarnya hanya menjadi wadah untuk tumbuh kembang bayi ku."
" Aku memohon kepada Imelda dan juga Hektor untuk membawa salah satu dari kalian sehingga masih ada yang bisa aku bawa sebagai pengingat akan cinta dan juga impian ku yang ingin menjadi seorang ibu."
" Aku terus memohon kepada mereka berdua namun Imelda bersih kukuh mengatakan bahwa bayi itu adalah bayinya dan Hektor. Disaat aku sudah putus asa karena segala usaha yang aku lakukan tidak membuahkan hasil dan aku mulai memutuskan untuk pergi dari negara itu. Tiba tiba Hektor datang dan mengatakan bahwa aku boleh membawa salah satu dari kalian. Dengan syarat aku harus pergi sejauh mungkin dari pandangan mereka."
Natalia memejamkan mata, dia merasa bahwa apa yang dilakukan Hektor dan Imelda benar benar keterlaluan.
Natalia memilih untuk masuk ke dalam kamar karena dia merasa hari ini sudah cukup untuk mendengar cerita yang sangat membuat hati pilu.
" Aku akan masuk ke dalam kamar dulu, dan besok aku ingin bertanya lagi tentang diriku dan Nathan yang ternyata adalah saudara kandung."
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
...----------------...
...----------------...