Cinta Terlarang Si Kembar : Nathan Dan Nathalia

Cinta Terlarang Si Kembar : Nathan Dan Nathalia
Bab 49


__ADS_3

Selain sosok ibu, ayah adalah sosok yang memiliki jasa besar pada kehidupan anaknya. Berkat kerja kerasa dari ayah, maka keluarga pun mampu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Selain itu, sosok ayah juga sering kali dijadikan sebagai panutan oleh anak-anaknya.


Memiliki ayah yang bertanggung jawab, serta mengajarkan kebijaksanaa dalam hidup tentu adalah hal yang menguntungkan. Ungkapan kasih sayang pun perlu sekali-kali diungkapkan kepada sosok ayah dan tidak hanya ibu saja.


Tapi bagi Nathalia yang tidak pernah melihat ataupun mendapatkan kasih sayang seorang Ayah dan tiba tiba dia akan di pertemukan dengan sosok ayah yang mungkin selama ini Nathalia rindukan adalah hal yang tidak bisa digambarkan dengan kata kata.


Sepanjang perjalanan, Nathalia terus berpikir kenapa sang ayah memisahkan dirinya dan Nathan. Jika saja ayahnya tidak memisahkan mereka mungkin mereka tidak akan pernah bertemu dan saling jatuh cinta.


" Mama bagaimana ayahku? apa dia sama menyenangkan nya dengan papa Felix?" Tanya Nathalia pada Tia yang duduk di sampingnya.


"Ayahmu adalah sosok yang tidak banyak bicara, hingga ia terkesan tidak peduli. Namun, sebenarnya dalam hati ayahmu, hanyalah ada sosok anak-anaknya saja." Ucap Tia sambil meneteskan air mata Karena dia terharu Setelah semua ini Natalia masih memanggilnya mama.


" Kenapa mama menangis?" Tanya Nathalia.


" Mama hanya bahagia karena telah semua yang terjadi ini kamu masih memanggil Mama dengan sebutan mama."


" Selama ini Mama yang merawat saudara kembar aku jadi mama Nathan adalah mama aku juga." Pekik Nathalia.


Tia tidak dapat lagi menahan kebahagiaannya dia menarik Natalia ke dalam pelukannya dan mengucapkan banyak kata terima kasih.


Setelah menempuh perjalanan selama beberapa jam mereka akhirnya sampai di rumah sakit tempat di Hektor sedang terbaring lemah dengan banyak selang di tubuhnya.


Imelda sangat bahagia dengan kedatangan Nathan, Dia sangat berterima kasih karena Tia dan Felix mau mengajak Nathan untuk datang.


" Aku tidak menduga jika kalian akan mengajak calon istri Nathan untuk datang juga, Hektor pasti akan sangat senang melihat Nathan datang dengan calon istrinya." Ucap Imelda.


Nathan dan Natalia diam sambil menunduk karena tidak ada satupun dari mereka yang berani menatap wajah Imelda ataupun wajah Tia dan Felix.


" Bisa tunjukkan saja di mana Hektor?" Ucap Tia.


" Ya dia ada di sana masuklah aku akan pergi ke apotek sebentar untuk mengambil obat." Ucap Imelda.


" Felix kamu temanin Nathan dan Natalia menemui Hektor, Aku akan menemani Imelda untuk mengambil obat." Ucap Tia.


" Baiklah."


" Ada apa?" Tanya Imelda saat dia menariknya lebih cepat untuk menjauh dari ruangan Hektor.

__ADS_1


" Imelda Natalia itu adalah Natalia saudara kembar Nathan."


" Apa?"


" Tidak ada dari kami yang tahu sampai orang di kantor pencatatan pernikahan menemukan fakta dan data-data tentang mereka yang sebenarnya putra dan putri Kristiani dan Hektor, dimana di sana juga tercantum namamu sebagai ibu pengganti."


" Ya Tuhan...." Lutut Imelda sangat lemas. Dia bisa merasakan bagaimana kekecewaan dari Nathan dan Natalia setelah mereka mengetahui bahwa mereka tidak akan pernah bisa bersatu seperti pasangan suami istri karena mereka adalah saudara kembar.


" Imelda apa kamu baik-baik saja?" Tanya Tia.


" Ini akibat dari keegoisan ku yang ingin menguasai Hektor. Karena keegoisan ku juga membuat Nathan dan Natalia harus berpisah dan mereka bertemu tapi tidak saling mengenali hingga akhirnya mereka jatuh cinta. Aku... aku yang bertanggung jawab atas apa yang terjadi dan kekecewaan yang mereka rasakan."


" Setiap orang pasti punya suatu harapan yang tersimpan dalam hatinya. Bahkan terkadang, berkat harapan itu seseorang bisa tetap berjuang untuk melanjutkan hidup. Sayangnya, beberapa harapan tak selalu sesuai dengan kenyataan dan itu menimbulkan sebuah rasa sakit yang teramat dalam."


" Harapan yang tak sesuai kenyataan itu identik dengan kegagalan yang biasanya bermuara ke rasa putus asa. Namun, jika kita percaya kekuatan kata-kata tentang harapan, maka akan terbentuk pula pikiran positif bahwa kalian pasti bisa bangkit lagi."


" Tia mudah bagi kita untuk menguatkan mereka dengan kata-kata tapi bisakah mereka untuk menghadapi kenyataan ini?" Tanya Imelda.


" Itulah gunanya keluarga. Kita adalah satu keluarga sekarang keluarga yang akan membuat Natal dan Natalia ikhlas dalam menerima kenyataan hidup mereka." Ucap Tia.


Sementara itu tangis dari Natalia tidak dapat dia mendung lagi setelah dia melihat sosok yang selama ini dia harapkan kehadirannya sedang terbaring lemah.


" Kau jahat. Kau telah memisahkan aku dengan saudaraku sehingga kami bertemu dan saling mencintai. Dan ketika Kami datang untuk meminta pertanggungjawab dari kau, kau malah terbaring lemah tidak berdaya seperti ini." Pekik Nathalia.


" Bangunlah, ini aku putrimu Natalia aku datang untuk meminta aku hak berupa kasih sayang yang tidak pernah kamu berikan kepadaku. Kamu membiarkan aku hidup tanpa kasih sayang dari seorang ayah."


Felix memegang bahu Nathalia.


" Papa bangunkan dia. Aku ingin mendapatkan hak yang tidak pernah aku dapatkan." Pekik Nathalia yang menangis dalam pelukan Felix.


" Tenang lah nak. Tenang."


Hektor yang mendengar suara wanita menangis mencoba untuk membuka matanya dan dia terkejut melihat Nathan dan Natalia tidak ada di sana.


" Nathan kamu datang nak?. Dan kamu mengajak calon istrimu untuk datang menjengukku?" Tanya Hektor.


Nathan mendekati Hektor, dia duduk sambil memegang tangannya.

__ADS_1


" Ayahaku sudah datang dan aku tidak datang bersama dengan calon istriku tapi aku datang bersama dengan saudara kembarku."


" Apa?"


" Ayah, dia adalah Natalia. Nathalia putrimu. Kami adalah saudara kembar yang dulu terpisahkan."


" Apa?"


Hektor sungguh sangat terkejut mendengar apa yang dikatakan oleh Nathan. Dia berbalik dan memandang Felix dengan Nathalia yang masih menangis dalam pelukannya.


" Benar Hektor., kantor pencatatan pernikahan menemukan data yang mengatakan bahwa mereka berdua adalah saudara kembar. Mereka adalah anak anakmu dengan Kristiani Laura Bella yang sekarang sudah berganti nama menjadi Lauren. Dia membesarkan putrimu seorang diri. Dan sekarang dia mengizinkan putrimu untuk datang menemuimu."


" Putri ku..."


Nathalia melepas pelukannya dari dia melihat Hektor yang sudah merentangkan kedua tangannya.


Nathalia mendekati Hektor dan memeluknya.


" Anakku. Maafkan aku Karena aku telah memisahkan kalian sehingga kalian terlibat dalam percintaan yang sangat dalam namun kalian tidak akan pernah bersama."


" Aku harap kalian bisa memaafkan aku."


Tidak ada dari Nathan dan Natalia yang membuka suara. Ini lebih sulit dari yang mereka bayangkan terutama Nathalia.


Sejak dulu dia hanya hidup berdua dengan sang ibu lalu tiba tiba dia mendapatkan kenyataan bahwa dia masih memiliki seorang ayah dan pria yang hendak dia nikahi adalah saudara kembar nya.


Tuhan, takdir macam apa yang sedang kamu berikan kepadaku...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...


...----------------...

__ADS_1


__ADS_2