
Dalam kehidupan masyarakat terdapat banyak tradisi yang sampai saat ini masih sulit untuk dihilangkan.
Salah satunya jika ada anak kembar yang terlahir dalam sebuah keluarga maka harus dipisahkan.
Disebuah kota kecil di Negara bagian Indonesia yang masih berpegang teguh pada mitos tentang bayi kembar sepasang.
Jika mereka dibiarkan tumbuh kembang bersama maka akan ada salah satu pihak yang mengalami kerugian ataupun kesialan.
Untuk itu, orang tua dari anak kembar memilih untuk memisahkan anaknya dibandingkan harus mengalami kejadian pahit ini.
Biasanya mereka akan memberikan salah satu anaknya kepada sanak saudara atau keluarga yang akan membawanya pergi jauh.
Sehingga kemungkinan untuk kedua saudara kembar ini bertemu sangat kecil.
...----------------...
"Hak anak-anak untuk mengetahui identitas orang tua kandung mereka adalah hak asasi manusia. Akan ada lebih banyak kasus seperti ini jika anak-anak tidak diberikan akses pada kebenaran. Kebutuhan anak harus selalu diutamakan."
" Sampai kapan kamu akan menyembunyikan identitas asli dari putri mu?" Ucap Fikri.
" Fikri, dia adalah putri ku. Di semua dokumen yang berkaitan dengannya itu adalah namaku."
" Apa kamu berniat memisahkan aku dengan putri ku sendiri?"
" Oke oke, maafkan aku. Aku hanya terbawa suasana karena kamu yang terus mendesak untuk mencari informasi mengenai Nathan."
" Maafkan aku."
" Lauren dengar, sebaiknya kamu mampu menjauh jauh-jauh pikiran negatifmu itu. Kita sekarang sudah di Inggris dan menjadi warga negara disini. Dunia ini luas, pasti banyak laki-laki yang bernama Nathan yang memiliki wajah sama seperti putrimu."
" Iya kau benar."
" Jangan hanya karena Nathan yang sekarang memiliki wajah dan juga tanggal lahir yang sama, jadi kamu berpikir bahwa dia adalah saudara kembar Nathalia."
Lauren menutup wajahnya, dia tidak tahu lagi harus berkata apa. Mungkin dia terlalu mencintai Nathalia sehingga takut jika suatu saat Nathalia akan diambil oleh mereka. Karena itu Lauren berusaha mendapatkan semua informasi mengenai Nathan.
" Dengar, lebih baik sekarang kamu hidup seperti sebelumnya. Bahagia bersama dengan Nathalia. Jangan terlalu memikirkan hal yang akan merusak momen indah kalian."
" Ya kau benar, jika aku terus saja menyibukkan diri untuk mencari informasi mengenai Nathan, aku akan kehilangan waktu berharga kebersama dengan Nathalia."
" Akhirnya kamu mengerti. Jadi apa boleh aku menutup kasus ini."
" Memangnya kita sedang menjadi detektif." Keluh Lauren.
" Haha yaa memang itulah yang terjadi."
" Tapi kenapa wajah mereka sangat mirip." Ucap Lauren.
" Mungkin Nathan adalah anak dari donor ******." Ucap Fikri.
" Sembarang."
" Eh kau tidak percaya. Kita sedang di Inggris girls."
" Lalu?"
" Banyak calon orang tua akan mengambil alih urusan mereka sendiri untuk menghindari rekaman kalau seorang anak yang dikandung donor, seperti menggunakan teman untuk menyumbangkan ****** atau pergi ke luar negeri."
__ADS_1
" Aku tidak mengerti."
" Intinya adalah, banyak dari para orang tua yang menerima donor ****** agar mereka bisa mendapatkan keturunan. Tapi mereka tidak ingin sang anak di kenal sebagai anak dari hasil donor."
" Banyak study yang mengatakan sekitar 3,5% anak-anak bukan anak-anak ayah mereka, jumlahnya meningkat hingga 20% di daerah-daerah yang secara sosial ekonomi kurang." Lanjut Fikri.
" Apa menurutmu Nathan adalah anak dari pendonor?"
" Ya bisa saja, seumpama dirimu menerima donor anak dariku. Agar tidak ada yang tahu bahwa itu bukan anak suamimu, kau dan suami mu akan pergi jauh dan memulai hidup baru dimana tidak akan ada yang menyangka bahwa anak yang sedang kau kandung atau kau bawa bukan anak suamimu."
" Sudah lah jangan terlalu panjang lebar menjelaskan. Aku tidak akan mengerti juga."Kekeh Lauren.
" Baiklah baik."
...----------------...
" Sayang..."
" Aku mencium aroma aroma rayuan.." Pekik Nathan.
Mereka sedang menikmati sunset di pantai.
" Cih. Diajak romantis susah amat." Nathalia memonyongkan bibirnya.
Cup.
Nathan mencium pipi Nathalia dan membuat gadis itu akhirnya tersenyum dan tersipu malu.
" Apa yang ingin kamu katakan sayang?" Tanya Nathan.
" Nathan apa kita akan begini selamanya?"
" Entahlah, terkadang muncul dalam benakku bahwa yang kita lakukan ini salah. Kita seolah olah akan berpisah."
Natalia yang tadinya menyandarkan kepalanya di bahu Nathan menjadi tegak sebab Nathan merubah posisinya menghadap Nathalia.
" Nathalia tolong jangan ucapkan kata berpisah, kamu dan aku tahu bahwa aku tidak akan mungkin sanggup jika harus berpisah dengan mu."
" Aku juga. Tapi entah kenapa perasaan itu terkadang muncul dan mengganggu pikiranku. Terkadang Aku merasa bahwa hubungannya kita jalani ini salah."
" Apa karena semua orang menganggap bahwa kita adalah saudara kembar?"
" Mungkin."
" Nathalia. Dengarkan aku. Bukankah bagus jika semua orang mengatakan bahwa kita itu seperti saudara kembar."
" Kenapa bagus?"
" Ada pepatah yang mengatakan bahwa jika kita menemukan pasangan yang memiliki wajah yang sama dengan kita itu artinya mereka adalah jodoh."
" Jadi menurut mu kita ini jodoh?"
" Tentu saja, aku sudah tidak sabar menunggu 3 tahun lagi untuk menjadi pasangan mu."
"Tiga tahun?, maksudnya?"
" Beri aku waktu tiga tahun untuk berkarir dan setelah itu mari kita menikah."
__ADS_1
" Nathan, apa sekarang kau sedang melamar ku?"
" Anggap saja ini adalah latihan melamar ku." Kekeh Nathan sambil mencium tangan Nathalia.
Nathalia sangat tersentuh, dia langsung memeluk Nathan.
" Aku mencintaimu Nathan."
" Aku lebih mencintai."
..
" Nathalia. Haruskah aku menyingkirkan mu?. Aku yang lebih dulu mengenal Nathan. Tapi kenapa justru kamu yang dapat bersama nya." Pekik seorang wanita yang selalu mengikuti kemanapun Nathan dan Natalia pergi untuk menghabiskan waktu bersama.
" Nona, udara semakin dingin disini, sebaiknya kita segera kembali." Ucap pengawal yang ikut bersama wanita itu.
" Hem, awasi terus meraka."
" Baik Nona."
" Aku akan membuat perhitungan dengan mu nanti Nathalia. Karena hanya aku yang pantas bersama dengan Nathan."
Wanita itu pun pergi meninggalkan Nathan dan Natalia yang masih berpelukan.
" Tunggu saja, aku pasti bisa memisahkan kalian."
" Jika aku tidak bisa memiliki Nathan, maka kau juga tidak boleh memiliki nya Nathalia..."
...
Sementara itu Nathan dan Natalia mulai bernyanyi bersama..
Menyanyikan lagu favorit mereka...
Lagu yang selalu Nathan nyanyikan ketika Nathalia akan tidur..
Nathan dan Natalia saling berpandangan setelah mereka selesai menyanyikan sebuah lagu.
Wajah mereka saling dekat. Hanya ada gitar pembatas diantara mereka.
Nathalia memejamkan mata, sepertinya dia sudah siapa menyatukan bibir nya dengan bibir Nathan. Hal yang selama ini Natalia tunggu tunggu.
" Tidak tidak... Mereka tidak boleh berciuman. Hanya aku yang boleh memiliki ciuman pertama dari Nathan." Wanita itu sangat kesal. Dia mengambil ponselnya dan menekan nomor Natalia.
Tepat saat bibir mereka hampir menyatu, ponsel Nathalia berdering.
Drrrttt drrrttt drrrttt....
" Ponsel mu berdering.."
Nathalia tersenyum dan membuka mata.
Ah gagal maning.
...----------------...
...----------------...
__ADS_1
...----------------...
...----------------...